1. Home
  2. ยป
  3. News
10 November 2015 11:36

10 Aksi TNI yang membanggakan Indonesia, angkat topi!

Kehebatan TNI memang sudah diakui dunia. Fadila Adelin

Brilio.net - Masih ingat dengan kata-kata Bung Karno "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya?" Kalimat tersebut memang seharusnya selalu kita kita ingat, tidak hanya pahlawan saat kemerdekaan saja namun juga para TNI yang saat ini menjaga di garis terdepan NKRI.

Iya, kehebatan TNI memang sudah diakui dunia, menjadi salah satu pasukan terbaik. Nah, untuk memperingati hari pahlawan (10/11) kali ini brilio.net bakal ngasih tahu kamu aksi-aksi keren TNI yang membanggakan Indonesia. Apa saja sih? Yuk kita bahas di bawah ini

1. TNI AU paksa pesawat AS mendarat karena langgar wilayah udara RI

BACA JUGA :
3 Prajurit cantik TNI raih medali di Olimpiade Militer Dunia di Korsel


Tindakan tegas dilakukan oleh Pasukan TNI Angkatan Udara saat menghentikan pesawat Cirrus Fixed Wing Single Engine yang memasuki wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia tanpa izin, Senin (9/11). Pesawat milik Amerika Serikat (AS) tersebut dikejar oleh dua pesawat Sukhoi dari Skuadron 11 Lanud Sultan Hasanudin Makassar.

Seluruh prosedur penanganan pesawat asing tanpa izin yang tidak mengindahkan untuk mendarat di Bandara Juwata Tarakan dilakukan. Pada ground telah bersiap pasukan Pertahanan Pangkalan (Hanlan) Lanud Tarakan bersenjata lengkap dan sesaat setelah dipaksa mendarat, pasukan Hanlan Lanud Tarakan langsung membentuk formasi melaksanakan pengamanan dan pemeriksaan sesuai prosedur.

2. Garangnya TNI AL hadapi agresi Tiongkok

Kehadiran kapal perang Amerika Serikat (AS) membuat situasi di Laut China Selatan semakin memanas. Apalagi, militer dari negeri Paman Sam tersebut menolak permintaan Tiongkok untuk angkat kaki dari area yang tengah dilanda konflik dengan beberapa negara itu. Kondisi yang mengkhawatirkan Tanah Air itu membuat TNI ikut ambil bagian dalam mengamankan wilayahnya, terutama kawasan Natuna. Tak ingin minyak di wilayah tersebut dikuasai China, berbagai cara dilakukan untuk menegakkan kedaulatan RI di Natuna. Salah satunya adalah dengan memperkuat armada Angkatan Laut di kawasan tersebut.

3. Pulang dari Lebanon, 100 Pasukan Garuda dapat penghargaan

BACA JUGA :
Lely Sampoerno, guru SD yang jadi atlet menembak kaliber dunia

Usai menjalani tugas negara di Lebanon, 100 anggota Satuan Tugas Maritime Task Force (Satgas MTF) TNI Kontingen Garuda XXVIII-G/Unifil mendapat penghargaan langsung dari Presiden Joko Widodo. Penghargaan yang diberikan berupa medali kehormatan Satyalencana Santi Dharma.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 54/TK/Tahun 2015 tanggal 16 Juni 2015. Para prajurit tersebut dianggap telah berdedikasi dan memberikan kontribusi besar terhadap misi perdamaian PBB Unifil di Lebanon

4. Kopassus borong emas di lomba menembak

Tim Komando Pasukan Khusus (Kopassus) memborong emas dalam kejuaraan menembak bertajuk Lomba Tembak Piala Kasad TA 2015. Dalam pertandingan tersebut, Kopassus sukses menggondol 7 emas, 1 perak dan 4 perunggu. Kehebatan para anggota Kopassus tersebut membuktikan bahwa Kopassus merupakan salah satu pasukan khusus terbaik di dunia!

5. Aksi heroik TNI bantu padamkan kebakaran hutan

Sejak ditugaskan pada tanggal 12 September hingga 8 Oktober 2015, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan telah berhasil memadamkan 1.841 titik api dan 1.322 titik asap yang terjadi di empat Provinsi.

TNI berhasil padamkan 3.163 titik api dan asap dari 3.289 titik api akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di empat provinsi seperti Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Memang belum bisa padam sempurna, tapi TNI terus berusaha melakukan yang terbaik.

6. TNI AD tangkap penyelundup narkoba di perbatasan Malaysia


Prajurit Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif Linud 433/JS berhasil menangkap pelaku penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 280 mg. Penangkapan dilakukan saat pemeriksaan terhadap pelintas batas dari Tawau, Malaysia menuju Sebatik di depan Pos Dalduk Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan.

7. Pasukan Garuda evakuasi 6 ton bahan peledak konflik Afrika


Tim penjinak bahan peledak Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-A/Minusca saat melakukan pendeteksian bahan peledak di sebuah perkampungan yang terletak di Camp Beal, Bangui, Republik Afrika Tengah. Setelah satu jam deteksi dan identifikasi, pasukan berhasil mengamankan tumpukan bahan peledak berupa ranjau anti-tank, granat tangan, roket, penggalak roket, TNT blok, munisi Mortir 60 serta munisi kaliber 7,62 dengan berat seluruhnya sekitar 6 ton.

8. Aksi heroik TNI selamatkan 15 ABK saat kapal tenggelam di Selat Malaka


Anggota TNI AL dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai membantu evakuasi KM Bunga Tenaga Bahagia yang tenggelam di sekitar perairan Selat Malaka, Utara Pulau Sinaboi. KM Bunga Tenaga Bahagia yang membawa 15 awak sedang melakukan pelayaran dari Port Klang, Malaysia, dengan tujuan Dumai. Berkat kesigapan TNI AL, 15 ABK pun berhasil diselamatkan tanpa ada korban jiwa.

9. Kehebatan Pasukan Yon Taifib jaga pulau terluar


Batalyon Intai Amfibi, atau disingkat Yon Taifib, merupakan salah satu pasukan elite di Korps Marinir Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Meski berlabel elite, mereka juga senantiasa menjalani tugas seperti pasukan reguler lainnya. Salah satu tugas utamanya adalah menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di setiap pulau-pulau terluar.

Di sela-sela tugasnya, terkadang mereka harus menghadapi minimnya pasokan logistik akibat cuaca yang ekstrem. Kondisi ini tak hanya membuat mereka harus berhemat, tapi juga mencari bahan pangan lain yang terdapat di sekitar pulau. Minum air hujan pun bukan hal yang asing lagi, berenang 3 km untuk mendapatkan makanan di sekitar pulau juga mereka lakukan. Namun, minimnya logistik yang dimiliki tak membuat mereka lantas patah semangat. Berkat latihan yang berat serta ilmu survival atau bertahan hidup menjadikan mereka tangguh dan sekuat baja

10. TNI Juara umum di AASAM 2015


Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil mengukir prestasi di dunia internasional, kontingen yang berasal dari Angkatan Darat (TNI AD) ini meraih gelar juara umum dengan merebut 67 medali dalam kejuaraan menembak Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) 2015. Ke-67 medali itu terdiri dari 32 emas, 15 perak dan 20 perunggu.

Dengan prestasi itu, Indonesia kembali mengukuhkan kemenangan untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut sejak 2008 sampai 2014 lalu. Dalam kompetisi menembak yang berlangsung tahun ini, Indonesia bersaing dengan 15 tim dari 13 negara, yakni Australia, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jepang, Filipina, Thailand, Timor Leste, Singapura, Brunei Darussalam, Kaledonia Baru, dan Tonga.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags