1. Home
  2. ยป
  3. News
5 September 2015 05:11

Miliarder Mesir akan beli pulau untuk tampung imigran

Akan membujuk pemerintah Yunani dan Italia agar memperbolehkan salah satu pulau mereka untuk ditinggali para imigran. Tony Febryanto

Brilio.net - Seorang miliarder asal Mesir, Naguib Sawaris telah meminta pemerintah Yunani dan Italia untuk menjual sebuah pulau kepadanya. Pulau tersebut rencananya akan dia gunakan untuk ditempati para imigran yang melakukan eksodus besar-besaran ke negara-negara di Eropa.

Melalui akun Twitternya, Naguib berkicau, "Yunani atau Italia, jual sebuah pulau padaku, aku akan membebaskannya dan menjadi rumah bagi para imigran, memberikan mereka pekerjaan, serta membangun negara baru bagi mereka."

BACA JUGA :
Ini penampakan bumi jika tanpa manusia dan hanya dihuni binatang


"Mungkin ide gila tapi untuk sementara waktu sampai mereka kembali ke negara mereka masing-masing," imbuhnya.

Dalam wawancara di sebuah stasiun TV, Sawiris akan membujuk pemerintah Yunani dan Italia agar memperbolehkan salah satu pulau mereka untuk ditinggali para imigran, serta mempekerjakan orang untuk membangun rumah, sekolah, universitas, maupun rumah sakit. "Jika situasinya semakin membaik, siapa pun yang ingin kembali ke negara masing-masing, akan diperbolehkan," ujarnya yang dikutip brilio.net dari sabreakingnews, Jumat (4/9).

BACA JUGA :
On This Day: 1776, Amerika Serikat merdeka dari Inggris

Meski demikian, dia mengakui akan banyak tantangan yang bakal dihadapinya, seperti wilayah kekuasaan hukum dan aturan perpajakan.

Sawiris mengatakan bahwa perlakuan terhadap para imigran selama ini kurang manusiawi. "Cara mereka diperlakukan saat ini tidak semestinya, seperti binatang ternak," pungkasnya.

Tahun ini angka imigran dari negara-negara konflik seperti Syiria, Irak, Pakistan, dan Afghanistan ke Eropa semakin meningkat. Bahkan, Jerman mencatat ada sekitar 800.000 imigran yang masuk ke negara mereka. Masalah ini sekarang kian memanaskan hubungan antar negara di Eropa, yang masing-masing tetap bersikukuh menolak menampung para imigran tersebut.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags