1. Home
  2. Β»
  3. Ragam
15 Januari 2026 13:10

50 Pantun sindiran pedas tapi lucu buat pasangan yang suka lari dari masalah

Daripada terus-terusan mengeluh lewat pesan teks yang panjang tapi tidak dibalas, lebih baik coba cara yang lebih lokal dan kreatif: pakai pantun Agustin Wahyuningsih
foto: Freepik/tirachardz

Brilio.net - Pernah merasa hubungan sudah seperti main petak umpet? Pas lagi sayang-sayangnya, eh, tiba-tiba dia menghilang tanpa jejak hanya karena ada masalah sepele. Kebiasaan "ngilang" atau ghosting saat konflik sudah jadi rahasia umum yang bikin gemas. Dalam dunia psikologi, ini sering disebut sebagai perilaku pasangan avoidant, yaitu mereka yang cenderung menarik diri saat tekanan emosional meningkat.

Daripada terus-terusan mengeluh lewat pesan teks yang panjang tapi tidak dibalas, lebih baik coba cara yang lebih lokal dan kreatif: pakai pantun. Menyindir lewat pantun tidak hanya membuat perasaan jadi lebih lega, tapi juga menunjukkan kalau kamu punya kelas dan selera humor yang tinggi meskipun sedang diabaikan.

BACA JUGA :
50 Pantun romantis nyeleneh ala bapak-bapak Facebook, absurd tapi bikin baper


Simak yuk, 50 pantun sindiran buat pacar yang suka menghilang versi brilio.net. Tapi sebelum itu, ketahui dulu kapan dan gimana cara yang paling pas menyampaikan.

Langkah Menggunakan Pantun Sindiran agar Tepat Sasaran

1. Pilih Momen yang Pas: Kirimkan pantun saat dia mulai muncul kembali setelah menghilang, atau jadikan status media sosial agar dia merasa terpanggil.

2. Jangan Berlebihan: Gunakan satu atau dua pantun saja. Tujuannya adalah memancing respon, bukan membuat dia semakin takut untuk kembali.

BACA JUGA :
50 Pantun tebak-tebakan cinta penuh gombal, receh tapi bikin klepek-klepek

3. Tambahkan Emoji: Biar kesan "lucu tapi tajam" tersampaikan, tambahkan emoji seperti 🀭, πŸ‘», atau πŸšΆβ€β™‚οΈ.

Pantun Sindiran Pasangan Avoidant yang Hobi Menghilang Tanpa Kabar

foto: Freepik/stockking

1. Pergi ke pasar beli ikan patin,
Pulangnya mampir beli pepaya.
Katanya cinta lahir dan batin,
Ada masalah kok hilang tiba-tiba?

2. Makan bakso pakai cuka,
Minumnya es teh di dalam gelas.
Kalau ada yang tidak disuka,
Ngomong dong, jangan main lepas.

3. Buah mangga buah kuini,
Jatuh satu di atas tanah.
Bukannya bahas masalah ini,
Malah lari kayak salah alamat rumah.

4. Jalan-jalan ke kota Tua,
Jangan lupa beli cinderamata.
Kirain kita sudah dewasa,
Ternyata kabur masih jadi senjata.

5. Burung merpati terbang tinggi,
Hinggap sebentar di dahan jati.
Tiap ada konflik kamu pergi,
Apa hubungan ini dianggap hobi?

6. Masak air sampai mendidih,
Buat kopi di sore hari.
Hati ini sedang sedih,
Malah ditinggal lari sendiri.

7. Beli baju di pasar baru,
Baju merah motifnya awan.
Jangan cuma datang pas rindu,
Pas berantem malah jadi lawan.

8. Nasi uduk lauknya empal,
Sambal terasi bikin ketagihan.
Sikap dinginmu bikin mual,
Tukang ngilang kok dipelihara dalam hubungan.

9. Main layangan di lapangan luas,
Benangnya putus nyangkut di atap.
Dikirain hatimu sudah puas,
Ternyata mentalnya cuma sekejap.

10. Ke apotek beli vitamin,
Jangan lupa beli kasa.
Kalau mau main petak umpet selamanya,
Kenapa dulu bilang mau sehidup semati bersama?

11. Beli kemeja bahannya katun,
Nyaman dipakai saat kondangan.
Daripada diam seribu pantun,
Mending bicara cari jalan keluar hubungan.

12. Pohon beringin akarnya kuat,
Tempat teduh saat cuaca panas.
Punya pacar kok kayak malaikat,
Maksudnya, cuma kelihatan di awang-awang terus lepas.

13. Pergi ke sawah mencari belut,
Belut dapat dimasukkan ember.
Masalah kecil jangan jadi kemelut,
Jangan jadi penakut di setiap Desember.

14. Sayur lodeh pakai santan,
Dimakan hangat enak rasanya.
Lari dari masalah bukan jantan,
Itu namanya pengecut selamanya.

15. Jalan licin karena hujan,
Hati-hati jangan terpeleset.
Jangan jadikan diam sebagai alasan,
Hanya buat bikin pikiranku meleset.

16. Ke Semarang beli lumpia,
Lumpia enak isinya rebung.
Katanya mau bahagia,
Tapi tiap debat kok langsung "off" sambung?

17. Langit biru awannya putih,
Indah dipandang dari teras.
Capek hati terasa letih,
Menghadapi kamu yang keras tapi malas.

18. Beli pulsa di warung depan,
Jangan lupa beli cemilan.
Kirain kamu masa depan,
Ternyata cuma pelarian di tengah jalan.

19. Makan sate di pinggir jalan,
Bumbunya kacang gurih sekali.
Sering ngilang tanpa alasan,
Apa kamu ini pesulap kelas teri?

20. Menanam padi di awal musim,
Padi tumbuh hijau warnanya.
Kenapa chat-ku cuma di-read doang,
Memangnya aku ini koran gratisan ya?

21. Beli jam tangan di toko emas,
Gelangnya antik buatan lama.
Kalau memang sudah merasa cemas,
Bilang dong, jangan menghilang tanpa irama.

22. Pasang tenda di pinggir pantai,
Angin bertiup terasa sejuk.
Maunya hubungan yang santai,
Tapi jangan bikin aku naik darah sampai membujuk.

23. Buah naga warnanya merah,
Manis rasanya bikin segar.
Kalau memang sedang marah,
Jangan kayak hantu yang bikin gemetar.

24. Naik sepeda ke sekolah,
Ban bocor kena paku.
Cuma kamu yang kalau salah,
Malah lebih galak dari aku.

25. Kapal layar di tengah laut,
Diterjang badai ombak besar.
Katanya cinta sudah terpaut,
Tapi tiap ada masalah kok langsung ambyar?

Pantun Sindiran Pedas Pasangan yang Suka Silent Treatment

foto: Freepik

26. Ke pasar beli ikan teri,
Jangan lupa beli ragi.
Kalau cuma mau diam sendiri,
Kenapa cari pasangan lagi?

27. Beli sabun di toko kelontong,
Wangi melati segar aromanya.
Jangan diam kayak patung,
Aku butuh solusi bukan cuma fenomena.

28. Menjemur baju di atas pagar,
Baju kering langsung dilipat.
Dunia ini sudah sangat besar,
Jangan bikin masalah makin rapat.

29. Makan jeruk rasanya asam,
Bikin mata merem melek.
Kenapa mukamu selalu muram,
Pas diajak diskusi kok makin jelek?

30. Main bola di sore hari,
Badan capek keringat mengalir.
Jangan lari dari diri sendiri,
Apalagi bikin aku makin nyinyir.

31. Beli sandal ukurannya pas,
Nyaman dipakai jalan jauh.
Kalau masalah belum tuntas,
Jangan langsung main menjauh.

32. Memetik bunga di taman asri,
Harum baunya bunga mawar.
Cukup sudah main sembunyi,
Ayo kita obrolkan dengan sabar.

33. Makan roti pakai mentega,
Minumnya susu putih hangat.
Dunia ini cuma sementara,
Jangan habiskan buat ngilang dengan semangat.

34. Pergi liburan ke Bali,
Jangan lupa bawa kamera.
Sikapmu dingin sekali,
Kayak kulkas rusak tanpa suara.

35. Beli payung sebelum hujan,
Agar baju tidak basah.
Sifatmu yang suka pelarian,
Bikin aku makin gelisah.

36. Masak tumis pakai terasi,
Bau menyengat tapi nikmat.
Mana ada namanya komunikasi,
Kalau kamu diam mirip keramat.

37. Pohon mangga sedang berbuah,
Buahnya lebat manis rasanya.
Jangan biarkan keadaan berubah,
Cuma karena ego yang tidak ada habisnya.

38. Beli topi warna hitam,
Keren dipakai saat pesta.
Kalau bicara jangan dipendam,
Nanti malah jadi air mata.

39. Jalan-jalan ke pinggir kali,
Melihat ikan berenang bebas.
Sekali ngilang, dua kali ngilang,
Lama-lama perasaan ini bisa lepas.

40. Makan siang pakai rendang,
Rendang empuk bumbu meresap.
Jangan biarkan masalah mengambang,
Nanti hubungan kita jadi hambar dan senyap.

41. Beli bensin di pom terdekat,
Antrean panjang bikin kesal.
Jangan jadi orang yang sangat pelit,
Pelit bicara bikin hubungan jadi sesal.

42. Menanam bunga di dalam pot,
Pot merah indah dipandang.
Kalau mau hubungan yang awet,
Jangan suka menghilang kayak pecundang.

43. Makan soto di sore hari,
Sambalnya banyak keringat pun jatuh.
Kalau kamu terus begini,
Mana bisa kita tumbuh utuh?

44. Beli kain di toko tekstil,
Pilih warna yang paling terang.
Jangan jadi orang yang kecil,
Takut diskusi sampai menghilang.

45. Menonton film di bioskop,
Ceritanya seru bikin tegang.
Hubungan ini bukan mikroskop,
Jangan dilihat dari satu sisi saja sayang.

46. Beli es krim rasa cokelat,
Dingin manis di lidah terasa.
Jangan sampai kata terlambat,
Karena kamu terlalu lama berpuasa (bicara).

47. Memetik kelapa di kebun paman,
Airnya segar pelepas dahaga.
Jangan jadikan diam sebagai teman,
Nanti aku yang pergi cari yang lain saja.

48. Beli tas model terbaru,
Bagus dipakai untuk bekerja.
Jangan biarkan hatiku biru,
Menunggu kabar yang tidak kunjung ada.

49. Menulis surat di atas kertas,
Tinta hitam tulisannya rapi.
Ayo selesaikan masalah dengan cerdas,
Jangan kayak anak kecil yang suka sembunyi.

50. Burung dara burung merpati,
Terbang bebas di angkasa.
Cinta itu saling mengerti,
Bukan saling menyiksa dengan diam tak terasa.

FAQ: Mengatasi Pasangan yang Suka Menghilang

1. Kenapa pasangan avoidant merasa perlu menghilang saat ada konflik?

Biasanya karena mereka merasa kewalahan secara emosional. Baginya, menjauh adalah cara untuk menenangkan sistem saraf agar tidak terjadi ledakan emosi yang lebih besar.

2. Apakah mengirim pantun sindiran efektif buat mereka?

Pantun efektif untuk mencairkan suasana yang kaku. Ini adalah bentuk protes yang tidak terlalu mengancam dibandingkan dengan pesan teks berisi kemarahan.

3. Bagaimana jika setelah dikirimi pantun dia tetap tidak membalas?

Berikan waktu maksimal 48 jam. Jika masih tidak ada respon, itu tandanya dia butuh waktu lebih lama atau memang belum siap menghadapi kenyataan.

4. Apa bedanya menghilang karena "space" dan menghilang karena "avoidant"?

Orang yang minta space biasanya akan bilang, "Aku butuh waktu 1 hari." Sementara tipe avoidant akan langsung menghilang tanpa memberi tahu kapan akan kembali.

5. Kapan harus berhenti menyindir dan mulai bicara serius?

Saat suasana sudah mulai dingin dan dia sudah kembali muncul. Sindiran hanya pembuka jalan, sisanya tetap harus diselesaikan dengan komunikasi asertif.

SHARE NOW
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags