1. Home
  2. ยป
  3. Kesehatan
30 Oktober 2019 22:02

14 Manfaat daun kelor untuk anak dan cara menggunakannya

Tanaman kelor sering dianggap tanaman liar padahal memiliki banyak manfaat. Brilio.net
foto: pixabay.com

Brilio.net - Tanaman kelor adalah tanaman yang tergolong tanaman tahunan. Tanaman yang memiliki daun berukuran kecil ini disebut berasal dari kawasan Pegunungan Himalaya. Dari Pegunungan Himalaya kemudian meyebar hingga Benua Afrika dan Asia Barat, termasuk Indonesia.

Tidak sulit menemukan keberadaan tanaman kelor. Karena tergolong tanaman liar, tanaman kelor pun bisa tumbuh subur di pekarangan. Berbagai bagian dari tanaman ini dipercaya memiliki berjuta manfaat, salah satunya adalah daunnya.

Daun kelor adalah bagian dari tanaman kelor yang banyak diolah. Berbagai produk kesehatan dan kecantikan menggunakan daun kelor sebagai bahan utamanya. Nama lain dari tanaman kelor adalah Moringa oleifira. Jadi jika kalian menemukan obat, skincare, atau makeup dengan ekstrak moringa, maka yang dimaksud adalah daun kelor.

Hasil dari berbagai penelitian, daun kelor ternyata mampu mencegah berbagai penyakit, seperti anemia, herpes, dan kanker. Selain itu, daun kelor ternyata baik untuk anak-anak lho. Bahkan WHO (World Health Organizator) juga menganjurkan anak-anak mengonsumsinya.

Manfaat apa saja dari daun kelor untuk anak-anak? Nah berikut 12 manfaat daun kelor untuk anak dan cara menggunakannya yang brilio.net rangkum dari berbagai sumber pada Rabu (30/10).

1. Memenuhi kebutuhan nutrisi anak.


foto: pixabay.com

Daun kelor dipercaya mampu memenuhi kebutuhan nutrisi pada anak. Bagaimana tidak, kandungan daun kelor per gramnya setara dengan 7x vitamin C pada jeruk, 4x calcium pada susu, 4x vitamin A pada wortel, dan 3x potasium pada pisang. Daun kelor juga kaya akan serat, mineral, dan zat besi.

2. Meningkatkan metabolisme tubuh pada anak.

Metabolisme adalah proses penyerapan nutrisi untuk menghasilkan katabolisme (energi yang digunakan sehari-hari). Anak biasanya memiliki metabolisme yang tinggi, apalagi saat masa pertumbuhan. Namun jika anak jatuh sakit, maka metabolisme dalam tubuhnya akan langsung turun.

Konsumsi makanan yang banyak mengandung mineral sangat dibutuhkan bagi anak. Nah, daun kelor kaya akan mineral sehingga baik untuk meningkatkan metabolisme anak.

3. Menjaga kesehatan mata pada anak.

foto: pixabay.com

Daun kelor juga mampu menjaga kesehatan mata pada anak. Sebab, kandungan vitamin A pada daun kelor tenyata empat kali lebih besar daripada wortel. Dengan mengonsumsinya, kita bisa mencegah anak dari mata minus, silinder, atau kelainan mata. Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam daun kelor juga mempercepat perbaikan sel-sel sehingga mata pun akan terjaga kejernihannya.

4. Melancarkan pencernaan anak.

Mengandung banyak serat, membuat daun kelor dapat membantu melancarkan pencernaan pada anak. Kandungan lainnya seperti vitamin, kalsium, dan mineral juga membantu penyerapan nutrisi melalui pencernaan.

5. Mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

foto: pixabay.com

Daun kelor mengandung zat besi tinggi yang dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Memenuhi kebutuhan zat besi adalah salah satu hal yang penting diperhatikan. Sebab, zat besi berfungsi untuk membantu sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika anak kekurangan zat besi, maka tubuhnya akan lemas dan tidak fokus. Kekurangan zat besi juga bisa memicu terjadinya penyakit anemia dan defisiensi besi.

6. Detoksifikasi pada anak.

Racun dan bakteri ditubuh anak tenyata bisa diatasi dengan mengonsumsi daun kelor lho. Sebab daun kelor mengandung anti-infalami tinggi. Ketika anak sedang sakit, anti-inflamsi inilah yang akan mendetoksifikasi tubuh anak. Sehingga anak akan cepat pulih dan kembali sehat.

7. Baik untuk pertumbuhan tulang.

foto: pixabay.com

Daun kelor mengandung kalsium dan fosfor yang baik untuk tulang. Kandungan kalsiumnya empat kali lebih besar dari susu. Jadi jika mengonsumsinya, pertumbuhan tulang pada anak pun akan lebih maksimal.

8. Meningkatkan masa otot anak.

Otot terbentuk dari protein yang terdiri dari berbagai macam asam amino. Nah, daun kelor juga mengandung asam amino essensial. Jadi masa otot anak akan meningkat jika mengonsumsi daun kelor. Masa otot ini bukan berarti 'membesarkan otot' namun lebih pada mengukur bagaimana anak pulih dari kelelahan beraktivitas dan seberapa besar metabolisme aerobik maupun anaerobik pada anak.

9. Mencerdaskan otak.

foto: pixabay.com

Kandungan daun kelor seperti asam folat dan asam amino merupakan nutrisi yang dibutuhkan oleh otak. Selain itu, daun kelor juga mengandung vitamin C dan vitamin E yang tak kalah baik untuk mengoptimalkan kerja otak pada anak.

10. Mengembangkan struktur sel dengan asam amino.

Asam amino esensial adalah jenis yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, namun tubuh tidak dapat memproduksi sendiri. Sehingga memerlukan makanan yang mengandung asam amino esensial untuk memenuhi kebutuhannya. Daun kelor juga mengandung asam amino
yang mampu mengembangkan struktur sel pada anak. Dengan begitu anak akan lebih aktif dan pertumbuhannya pun semakin pesat.

11. Baik untuk pertumbuhan rambut.

foto: pixabay.com

Daun kelor juga baik untuk pertumbuhan rambut anak. Kandungan vitamin dan asam amino daun kelor dapat membantu pembentukan protein keratin. Protein ini adalah materi dasar penyusun lapisan kulit manusia yang berfungsi penting dalam pertumbuhan rambut dan kuku.

12. Menyembuhkan luka dan bekasnya.

Anak-anak memang sangat aktif jika sedang bermain dan beraktivitas. Maka jangan takut jika tiba-tiba anak punya luka di tubuhnya. Gunakan daun kelor untuk mengobati lukanya. Selain mengobati luka, daun kelor juga mempercepat penyembuhan dan mencegah adanya bekas luka.

13. Mengobati mood swing.

foto: pixabay.com

Anak-anak cenderung lebih mudah terkena mood swing dalam berbagai situasi. Mood swing adalah perubahaan suasana hati yang jelas terasa dan terlihat. Kondisi ini disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh anak. Selain itu, mood swing juga bisa terjadi karena kekurangan zat kimia dalam otak, yakni dopamin dan serotin. Nah, dengan mengonsumsi daun kelor, mood swing akan mereda dan mengurangi potensi depresi pada anak.

14. Menjaga kelembapan kulit pada anak.

Daun kelor mengandung vitamin E yang terkenal ampuh melembapkan kulit. Meski kebanyakan anak memiliki struktur kulit yang lembut, kelembapan kulitnya perlu terus dijaga. Jangan sampai kulit anak terlihat kering dan mengalami iritasi. Daun kelor juga bisa mengobati ruam-ruam di kulit anak.

Cara penggunaan daun kelor.

1. Daun kelor untuk makanan anak.
- Cuci bersih daun kelor secukupnya.
- Rebus daun kelor pada air mendidih.
- Kemudian bisa langsung dimakan oleh anak.

Daun kelor yang direbus ini bisa langsung disajikan pada anak atau bisa juga diolah menjadi makanan lain, seperti sayur bening, sup, dan lainnya. Namun jika anak enggan memakannya karena pahit, kamu bisa menambahkan kapur sirih saat merebusnya. Hal ini berfungsi untuk menghilangkan rasa pahit pada daun kelor.

2. Daun kelor untuk minuman anak.
Daun kelor bisa diolah menjadi minuman untuk anak.

Cara mengolahnya:
- Siapkan daun kelor muda yang masih segar. Cirinya berwarna hijau muda dan berada di pucuk.
- Cuci bersih daun kelor dengan merendamnya dalam air bersih, pastikan tidak ada kotoran yang menempel pada daun.
- Keringkan daun kelor dan biarkan di udara terbuka.
- Usahakan jangan meletakkannya di bawah sinar matahari langsung agar kandungan gizinya terjaga.
- Jika sudah kering, haluskan daun kelor dengan ditumbuk atau diblender hingga menjadi bubuk.
- Bubuk daun kelor ini bisa diletakkan dalam wadah khusus dan simpan di tempat yang sejuk.
- Jika ingin meminumnya, seduh dengan air panas seperti menyeduh teh.
- Tambahkan madu agar lebih nikmat.

3. Daun kelor untuk obat tetes mata pada anak.
- Siapkan 3-4 lembar daun kelor.
- Cuci bersih daun kelor.
- Haluskan daun kelor, bisa dengan ditumbuk atau diblender.
- Campurkan daun kelor dengan satu gelas air.
- Aduk dan diamkan sejenak hingga mengendap.
- Gunakan air endapan sebagai obat tetes mata.

4. Daun kelor untuk obat kompres demam anak.
- Siapkan daun kelor sebanyak 3-4 lembar.
- Cuci bersih daun kelor.
- Tumbuk daun kelor hingga halus.
- Tempelkan pada dahi anak sebagai kompres penurun demam.

5. Daun kelor untuk mengobati luka.
- Cuci bersih daun kelor dan rendam selama kurang lebih 10 menit.
- Jika tekstur daun kelor sudah lembek, maka bisa langsung ditempelkan pada luka.
- Bisa juga haluskan terlebih dahulu daun kelor, kemudian tempelkan pada luka.
- Alternatif lain, yakni menggunakan serpihan halus daun kelor untuk ditempelkan pada luka.

Mgg/ Deta Jauda

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags