1. Home
  2. ยป
  3. Life
26 September 2015 17:08

Kebiasaan mencium hewan peliharaan bisa sebabkan kanker perut

Hati-hati sering mencium binatang bisa terjangkit kanker perut. Joshua Riwu Kaho

Brilio.net - Buat pecinta bintang, memiliki hewan peliharaan adalah satu keharusan yang nggak bisa ditawar-tawar lagi. Yah memang nggak bisa bohong sih, punya hewan peliharaan itu seru. Hewan-hewan imut, lucu, dan menggemaskan. Tidak jarang, saking gemesnya bikin pengin cium-cium melulu. Setuju kan?

Memelihara binatang memang menyenangkan, kamu serasa bisa memiliki sahabat atau "teman bermain" di rumah. Tapi sebaiknya segera hentikan kebiasaan mencium-cium atau bahkan membiarkan wajah dan tubuhmu dijilati oleh peliharaan kesayanganmu itu ya? Berbahaya! Kamu bisa terkena penyakit ganas, kanker perut, lho! Hiii..., kok bisa sih?

Hati-hati. Jangan sering cium hewan peliharaanmu ya

BACA JUGA :
Demi meneliti tempe, si ganteng Driando kuliah S2 ke Massachusetts


Dalam sebuah konferensi, Helicobacter Conference yang digelar pada bulan Juni 2015 lalu, ada sebuah penelitian yang diungkapkan oleh Profesor Asahiko Nakamura bersama timnya yang berasal dari bagian farmasi Universitas Kitasato, Tokyo, Jepang. Dalam penelitian tersebut, disebutkan bahwa kontak dengan cairan tubuh hewan peliharaan, entah itu mencium atau hanya membersihkan kotorannya bisa secara signifikan meningkatkan risiko kanker perut. Kenapa bisa begitu?

Seperti dikutip brilio.net dari Rocketnews24, Sabtu (26/9), hal ini disebabkan karena dalam cairan tubuh hewan tersebut terdapat bakteri Helicobacter heilmanni yang bisa menyebabkan kanker Limfoma MALT. Sejenis kanker yang bisa muncul pada sel-sel dalam jaringan mukosa yang di dalam tubuh berperan dalam proses produksi antibodi.

Nah, bakteri ini bisa sangat berbahaya, bahkan penularannya bisa melalui air liur hewan, air kecing, kotoran, bahkan ketika kamu hanya berada di dekat benda-benda tersebut dalam waktu tertentu pada ruangan tertutup.

Masih menurut Nakamura, sebanyak 60 persen pasien pengidap Limfoma MALT positif disebabkan karena penularan bakteri Helicobacter heilmanni ini. Penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan ilmuwan Jerman juga mengungkapkan bahwa 70 persen orang yang didiagnosa terkena penyakit ini sebelumnya pernah bersentuhan secara fisik dengan hewan peliharannya.

Untuk itu, cobalah untuk menghindari aktivitas yang berisiko membuatmu berhubungan dengan bakteri Kelicobacter heilmanni ini. Salah satunya adalah dengan tidak dijilat atau dicium oleh hewan, tidak mencium hewan di area sekitar mulut mereka, serta jangan lupa untuk menggunakan sarung tangan ketika harus membersihkan kotoran atau bekas pipis hewan.

Sayang binatang sih boleh, wajib malahan, cuma usahakan untuk memperhatikan hal-hal yang bisa membahayakan kesehatanmu juga ya?

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags