Brilio.net - Kabar mengejutkan datang dari presenter kondang Raffi Ahmad dan pengusaha asal Bali, Gusti Ngurah Anom atau yang akrab disapa Ajik Krisna. Helikopter yang mereka tumpangi dilaporkan mengalami gangguan stabilitas serius saat melintas di wilayah Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali, pada Kamis (15/1). Insiden ini dipicu oleh cuaca buruk dan kabut tebal yang tiba-tiba menyelimuti jalur penerbangan.
Peristiwa mencekam tersebut terekam dalam unggahan media sosial manajer Raffi Ahmad, Prio Bagja Anugrah dan tangkapan warga. Dalam video tersebut, helikopter tampak sulit dikendalikan dan terus berputar-putar di atas pemukiman warga serta area persawahan. Beruntung, pilot yang bertugas memiliki pengalaman tinggi sehingga mampu mendaratkan helikopter dengan selamat tanpa ada korban jiwa maupun luka serius.
BACA JUGA :
Hirup udara bebas, Tubagus Joddy resmi lamar kekasih dan mulai hidup baru
Terjebak Kabut Tebal Selama 10 Menit
Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh
foto: Instagram/@priotralala
Menurut keterangan Ajik Krisna, penerbangan tersebut sebenarnya bertujuan untuk meninjau pembangunan lahan UMKM di Bali Utara. Awalnya, penerbangan selama lima menit pertama berlangsung normal. Namun, memasuki menit kesepuluh, helikopter mulai memasuki zona kabut yang sangat gelap sehingga jarak pandang pilot benar-benar tertutup.
BACA JUGA :
Solidaritas artis untuk Diding Boneng, dari Raffi Ahmad hingga Indro Warkop turun tangan
Situasi di dalam kabin berubah menjadi sangat tegang karena penumpang sama sekali tidak bisa melihat kondisi di bawah helikopter. Ajik Krisna mengakui bahwa dirinya sempat merasa sangat khawatir mengingat kondisi helikopter yang terus berputar-putar di udara selama kurang lebih sepuluh menit tanpa arah yang jelas akibat keterbatasan visual.
Faktor Jadwal dan Koordinasi BMKG
Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh
foto: Instagram/@priotralala
Sebelum terbang, pihak Ajik Krisna sebenarnya sudah melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Hasil koordinasi menunjukkan bahwa cuaca memang sedang tidak bersahabat. Namun, karena jadwal Raffi Ahmad yang sangat padat dan harus segera kembali ke Solo pada pukul 11.00 WITA, penerbangan dari Bali Utara menuju bandara tetap berjalan.
"Jadi mau tidak mau ya kita berkoordinasi dengan pihak helikopter karena waktu Raffi hanya ada hari itu," ujar Ajik Krisna dalam klarifikasinya, dikutip dari TikTok @krisnaoleholehbali.
Meski sempat mengalami guncangan dan situasi yang tidak stabil, Ajik memberikan apresiasi tinggi kepada pilot yang tetap tenang dan berhasil menguasai keadaan hingga helikopter kembali pada posisi aman.
Raffi Menenangkan Timnya
Dalam unggahan tim Raffi, kru dan penumpang helikopter selamat tanpa kurang satu apa pun.
“Alhamdulillah Allah masih berikan kami keselamatan. Tetap tenang dalam kondisi apapun. Berusaha, berserah dan berpasrah.
Terimakasih Pak Pilot yang terus berusaha keluar dari kabut yang tebal dan bisa membawa kami pulang.
Terimakasih juga Aa Bos selalu memberikan energi positif dan menenangkan kita semua @raffinagita1717
Dari atas kami pasrah, apalagi melihat warga yang berlarian saat helli sudah mendekat ke area pesawahan,” tulis Prio Bagja Anugrah dalam Instagramnya @priotralala, dikutip brilio.net, Senin (19/1).