1. Home
  2. ยป
  3. Orangtua
19 Desember 2015 14:05

Rayakan Hari Ibu, perempuan ini rela menabung demi pulang kampung

Harapan Siska sederhana bisa nyekar ke makam ibunya. Andi Rosita Dewi

Brilio.net - Keberadaan ibu adalah sosok yang sangat istimewa di setiap hati seorang anak. Kisah tentang ibu dan anak yang tidak kalah menyentuhnya datang dari Siska (29). Hidup jauh dari ibunya membuat Siska menyimpan rindu yang sangat dalam.

Dua belas tahun yang lalu Siska memutuskan untuk merantau ke Jakarta seorang diri demi mendapatkan penghidupan yang lebih baik. Sedangkan ibunya tetap tinggal di Madiun bersama adiknya yang telah berkeluarga. Di Jakarta Siska bekerja serabutan. Berbagai pekerjaan yang dianggapnya dapat menghasilkan uang dilakukannya.

"Saya hanya tukang sapu jalan dengan penghasilan pas-pasan di Jakarta, pulang kampung adalah barang mahal, tapi di hari ibu kali ini yang juga bertempatan dengan hari ulang tahun ibu saya, saya berniat mengunjungi makam ibu di Madiun," cerita Siska kepada brilio.net melalui layanan story telling bebas pulsa 0-800-1-555-999, Sabtu (19/12).

Butuh waktu lama bagi Siska untuk mengumpulkan uang dan kembali ke kota kelahirannya. Perjalanan menuju Madiun akan dilakukan Siska pada hari Senin, 21 Desember 2015 dengan menggunakan jalur darat. Uang yang dia kumpulkan cukup untuk biaya perjalanan dan makan serta untuk membeli beberapa hadiah untuk keponakannya. Sebenarnya dia ingin pulang kampung saat lebaran, tapi dia tidak bisa menunggu lagi. Kali ini rasa rindunya terhadap ibunya tidak dapat ditahannya lagi.

"Setelah kematian ibu selama 10 tahun, saya belum pernah mengunjunginya sama sekali, bahkan di saat dia meninggal saya tidak bisa kembali ke Madiun karena tidak punya uang, saya sangat merindukan ibu saya, beberapa bulan terakhir ini saya sering bermimpi tentangnya," ujarnya.

Dengan menabung sedikit demi sedikit Siska sudah mulai mengumpulkan uang untuk bisa pulang pertama kali ke Madiun setelah 12 tahun di perantauan. Harapan Siska sederhana, bisa nyekar ke makam orang yang sangat disayanginya. Dia ingin menyampaikan permohonan maaf di makam ibunya karena dia tidak ada saat ibunya menghembuskan napas terakhir.

Perjuangan ibu memang tidak ada duanya. Ini cara Siska merayakan hari ibu, bagaimana denganmu?

Cerita ini disampaikan oleh Siska melalui telepon bebas pulsa Brilio.net di nomor 0-800-1-555-999. Semua orang punya cerita. Ya, siapapun termasuk kamu punya kisah tersembunyi baik cerita sukses, lucu, sedih, inspiratif, misteri, petualangan menyaksikan keindahan alam, ketidakberuntungan, atau perjuangan hidup yang selama ini hanya kamu simpan sendiri. Kamu tentu juga punya cerita menarik untuk dibagikan kepada kami. Telepon kami, bagikan ceritamu!

BACA JUGA :
7 Tahun pacaran, Nadia ikhlaskan pacarnya menikah dengan wanita lain


SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags