1. Home
  2. ยป
  3. Serius
18 Agustus 2023 20:22

Tentara Larva Hitam harapan warga Kota Jogja

Saat ini KMJ mengolah sampah organik per harinya mencapai 250 kilogram dan menghasilkan 100-150 kg maggot. Hapsari Afdilla
Keuntungan budidaya maggot

Keuntungan budidaya maggot ini nggak hanya bisa dirasakan oleh KMJ saja, sebetulnya masyarakat bisa memperoleh dampak positif dari maggot ini lewat plasma maggot. Plasma maggot merupakan skema yang kini tengah dikembangkan oleh KMJ.

"Kami lagi mengembangkan plasma. Plasma itu nanti kita menaruh 1 set box di desa atau kelurahan. Jadi kalau nunggu siklus (sampai jadi baby maggot) 45 hari kelamaan. Kalau di masyarakat itu yang penting penyerapan sampahnya. Jadi kita yang bangun siklus di sini, nanti masyarakat yang ambil baby maggot dari kita. sampah masyarakat terserap, maggot dikasih ke sini itu kita hargai," ujar Endang.

BACA JUGA :
Antimainstream, aksi warganet buang sampah kemasan makanan ini ribetnya bikin melongo


"Katakanlah (dijual) ke kita itu Rp 5000 per 40 kilogram maggot. Itu dia dapet Rp 200 ribu, tapi dipotong biaya baby maggot Rp 80 ribu, jadi dapet keuntungan (bersih) Rp 120 ribu per 10 hari," lanjutnya.

foto: Brilio.net/Hapsari Afdilla

BACA JUGA :
Cara simpel membuang pecahan kaca ke tong sampah, bikin tangan terhindar dari luka

Skema Plasma ini sudah dilirik oleh tiga kelurahan, salah satunya di Gedongkiwo. Brilio.net kemudian mewawancarai Rio, anggota dari komunitas Win On Go sebagai lembaga yang mengelola skema plasma ini di kelurahan Gedongkiwo.

Rio tertarik untuk mencoba skema tersebut sebab dia yakin maggot bisa mengurangi masalah sampah organik, khususnya di kelurahan Gedongkiwo. Selain itu, proses dari baby maggot sampai dewasa cukup cepat juga jadi faktor pendukung.

"Karena dengan berhitung kebutuhan 20kg sampah organik olahan dapur per hari untuk makanan maggot, sebagai solusi menyerap sampah organik di kota Jogja. Jika semua mau bergerak dengan pemindahan sampah terpusat di budidaya maggot seperti di skema yang kami buat di kelurahan Gedongkiwo, sebenernya, soal sampah organik utamanya olahan dapur itu sudah tidak jadi masalah," katanya.

foto: Brilio.net/Hapsari Afdilla

Lebih lanjut, Rio mengatakan skema plasma ini jika dilihat keuntungan secara materi memang belum seberapa. Kecuali skemaini dibuat dalam skala lebih besar dan harga lebih dari Rp 5 ribu. Namun begitu, keuntungan non-materi yang didapat sangat terasa, seperti Sampah Olahan Dapur (SOD) bisa terserap habis berkat maggot.

"Kalo secara keuntungan materi mungkin belum seberapa ya jika untuk awalan. Ga cukup secara hitungan keuangan. Kecuali dalam skala lebih dan harga lebih dari Rp 5 ribu. Namun non materi sudah jelas bahwa di lembaga win on go kemudian bersama FKWA , menjadi mampu terus mengedukasi dan memberi solusi terkait lingkungan, khususnya sampah," jelasnya.

foto: Brilio.net/Hapsari Afdilla

Sama seperti upaya pengelolaan sampah lainnya, tentu ditemukan kendala lapangan yang dihadapi masyarakat terkait mengurai limbah organik ini. Menurut Rio, perlu keseragaman dan penyebaran informasi yang lebih baik, utamanya soal teknis budidaya maggot ini.

Oleh karena itu, Endang selaku ketua FKWA dan pengawas dari KMJ masih menerapkan skema ini di lingkup Kota Jogja saja. Tujuannya untuk mengurangi sampah olahan dapur masyarakat Jogja. Selain itu, Endang juga rajin berkeliling untuk memberikan bimbingan terkait budidaya maggot ini, supaya masyarakat semua bergerak dan bisa menjalankannya secara gotong royong.

foto: Brilio.net/Hapsari Afdilla

Kembali lagi ke Kandang Maggot Jogja, meskipun omset yang didapat belum seberapa, tapi dengan produk maggot dan kasgot yang dijual bisa dipakai untuk biaya operasional Kandang Maggot Jogja. Sebuah pencapaian yang cukup bagus, mengingat KMJ baru berusia 2 tahun lebih, namun bisa menunjukkan progres yang bagus.

Kesimpulannya, banyak cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga yang kini terus menumpuk. Bisa dengan program bank sampah yang sudah lama berjalan, atau bisa juga dengan budidaya maggot yang simpel dan menguntungkan.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags