Brilio.net - Setiap bagian kulit manusia, termasuk wajah pada dasarnya memiliki saluran pernapasannya sendiri yang disebut pori-pori. Sebagai bagian dari sistem kelenjar minyak kulit, pori-pori memiliki fungsi untuk mengeluarkan minyak dan keringat dari tubuh. Nah, pada kulit yang sehat, pori-pori ini biasanya akan terlihat kecil sehingga memberikan kesan kulit yang mulus.
Sebaliknya, kondisi lubang pori-pori yang membesar justru memberikan kesan kulit yang kasar dan kusam. Salah satu sebab pori-pori dapat membesar adalah adanya produksi minyak berlebih di kulit. Produksi minyak kulit alias sebum ini pada dasarnya akan memaksa pori-pori untuk membuka rongganya jadi lebih lebar dari biasanya.
BACA JUGA :
Wajah mulus bebas komedo, ini cara bersihkan total sumbatan di pori-pori hidung pakai 4 bahan dapur
Nah, dalam prosesnya, seringkali kotoran, sel kulit mati, dan bakteri pada kulit akan menempel dan terperangkap di area pori-pori yang terbuka tersebut. Hal ini kemudian rentan membuatnya menjadi tersumbat. Akibatnya, pori-pori yang membesar dan tersumbat itu tidak hanya membuat kulit mejadi kasar, namun juga rentan terkena masalah lain seperti komedo dan jerawat.
BACA JUGA :
Tak perlu kopi, ini cara bikin pori-pori wajah mengecil agar tampak mulus pakai 1 kulit buah