Brilio.net - Kabar mengharukan datang dari penyanyi Denada. Lewat unggahan di Instagram, ia mengonfirmasi telah dipertemukan dengan putra kandungnya, Ressa Rizky Rossano, yang selama ini menjadi sorotan publik akibat perselisihan hukum di antara keduanya.
Foto kebersamaan Denada dan Ressa pun disertai kalimat syukur yang tulus: "Alhamdulillah ♥️ Allah Maha Besar. Terimakasih atas doa dan bantuan dari semua kerabat, dan keluarga."
BACA JUGA :
Misteri ayah kandung Ressa Rossano mulai terungkap, Denada: Aku melahirkannya dengan kasih sayang
Pertemuan ini terjadi setelah proses hukum yang berjalan, yakni setelah Ressa sebelumnya melayangkan gugatan perdata senilai Rp7 miliar kepada ibundanya.
Sahabat Denada, Feni Rose, turut mengungkapkan kebahagiaan lewat Instagram Stories dengan menyebut pertemuan ini terjadi "di waktu yang tepat, dengan cara terbaik menurut Allah" — sebuah pertemuan yang disebutnya bukan sekadar soal jumpa fisik, melainkan soal hati yang telah lebih siap dan lebih jujur.
BACA JUGA :
Denada bantah rumor punya 3 anak, manajemen siap tempuh jalur hukum
Denada dan Ressa bertemu
foto: Instagram/@fenirose
Denada pun membalas ungkapan tersebut dengan penuh rasa terima kasih: "Alhamdulillah. Terimakasih Kakak @fenirose dari kami berdua untuk segala doa dan pertolongannya. Semoga Allah senantiasa memberikan segala kebaikan kepada Kakak."
Denada dan Ressa bertemu
foto: Instagram/@fenirose
Berikut lima fakta penting di balik perjalanan panjang Denada menuju pertemuan dengan Ressa dihimpun brilio.net dari berbagai sumber, Jumat (20/3/2025).
1. Denada Memilih Diam karena Pergulatan Batin yang Berat
Denada dan Ressa bertemu
foto: Instagram/@fenirose
Sejak kasus ini mencuat ke publik lalu, Denada memilih tidak bersuara. Baru pada pertengahan Maret 2026, ia pertama kali berbicara terbuka dalam perbincangan bersama Feni Rose di kanal YouTube. Ia mengungkapkan bahwa kebisuannya bukan tanpa alasan.
"Dari awal kasus ini keluar sampai dengan sekarang, ini pertama kali aku keluar. Dan alasan aku, karena tadinya aku diam aja karena aku merasa kayak segala macam hal berkecamuk di diri aku," ujar Denada kepada Feni Rose lewat YouTube Feni Rose Official pertengahan Maret 2026.
2. Rasa Bersalah kepada Banyak Pihak Menghantui Denada
Denada dan Ressa bertemu
foto: Instagram/@fenirose
Denada mengakui bahwa rasa bersalah yang ia rasakan tidak hanya tertuju kepada Ressa, tetapi juga kepada orang-orang terdekatnya.
"Aku merasa amat bersalah ke Ressa, ke Aisya, ke mama, ke keluarga besar, ke adik-adik aku. Di sisi lain kayak aku merasa bahwa mungkin ini harus aku alami dan aku harus menerima itu dan aku harus menjalani itu," ungkapnya dalam kesempatan yang sama berbincang dengan Feni Rose.
3. Gugatan Rp7 Miliar Dipandang sebagai Konsekuensi, Bukan Beban Semata
Denada dan Ressa bertemu
foto: Instagram/@fenirose
Dikabarkan sebelumnya bahwa Ressa lewat kuasa hukum melayangkam gugatan bernilai fantastis pada Januari 2026. Terbaru pada Maret 2026, alih-alih melawan secara terbuka, Denada memilih memaknai proses hukum yang dihadapinya sebagai bagian dari pertanggungjawaban atas masa lalu.
"Nggak bisa membayar kesalahanku, tidak bisa menebus kesalahanku. Tapi aku jalani itu sebagai itu adalah bagian dari kesalahan yang pernah aku bikin," akunya pada Feni Rose.
4. Denada Rutin Menghubungi Ressa Sejak Februari 2026
Denada dan Ressa bertemu
foto: Instagram/@fenirose
Jauh sebelum pertemuan ini terwujud, Denada mengaku telah aktif berupaya menjangkau putranya secara langsung, meski belum mendapat respons.
"Aku sebetulnya selama ini udah berusaha untuk hubungin Ressa, aku pengin ketemu sama dia, karena aku berhutang penjelasan-penjelasan ini kepada dia," jelasnya. Ia bahkan menyebut telah mengirim pesan WhatsApp setiap hari sejak 3 Februari 2026.
5. Denada Luruskan Fakta soal Ayah Kandung Ressa dan Keputusan Masa Lalu
Denada dan Ressa bertemu
foto: Instagram/@fenirose
Untuk pertama kalinya, Denada berbicara terbuka soal sosok ayah biologis Ressa dan kondisi yang melatarbelakangi keputusannya kala itu. Ia membantah keras narasi bahwa dirinya membuang sang anak.
"Ressa itu enggak dibuang. Aku mengandung dia dan melahirkan dia dengan penuh kasih sayang," tegasnya. Ia menjelaskan bahwa keputusan menitipkan Ressa kepada keluarga lain diambil agar putranya tumbuh dalam lingkungan rumah tangga yang utuh. "Ressa akan tumbuh di satu keluarga, rumah tangga di mana dia akan melihat ada sosok bapak, ibu. Dia akan disayang semua orang," kenang Denada.
Setelah wawancara dengan Feni Rose, tak butuh waktu lama ternyata Denada bertemu sang putra. Ia akui bahwa selain Feni Rose yang menjadi penjembatan pertemuannya dengan anak, juga ada psikolog Intan Erlita.
“…Terimakasih bu @intan__erlita, ibu psikolog kesayangan yg baik, atas bantuan, bimbingan dan pendampingannya,” tulis Denada pada unggahan fotonya dengan sang anak pada Jumat (20/3/2026) dikutip dari Instagram @denadaindonesia.