1. Home
  2. ยป
  3. Wow!
27 September 2018 02:03

500 Mahasiswa bakal tampil di drama musikal Jejak Kirana Nusantara

Ratusan mahasiswa terpilih itu diambil dari 90 perguruan tinggi di Indonesia. Syifa Fauziah

Brilio.net - Indonesia merupakan negara yang penuh keberagaman. Dari Sabang hingga Merauke memiliki perbedaan kultur hingga budaya. Melihat rasa nasionalisme bangsa Indonesia tersebut, Bakti Pendidikan Djarum Foundation menggelar pementasan drama bertajuk Jejak Kirana Nusantara,. Pementasan tersebut merupakan puncak dari rangkaian nation building 2018.

Tema Jejak Kirana Nusantara ini mengekspresikan semangat juang bangsa Indonesia. Sebanyak 500 mahasiswa berprestasi dari 90 perguruan tinggi di 34 provinsi Indonesia terlibat di acara ini.

Salah satu yang menyukseskan acara ini adalah Denny Malik, sekaligus ditunjuk sebagai pengarah gaya para beswan Djarum (mahasiswa berprestasi yang mendapat beasiswa dari Djarum) dalam pementasan ini. Meski bukan pelakon profesional, mereka secara sanggup memerankan drama tari secara apik.

"Mereka latihan hanya empat hari. Saya bilang ke mereka, jangan bikin penonton berpikir kalau kamu bukan entertainer jadi kamu menampilkan seadanya, tapi kamu tunjukan yang terbaik di pentas ini," kata Denny saat ditemui media saat konfrensi pers di Semarang, Selasa (25/9).


Denny Malik melanjutkan, secara garis besar pementasan ini menceritakan tentang Indonesia, dari mulai zaman kerajaan kuno hingga masa kini dalam bentuk musikal. Hanya empat hari Denny mengaku menyiapkan beswan Djarum untuk mementaskan tema Jejak Kirana Nusantara tersebut.

"Ada ide kreatifnya di sini. Yang pasti nggak jauh-jauh, tetap tentang budaya Indonesia. Kirana artinya irama kehidupan karena ini musikal," katanya.

Selain Denny Malik, pementasan Jejak Kirana Nusantara juga melibatkan Reza The Groove sebagai pelatih vokal, Dipo Voice untuk melatih paduan suara, dan tim musik pendukung Asri Hardjakusumah and The White Orchestra.

Pertunjukan dimulai pukul 07.00 WIB malam. Diawali dengan mengisahkan 3 sosok penjaga waktu, sebagai saksi bisu pencatat pergulatan rakyat Indonesia. Kemudian mengisahkan tentang Gajah Mada saat mengucapkan sumpahnya untuk menyatukan Nusantara, diikuti kedatangan bangsa asing yang awalnya tertarik untuk perdagangan dengan tokoh Laksamana Cheng Ho.

Kemudian kedatangan bangsa Eropa memacu berbagai perang kedaerahan, diikuti momentum Sumpah Pemuda, kedatangan Jepang serta pergerakan kemerdekaan. Pertunjukan bergeser ke era pembangunan dan era digital dengan berbagai konflik kekinian. Hingga tampilnya Beswan Djarum sebagai sosok mahasiswa berprestasi calon pemimpin bangsa.

Hmmm, kamu juga tertarik nggak, untuk nonton pertunjukkannya?

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags