1. Home
  2. ยป
  3. News
2 Juni 2015 09:11

Wow, desa ini masih mempertahankan tradisi menenun stagen, salut!

Para penenun ini sudah memiliki konsumen tersendiri karena memang stagen buatan mereka memiliki kualitas yang sangat baik. Ines Faradina

Brilio.net - Hampir semua orang pasti mengira bahwa kita hanya bisa melihat langsung proses tenun bila kita mengunjungi pulau Lombok karena terkenal akan tenun songketnya. Tapi tahukah kamu bahwa ternyata Yogyakarta juga memiliki desa di mana masyarakatnya masih mempertahankan tradisi tenun dengan menggunakan alat manual? Namanya Desa Sumberrahayu yang terletak di Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman.

Di desa ini hampir seluruh masyarakatnya sehari-hari memiliki kegiatan menenun stagen. Sangat jadul mungkin kalau bahasa anak sekarang. Bagaimana tidak, di tengah canggihnya mesin tenun modern, warga di sini tetap memilih menggunakan alat tenun manual yang mereka buat sendiri yang tebuat dari kayu dan usianya puluhan tahun. Produknya sendiri pun juga bisa dibilang masih tradisional, yaitu stagen. Warga di sini masih membuat stagen meskipun saat ini popularitasnya kalah dengan produk semacam korset.

"Kalau di sini semua orang sehari-harinya memang nenun stagen. Ini di tiap rumah pasti ada alat tenunnya. Yang nenun biasanya ibu rumah tangga sama simbah-simbah, dan itu mulai pagi sudah bisa terdengar suara alat tenunnya, jadi ya ramai," cerita Yogo ketika ditemui brilio.net di lokasi, Minggu (31/6).


Yogo, yang merupakan salah satu pemuda penggiat desa ini juga bercerita bahwa produk stagen buatan warga masih berupa stagen dengan satu warna yaitu hitam. Karena memang dengan alat tenun tradisional sedikit sulit jika akan membuat produk yang berwarna-warni. Tapi meski terkesan jadul, Yogo menambahkan bahwa para penenun ini sudah memiliki konsumen tersendiri karena memang stagen buatan mereka memiliki kualitas yang sangat baik.

Nah, buat kamu yang ingin belajar tenun khususnya tenun stagen, kamu bisa mengunjungi desa ini. Di sini kamu juga bisa belajar mulai dari proses menggulung benang sampai pembuatan stagen. Ditambah lagi keramahan penduduk pasti akan membuatmu betah berlama-lama belajar tenun.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags