1. Home
  2. ยป
  3. News
19 April 2015 14:12

Malangnya nasib Mahendra, berpenyakit langka kepalanya menggantung

Keluarganya telah mengunjungi lebih dari 50 dokter namun tak ada satupun yang mengerti penyakit Mahendra. Fadila Adelin

Brilio.net - Sungguh malang apa yang terjadi pada Mahendra Ahirwar (12), seorang anak dari Madhya Pradesh, India, menderita kelainan langka yang belum pernah ditemui selama ini.

Bagian tulang leher Mahendra sangat lemah sehingga dia tak mampu untuk mengangkat kepalanya sendiri. Kepalanya tertekuk hingga 180 derajat dan tampak seperti menggantung. Badannya juga lemah, sehingga dia tak dapat melakukan apapun selain berbaring. Dokter juga telah berkata tak mampu menyembuhkannya.

Kedua orangtuanya Mukesh Ahirwar (40) dan Sumitra Ahirwar (35) mengatakan telah mengunjungi lebih dari 50 dokter namun tak ada satupun yang mengerti penyakit Mahendra.

"Saya sudah tidak sanggup melihat dia menderita seperti itu. Melihat dia hidupnya hancur karena setiap hari dia tak mampu melakukan apapun. Hanya duduk di sudut ruangan sepanjang hidupnya. Jika dokter tak sanggup menyembuhkannya, maka biarlah Tuhan yang akan merawatnya," kata Mukesh seperti dilansir brilio.net dari Cover Asia Press, Minggu (19/4).


Sebenarnya ketika lahir Mahendra nampak normal seperti anak pada umumnya. Namun kian hari keadaan Mahendra kian memburuk. Adapun seorang dokter ahli THT di Rumah Sakit Artemis India, Shashidhar Tatavarthy, mengatakan bahwa Mahendra mengalami kelainan yang disebut Muscular Disorder. Ini merupakan kasus yang sangat jarang terjadi.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa untuk mengetahui penyebab sebenarnya, maka Mahendra harus menjalani serangkaian pemeriksaan mendalam terlebih dahulu. Namun keterbatasan biaya yang dihadapi orangtuanya menjadi kendala utama.

Penderitaan keluarga tersebut tidak sampai di situ saja, oleh tetangga-tetangganya Mahendra justru menjadi bahan ejekan dan bahan tertawaan. Mereka berkata bahwa keadaan Mahendra tersebut adalah akibat dosa masa lalu orangtuanya. Saat ini orangtuanya hanya bisa pasrah dan berdoa agar Tuhan menyembuhkannya.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags