1. Home
  2. ยป
  3. News
31 Oktober 2015 10:08

Ini perasaan saat mahasiswa dinyatakan lulus kuliah

Mahasiswa yang pada akhirnya lulus pasti sangat gembira. Apa sih rasanya? Angga Roni Priambodo

Brilio.net - Lulus kuliah bukan perkara mudah bagi sebagian mahasiswa. Banyak halangan dan rintangan yang harus dilalui oleh pejuang sarjana. Mulai dari skripsi yang bikin lemas, dosen pembimbing yang bikin ciut nyali, hingga semangat yang naik turun nggak karuan. Tak heran ketika lulus ada kelegaan yang luar biasa terpancar di wajah mahasiswa. Apalagi mahasiswa yang nyaris habis masa studinya.

Sebenarnya, perasaan apa saja sih yang terbebaskan dan bikin lega luar biasa ketika dinyatakan lulus oleh penguji skripsi? 7 hal yang brilio.net rangkum, Jumat (30/10)ini, bisa jadi mewakili apa yang para pejuang sarjana rasakan.

1. Keinginan orangtua melihat anaknya pakai toga terkabul.

BACA JUGA :
10 Penyakit ini kerap menjangkiti mahasiswa, kamu perlu waspada!



Jelas, setiap anak ingin membahagiakan orang tuanya. Dan kebahagiaan apa lagi yang bisa diberikan anak yang dengan susah payah dikuliahkan selain melihat orang tuanya tersenyum bangga melihat anaknya memakai toga dan diwisuda

2. Terbebas dari omelan dosen pembimbing.


Ada beberapa tipe dosen pembimbing. Bersyukurlah kalau kamu mendapat dosen yang sangat membantu skripsimu. Ada mahasiswa tidak seberuntung kamu karena mendapat dosen yang galak dan cerewet. Tentu saja itu bikin malas untuk konsultasi skripsikan? Setelah dinyatakan lulus pasti kamu akan kayak burung yang lepas dari sangkar. Bebasss!

3. Terbebas dari perasaan takut di DO.

BACA JUGA :
7 Hal ini pasti sering dirasakan perantau ketika baru kenal sama Jogja


Mungkin ini yang dirasakan oleh mahasiswa veteran di kampus. Kalau semester depan nggak kelar skripsinya, si mahasiswa jenderal ini terancam di drop out alias DO. Begitu lulus ujian, beuh.. leganya nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata

4. Terbebas dari rasa malas baca referensi untuk skripsi


Tanya hati kamu sebenernya males nggak sih nyari referensi, jurnal dan lain-lain? Apalagi kalau harus nyari buku ini itu ke perpustakaan.

5. Bebas dari pertanyaan yang sangat mengganggu yaitu, "Kapan lulus?"


Ada beban yang luar biasa berat ketika ditanya teman atau famili "Kapan lulus?". Dijawab nggak dijawab sama aja bikin keki.

6. Bisa ngelepasin rasa bosan karena tinggal di satu kota rantau dalam waktu lama


Tinggal di kota rantau kadang bikin bosan juga. Rasanya kamu pasti ingin cepat pindah ke kota lain untuk menjelajah indahnya Indonesia. Hmm, apalagi kota yang kamu tinggali sekarang penuh kenangan dengan mantan. Tak dipungkiri ada perasaan yang masih tertinggal.

7. Rasa plong bebas dari ganjalan, "Aku bisa lulus nggak ya?"


Normal kalau mahasiswa apalagi yang sudah sangat senior punya pertanyaan yang berkecamuk di hati tentang bisa nggaknya dia lulus. Nah, setelah dia dinyatakan lulus otomatis, jawabannya sudah bukan misteri lagi.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags