1. Home
  2. ยป
  3. Kuliner
27 September 2016 19:02

Kelezatan kue leker buatan PKL ini menjadi daya tarik mancanegara

Konsumennya rela antre di pinggir jalan.
+
Pak Paimo dan dagangan kue lekernya. (foto: imajinasigemini.files.wordpress.com/eblo.co.id)

Brilio.net - Jika melihat sekilas, mungkin kamu tidak membayangkan jika kue yang dibuat dipinggir jalan oleh Paimo ini sudah dipesan konsumen di negara lain. Namun jika sudah mencobanya, orang akan langsung yakin jika kue leker yang dijual di Jalan Karanganyar Brumbungan, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah layak untuk menjadi daya tarik sampai ke mancanegara.

Pak Paimo, begitu pedagang tersebut biasa dipanggil, sebelum berjualan leker ia bekerja pada orang keturunan Cina dan pada tahun 1978 memutuskan untuk keluar dan membuka usahanya sendiri dengan modal awal Rp100.000.

BACA JUGA :
10 Sate khas Indonesia ini unik banget, ada yang daging ular lho

Awalnya Paimo berjualan menggunakan pikulan di daerah Kebon Dalem dan menu yang ditawarkan hanya dua, yaitu cokelat dan kacang. Namun ditangan Paimo, kini ia menawarkan 25 varian rasa seperti pisang cokelat, keju abon, keju jagung manis, telur sosis keju, telur sosis tuna, hingga telur sosis mozarella.

Dia terus berinovasi untuk memanjakan para konsumen. Tidak heran konsumennya rela antre di pinggir jalan untuk bisa menikmati jajanan buatan Pak Paimo.

BACA JUGA :
Pisang goreng kayu manis yang bikin santaimu makin maknyus

Cara pembuatan dan alat yang digunakan sederhana. (foto: youtube)

Saat berjualan, Paimo yang dilengkapi sebuah gerobak dan tenda kecil serta sejumlah kursi dan meja. Para pembeli tidak terganggu dengan kendaraan yang lewat. Saat melayani pembeli, Paimo dibantu karyawannya yang cepat bergerak ketika ada pesanan. Hampir setiap hari mulai pagi hingga sore, dagangan selalu diburu konsumen. Saat melayani konsumennya, dia sering menghibur dengan sejumlah gerakan yang sering membuat tertawa.

Paimo menyebutkan bahwa dia sudah biasa mengirim leker buatannya ke berbagai daerah di Indonesia. Bahkan dia pernah mengirim ke Singapura, Australia, bahkan Amerika Serikat. Tampaknya mereka adalah wisatawan yang pernah berkunjung ke Semarang dan tidak bisa melupakan lezatnya leker Paimo.

Tenda tempat jualan leker Paimo tidak pernah sepi pembeli. (foto: nandonurhadi.wordpress.com)

Dengan pengalaman Paimo yang mampu menjaga kesetiaan konsumen lebih dari 30 tahun, tidak heran jika kuenya sangat melegenda, walaupun hingga saat ini dia masih tetap berjualan ala kaki lima. Seperti apa rasanya ya, kok bisa selalu ramai? Jika kamu penasaran, langsung jalan-jalan saja ke Semarang.

Rasanya yang khas memperkaya kuliner Indonesia dan #BikinKerenIndonesia. Dan bukan kue leker Pak Paimo doang lho, masih banyak cerita menarik yang lain yang bisa kamu baca di sini telkomsel.com/bikinkerenindonesia. Wah jadi makin bangga sama Indonesia deh.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags