1. Home
  2. ยป
  3. Life
19 September 2015 21:08

Mengapa orang tetap saja bohong meski sudah ketahuan?

Semua alasan itu tidak bisa lepas dari sifat manusia itu sendiri, yakni narsis. Sabar Artiyono

Brilio.net - Sebuah kebohongan memang sangat menyakitkan ketika tahu kebenarannya. Itulah mengapa setiap orang yang berbohong berusaha menutupi dengen keras agar tidak ketahuan oleh orang lain. Untuk menutupi sebuah kebohongan, mereka harus membuat kebohongan lain agar tetap aman. Janggalnya lagi, meski mereka ketahuan berbohong mereka tetap saja mengelak dengan perbuatannya. Aneh bukan?

Perbuatan seperti ini ternyata bukanlah sesuatu tanpa alasan. Seorang ahli psikologi dari Ohio State University, Amy Brunell mengungkapkan, orang melakukan hal ini karena untuk terlihat baik dan juga meningkatkan kepopuleran mereka, sebagaimana dikutip brilio.net dari Time, Sabtu (19/9). Apalagi bagi mereka yang mempunyai posisi tinggi di sebuah perusahaan.

BACA JUGA :
Jangan takut terjebak nostalgia, karena bisa redam konflik masa lalu


Seorang ahli yang lain bernama Pamela Meyer beranggapan bahwa orang melakukan kebohongan meski sudah ketahuan karena ingin menjauhkan konflik. Pengarang buku Liespottting ini juga menyebutkan bahwa kebohongan seperti ini dilakukan untuk menaikkan reputasi mereka sendiri. Waduh!

Semua alasan itu tidak bisa lepas dari sifat manusia itu sendiri, yakni narsis. Meskipun sudah ketangkap basah, mereka tetap saja mempertahankan atau menambah kebohongan. Namun tetap saja, semua itu dilakukan untuk melindungi dirinya sendiri.

Jadi, apakah kamu sering melakukan hal ini untuk menutupi kebohonganmu?

BACA JUGA :
Hal-hal ini kerap membuat temanmu tak bisa menahan hasrat kepo!

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags