1. Home
  2. ยป
  3. Serius
24 April 2017 18:02

Qari meninggal saat mengaji di kediaman Menteri Sosial

Suara ustaz semakin terdengar lirih dan mikropon yang dipegangnya terjatuh. Ismarlina Mokodompit

Brilio.net - Kematian adalah rahasia Tuhan dan manusia tak bisa mengetahui kapan ajal menjemputnya. Banyak orang mengembuskan napas terakhirnya dalam waktu dan kondisi yang tak disangka-sangka. Seperti halnya yang dialami oleh seorang qari yang meninggal dunia saat tengah membaca ayat suci Alquran, Senin (24/4).

Qari atau orang yang mahir membaca Alquran tersebut bernama Jakfar Abdurrahman. Ia meninggal dunia saat mengaji di kediaman Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di kawasan Jemursari Surabaya.

BACA JUGA :
Idap sindrom nefrotik, bocah ini bikin video untuk Presiden Jokowi


Kala itu, di rumah Khofifah sedang digelar peringatan haul untuk suaminya dan keluarga lainnya, kemudian disambung Hari Ulang Tahun ke-71 Muslimat Nahdlatul Ulama serta Haul Syekh Abdul Qadir Jailani.

"Ustaz mengisi pembacaan ayat suci Alquran di rumah bu menteri, tapi kemudian pingsan dan meninggal," ujar Ketua RT 3/RW V Kecamatan Wonocolo, Lilik Baidlowi, kepada wartawan di Surabaya seperti dikutip brilio.net dari Antara.

BACA JUGA :
Presenter berita ini tahu kematian suami lewat berita yang dibacakan

Ia menceritakan, saat ustaz Jakfar Abdurrahman melantunkan ayat-ayat suci Alquran di atas panggung, tidak ada yang berbeda dan jamaah mendengarkan dengan khusyuk. Namun tiba-tiba suara ustaz semakin terdengar lirih dan mikropon yang dipegangnya terjatuh.

Jamaah yang tengah melihat ke arah panggung menyaksikan ustaz yang saat itu sedang duduk, roboh dan tak sadarkan diri. Panitia langsung naik ke atas panggung, termasuk Menteri Sosial untuk memastikan kondisi ustaz yang dikenal santun itu.

Mengetahui kondisi ustaz Jakfar Abdurrahman yang tak sadarkan diri, membuat pihak panitia segera melarikannya ke Rumah Sakit Islam Jemursari yang berlokasi tidak jauh dari kediaman Khofifah.

"Tapi saat belum diperiksa di unit gawat darurat, ustaz sudah menghembuskan napas terakhirnya," ucapnya.

Di lingkungan tempat tinggalnya, ustaz Jakfar selain dikenal sebagai orang yang santun, juga tidak pernah menolak saat dimintai tolong melantunkan ayat suci Al-Quran jika ada warga memiliki kegiatan.

Pengalamannya sebagai juara MTQ tingkat nasional di Bali beberapa tahun lalu, menjadikannya seorang qari berlevel internasional karena kerap diundang di beberapa daerah, termasuk negara lain.

"Kalau sedang ada acara, ustaz selalu memperkenalkan diri dari kampung Wonocolo dan kami warga di sana merasa bangga, terlebih saat acara di luar daerah," katanya.

Bahkan, lanjut dia, saat bulan suci Ramadan, ustaz Jakfar tidak pernah berhenti berdakwah, terutama di instansi-instansi pemerintahan serta di kalangan akademisi.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags