Salah satunya seperti memanfaatkan campuran gula dan kopi, seperti yang dicontohkan oleh @archanasindhu_7777 di Instagram, dilansir briliobeauty.net pada Kamis (7/12).
BACA JUGA :
Usia 50 tampak lebih muda 10 tahun, ini cara mengencangkan wajah kendur pakai 1 bahan karbohidrat
foto: freepik.com
Gula memiliki kandungan asam alpha-hydroxy (AHA) sebagai eksfoliator yang dapat membantu mengelupas kotoran di kulit secara lembut. Kotoran yang menyumbat pori-pori ini akan terangkat dan akhirnya kulit menjadi halus dan bersih.
Selain itu, gula juga memiliki sifat pelembap alami serta mampu membantu meningkatkan sirkulasi darah ke permukaan kulit. Hal ini memberikan manfaat tambahan karena dapat merangsang regenerasi sel kulit dan membuat kulit menjadi lebih lembut.
BACA JUGA :
Kembali hitam tanpa semir, ini trik menyamarkan tampilan uban pakai 1 jenis umbi-umbian
foto: freepik.com
Selain memiliki sifat eksfolian, bubuk kopi juga mengandung komponen asam klorogenat dan asam ferulat yang berperan sebagai antioksidan. Tidak hanya membantu melawan efek buruk radikal bebas yang dapat memperparah kerusakan kulit, bubuk kopi juga efektif membantu mengangkat sel-sel kulit mati sehingga menjadikan kulit lebih halus. Selain itu, kandungan kafein dalam bubuk kopi juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah ke kulit, sehingga membantu memperbaiki tekstur kulit dalam prosesnya.
Kedua bahan di atas bisa kamu gunakan dengan mengikuti petunjuk berikut.
Alat dan bahan:
1. 1 sendok makan bubuk kopi
2. 1 sendok makan gula pasir halus
3. Air hangat secukupnya
4. Wadah kecil
Langkah pengerjaan:
foto: Instagram/@archanasindhu_7777
1. Masukkan 1 sendok makan bubuk kopi dalam sebuah wadah kecil.
2. Tambahkan pula 1 sendok gula pasir halus setelahnya.
3. Tuangkan sedikit air hangat, lalu aduk seluruh bahan hingga larut dan mengental.
4. Oleskan campuran ini secara merata ke wajah yang telah dibersihkan, lalu gosok lembut selama 3-5 menit.
5. Diamkan selama 10-15 menit setelahnya.
6. Bila dirasa cukup, bilas dengan air hingga bersih dari residu yang tersisa.