1. Home
  2. ยป
  3. Ragam
16 Januari 2026 11:10

30 Kata-kata sindiran halus buat teman kantor yang gengsi bertanya tapi kerja berantakan

Kalau ditegur keras, nanti dibilang baperan atau tidak menghargai. Tapi kalau didiamkan, pekerjaan tim tidak akan pernah beres. Agustin Wahyuningsih
foto: Freepik/pressfoto

Brilio.net - Pernah bertemu dengan rekan kerja yang ditanya "paham?" jawabnya mantap, tapi pas hasilnya keluar malah bikin elus dada? Budaya "sungkan" atau gengsi bertanya memang masih kental. Masalahnya, sifat sok tahu ini sering kali menjadi beban bagi anggota tim lainnya yang harus membereskan sisa-sisa kekacauan tersebut. Rasanya gemas sekali ketika instruksi sudah jelas, tapi dia memilih jalan pintas yang justru berakhir tersesat.

Menghadapi tipe orang seperti ini memang butuh kesabaran seluas samudra. Kalau ditegur keras, nanti dibilang baperan atau tidak menghargai. Tapi kalau didiamkan, pekerjaan tim tidak akan pernah beres. Di sinilah sindiran halus mengambil peran sebagai pengingat bahwa bertanya bukan tanda bodoh, melainkan tanda tanggung jawab. Menggunakan kata-kata yang tepat bisa menjadi cermin buat si dia agar mulai berani membuka mulut sebelum mulai mengetik.

BACA JUGA :
100 Kata-kata lucu tentang dunia kerja yang paling relate, ngakak dulu biar nggak burnout


Langkah Elegan Menghadapi Rekan Kerja yang Gengsi Bertanya

1. Biasakan Konfirmasi Ulang: Sebelum dia pergi dari meja, minta dia menjelaskan kembali apa yang dipahami. Ini memaksanya untuk jujur jika ada bagian yang masih abu-abu.

2. Ciptakan Ruang Aman: Kadang orang takut bertanya karena takut dianggap tidak kompeten. Berikan dukungan bahwa bertanya adalah bagian dari proses belajar.

3. Gunakan Sindiran yang Membangun: Jika kesalahan terus berulang karena dia tidak mau bertanya, gunakan kalimat yang menyentil egonya secara halus namun tetap profesional.

BACA JUGA :
9 Self-talk karyawan saat deadline mendekat, niatnya biar jadi penyemangat ujung-ujungnya keteteran

4. Tunjukkan Dampak Nyata: Jelaskan bahwa setiap kali dia salah karena tidak bertanya, ada waktu tim yang terbuang untuk melakukan perbaikan.

15 Kata-Kata Sindiran Halus buat Rekan Kerja yang Gengsi Bertanya

Sindiran Halus buat Teman Kantor yang Sok Tahu Tapi Hasil Kerja Berantakan

foto: Freepik/jcomp

1. Luar biasa ya rasa percaya dirinya, sanggup menebak instruksi padahal jawabannya cuma sejauh satu pertanyaan.
2. Bertanya itu gratis lho, tidak dipotong gaji dan tidak bikin nilai investasi berkurang.
3. Kirain tadi sudah paham banget karena diam saja, ternyata diamnya itu lagi bikin teka-teki buat tim ya?
4. Malu bertanya itu sesat di jalan, tapi kalau di kantor, malu bertanya itu bikin teman sekantor lembur berjam-jam.
5. Sepertinya kamu punya kamus sendiri ya, instruksinya ke kanan tapi hasilnya melaju kencang ke kiri.
6. Lebih baik dianggap cerewet karena banyak tanya daripada dianggap hebat tapi hasilnya berantakan semua.
7. Punya mulut itu fungsinya buat bertanya kalau bingung, bukan cuma buat jawab "aman" padahal keadaan lagi darurat.
8. Kalau memang belum paham, bilang saja. Daripada kerja dua kali, mending tanya satu kali, kan?
9. Energi yang dipakai buat memperbaiki kesalahanmu sebenarnya bisa buat kita ngopi bareng kalau kamu mau bertanya dari awal.
10. Hebat sekali bisa mengerjakan tugas tanpa tanya, tapi lebih hebat lagi kalau hasilnya tidak perlu saya bongkar ulang.
11. Bertanya bukan berarti bodoh, itu tandanya kamu peduli sama kualitas hasil akhir pekerjaanmu.
12. Mungkin besok harus disediakan kotak saran khusus buat kamu, siapa tahu lebih nyaman bertanya lewat tulisan.
13. Jangan biarkan gengsi menghancurkan produktivitas, karena pujian "sok tahu" tidak akan ada di slip gajimu.
14. Fokus itu bagus, tapi kalau fokusnya salah arah karena nggak mau tanya, itu namanya tersesat dengan gaya.
15. Saya tidak keberatan menjawab seribu pertanyaan, tapi saya keberatan membereskan satu kesalahan yang harusnya bisa dihindari.

15 Kata-Kata Menohok Agar Rekan Kerja Lebih Terbuka dan Mau Belajar

Kata-Kata Sindiran Halus untuk Mengatasi Teman Kantor yang Kerja Nggak Beres

16. Inginnya sih kasih tepuk tangan buat keberanianmu, eh tapi kok hasilnya malah bikin saya pengen tepuk jidat.
17. Menjadi sok tahu itu melelahkan, apalagi kalau harus pura-pura sibuk memperbaiki hasil yang sebenarnya salah total.
18. Dunia kerja itu butuh kolaborasi, bukan ajang tebak-tebakan berhadiah hukuman dari atasan.
19. Kalau kamu mau bertanya, beban tim ini pasti berkurang setengahnya. Coba deh, rasanya enak lho.
20. Kualitas kerja itu dimulai dari pemahaman yang benar, bukan dari asumsi yang dibangun di atas gengsi.
21. Berhenti bertingkah seperti ahli kalau dasarnya saja masih belum mau dipelajari lewat pertanyaan sederhana.
22. Hasil kerja yang berantakan itu ibarat jejak kaki; semua orang bisa lihat kalau kamu sebenarnya nggak paham.
23. Mari kita sepakat: bertanya itu keren, sementara pura-pura paham itu bikin kerjaan jadi mampet.
24. Kamu punya potensi besar, sayang sekali kalau terkubur cuma karena takut dibilang nggak tahu.
25. Daripada sibuk mencari alasan saat ditegur, kenapa nggak sibuk cari informasi sebelum mulai bekerja?
26. Kesuksesan tim ini tergantung pada kejujuran masing-masing anggotanya, termasuk jujur kalau memang nggak ngerti.
27. Jadilah dewasa dengan mengakui ketidaktahuan, daripada bersikap kekanak-kanakan dengan menyembunyikan kebingungan.
28. Saya lebih menghargai orang yang tanya sepuluh kali daripada orang yang diam tapi bikin saya kerja dua kali lipat.
29. Ingat ya, di kantor ini nggak ada piala buat "Si Paling Nggak Pernah Nanya", yang ada cuma penilaian kerja yang turun.
30. Ayo mulai bertanya! Jangan sampai namamu diingat hanya sebagai "si tukang berantakan" di mata pimpinan.

FAQ: Mengelola Teman Kantor yang Tidak Mau Terbuka

1. Kenapa ada orang yang merasa malu untuk bertanya di kantor?

Biasanya dipicu oleh rasa insecure atau lingkungan kantor yang kurang suportif. Mereka takut dianggap tidak kompeten atau takut membebani orang lain, padahal diamnya mereka justru lebih membebani.

2. Bagaimana cara menegur tanpa menyinggung perasaan si "sok tahu"?

Gunakan pendekatan "pujian dan tantangan". Contohnya: "Kerjamu cepat, tapi kalau kamu mau tanya bagian detail ini, hasilnya pasti bakal jauh lebih sempurna lagi."

3. Apakah sindiran halus efektif untuk semua orang?

Tidak selalu. Beberapa orang butuh teguran langsung dan tegas. Sindiran halus paling pas digunakan di tahap awal untuk memberi kode bahwa tindakannya mulai mengganggu kenyamanan kerja tim.

4. Apa yang harus dilakukan jika kesalahannya merugikan finansial perusahaan?

Ini bukan lagi saatnya menyindir. Kamu harus segera mendokumentasikan kesalahan tersebut dan melaporkannya ke atasan agar ada tindakan disiplin atau pelatihan ulang.

5. Bagaimana jika dia malah tersinggung setelah disindir?

Jadikan itu sebagai pintu masuk untuk bicara serius. Katakan bahwa kamu menyindir karena ingin dia menyadari bahwa komunikasinya yang tertutup berdampak pada hasil kerja tim.

SHARE NOW
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags