1. Home
  2. ยป
  3. Olahraga
20 Agustus 2018 13:52

Kepergok 'jajan' PSK, 4 pebasket Jepang di AG 2018 dipaksa pulang

Mereka melakukan 'tindakan' itu saat sedang mengenakan seragam tim. Rizky Mandasari

Brilio.net - Komite Olimpiade Jepang telah mengusir empat pemain dari tim bola basket putra Asian Games. Kepala delegasi Jepang Yasuhiro Yamashita, berbicara dalam konferensi pers Senin (20/8) di Jakarta, mengatakan komite telah mencopot keanggotaan pemain dari tim nasional dan mengirim mereka pulang.

Seperti brilio.net lansir dari laman Asia One, Senin (20/8), melalui jumpa pers, senior di komite tersebut mengungkapkan alasan 4 pebasket dipaksa pulang ke negara asalnya. Empat pebasket itu ternyata kepergok 'jajan' Pekerja Seks Komersial (PSK).

BACA JUGA :
Lindswell raih emas, begini deretan prestasi si cantik Ratu Wushu Asia



foto: Yasuhiro Yamashita meminta maaf dalam konferensi pers.

Yamashita mengungkapkan kronologinya sebagai berikut, setelah pertandingan pada hari Kamis (16/8), para pemain meninggalkan wisma atlet untuk pergi ke restoran Jepang di sebuah tempat yang ramai hiburan. Setelah makan malam, mereka ditawarkan seorang calo di jalan untuk pergi ke hotel terdekat bersama dengan wanita dan mereka ikut dan melakukan 'tindakan' itu saat sedang mengenakan seragam tim.


foto: Dari kiri atas, Yuya Nagayoshi, Takuya Hashimoto, Keita Imamura, Takuma Sato.

BACA JUGA :
Bawa Indonesia unggul atas Korsel, ini rahasia kemenangan Gregoria

Para pemain tersebut adalah Yuya Nagayoshi (27), Takuya Hashimoto (23), Takuma Sato (23) dan Keita Imamura (22). Mereka berempat dipaksa pulang karena memalukan Jepang. Ternyata tak cuma memulangkan 4 pebasket, Jepang juga pernah mengirim perenang pulang saat Asian Games 2014 lalu karena mencuri kamera wartawan.


foto: 4 Pemain basket yang dipaksa pulang terlihat berada di bandara pada Senin (20/8).

"Saya hanya merasa malu. Kami sangat meminta maaf dan berniat memberi bimbingan menyeluruh kepada atlet mulai sekarang," ungkap Yamashita kepada wartawan sambil menundukkan badan.

Ketua tim basket Yuko Mitsuya memberikan pernyataan, "Saya dengan rendah hati meminta maaf kepada publik Jepang, JOC dan semua orang yang mendukung bola basket untuk insiden menyedihkan ini. Kami akan memutuskan hukuman yang tepat untuk empat pemain setelah kami mendengar sebuah fakta. Kami harus bekerja lebih keras untuk memastikan skandal semacam ini tidak terjadi lagi."



SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags