1. Home
  2. ยป
  3. Life
31 Januari 2016 16:09

4 Versi asal muasal honeymoon alias bulan madu, kamu sudah tahu?

Sesuai tradisi, banyak pasangan tetap memilih untuk bepergian selama bulan madu mereka. Begitu juga orang Indonesia. Karina Ayu Pradita
foto: travelloegue.com

Brilio.net - Kebanyakan orang, telah menikah atau belum, tentunya senang menggambarkan bulan madu ideal mereka. Setelah semua film, acara TV, buku, dan bahkan musik sering menggambarkan bulan madu sebagai salah satu saat paling bahagia dalam hidup seseorang. Tapi sebenarnya kata 'bulan madu' datang dari mana dan apa sih sebenarnya artinya?

Ternyata, bulan madu tidak selalu menandakan tingkat yang sama mewah dari setiap pasangan, lho. Dari akarnya, istilah 'bulan madu' memang selalu kembali ke perayaan pengantin baru. Tetapi di luar itu semua, ada beberapa perbedaan mencolok dalam nada dan pendekatan bulan madu, ditinjau dari sepanjang sejarah.

WAJIB KAMU BACA: Ini alasan kenapa kamu harus menikah muda, berani coba?

Sekarang, bahkan di zaman modern, banyak pendekatan yang berbeda untuk bulan madu. Untuk beberapa pasangan, bulan madu yang tidak membutuhkan banyak anggaran adalah kunci untuk menikmati perjalanan. Sementara yang lain memilih untuk berbulan madu dengan mewah. Sesuai tradisi, banyak pasangan tetap memilih untuk bepergian selama bulan madu mereka.

Jadi bulan madu itu sebenarnya apa dan bagaimana, sih? Berikut adalah empat fakta dari etimologi paling populer tentang bulan madu, yang berhasil dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Minggu (31/1):


1. Siklus bulan

BACA JUGA :
Kisah nyata, meski beda agama suami istri ini hidup harmonis, terharu!


foto: travelloegue.com

Kembali ke abad kelima sebelum masehi, istilah bulan madu digunakan ketika pengantin baru merayakan pernikahan mereka. Pada saat itu, banyak budaya yang mengikuti 'siklus bulan' kalender. Siklus bulan pertama adalah post-wedding, pasangan minum mead (alkohol berbasis madu) yang diyakini memiliki kualitas afrodisiak (zat kimia yang digunakan untuk merangsang daya seksual).

Jadi di sini, istilah harfiah merujuk pada 'madu' (mead) dan 'bulan' (siklus). Fokusnya adalah untuk membangun keintiman seksual antara pasangan, dan ada tekanan besar pada pasangan yang memiliki privasi sehingga mereka bisa mengenal satu sama lain.


2. Cinta yang sekilas

foto: jitunews.com

Kembali di tahun 1540-an, pada saat itu, bulan madu (kemudian dieja 'moones hony') mengacu pada periode manis pernikahan baru. Tidak seintim penjelasan yang pertama, maka dari itu penjelasan ini pun juga diragukan.


3. Bridal tours

foto: lifehack.org

Pada abad ke-19 di Inggris, bulan madu menjadi jauh lebih sedikit intim. Pada dasarnya, pasangan (terutama yang kaya) bepergian selama bulan madu mereka, bahkan dalam jangka waktu beberapa minggu sampai beberapa bulan. Awalnya, ini terdengar super romantis kan? Padahal ternyata, bagaimana pun, norma pada saat ini adalah untuk tidak menghabiskan seluruh waktu ini saja dengan pasangan barumu. Daripada menghabiskan waktu yang berkualitas berdua saja, pada masa itu mereka juga membawa bersama teman dan keluarga untuk ikut dalam perjalanan bulan madu mereka.


4. Bulan madu modern

BACA JUGA :
Salut! Pasangan ini telah menikah 82 tahun dan tetap mesra

foto: in.musafir.com

Banyak pasangan yang modern menggabungkan roman dan privasi, dalam tradisi bulan madu pada masa sekarang ini. Seringkali, pasangan bulan madu melakukan perjalanan selama satu atau dua minggu, baik di luar negeri atau dalam negeri.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags