Brilio.net - Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Salah satu efek negatif yang paling umum adalah munculnya iritasi akibat terbakar matahari atau sunburn. Rasa terbakar pada kulit dapat menyebabkan peradangan, kemerahan, rasa sakit, dan bahkan mengelupasnya kulit.
Selain itu, paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari juga dapat menyebabkan penuaan dini, meningkatkan risiko kanker kulit, dan memperburuk kondisi penyakit kulit seperti eksim dan psoriasis. Karenanya, penggunaan sunscreen setiap hari sangat penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV.
BACA JUGA :
Tanpa chemical peeling, ini trik atasi flek hitam akibat jerawat hanya pakai toner dari 1 jenis bunga
Meskipun telah memakai sunscreen, terkadang kamu nggak bisa terhindar dari permasalahan iritasi kulit. Kamu butuh perlindungan ekstra untuk kulit kamu. Bila iritasi telah terjadi, kamu bisa mengatasinya dengan menyemprotkan penyegar dari bahan alami. Seperti yang dibagikan oleh @mynykaa di Instagram sebagaimana dilansir briliobeauty.net pada Jumat (23/6) berikut ini. Yup, kamu bisa memanfaatkan kandungan dari aloe vera dan timun untuk melawan iritasi akibat cuaca panas.
foto: freepik.com
BACA JUGA :
Bisa bikin terlihat 10 tahun lebih muda, ini trik membuat toner antiaging pakai 2 bahan dapur
Aloe vera, yang juga dikenal sebagai lidah buaya, telah lama digunakan untuk merawat kulit. Gel dalam daun aloe vera mengandung berbagai nutrisi seperti vitamin A, C, dan E, serta mineral seperti magnesium dan zinc. Kandungan ini membantu melembapkan dan menenangkan kulit yang terbakar sinar matahari.