1. Home
  2. ยป
  3. Kesehatan
26 Juli 2019 22:01

11 Penyebab kanker usus yang perlu kamu waspadai

Sepele memang. Tapi ternyata sangat fatal akibatnya untuk kesehatanmu di masa mendatang Nur Luthfiana Hardian

Brilio.net - Kanker masih menjadi momok terbesar bagi manusia. Bagaimana tidak, penyakit yang satu ini tergolong sangat mematikan. Kanker dapat menyerang seluruh bagian organ tubuh manusia. Mulai dari bagian luar hingga organ penting di dalam tubuh, seperti usus.

Kanker usus merupakan istilah umum untuk penyebutan kanker usus besar. Kanker ini biasanya terjadi pada orang dewasa. Meski begitu bisa juga terjadi pada kalangan usia berapa saja. Kanker usus dimulai dari munculnya gumpalan kecil, sel non-kanker (jinak) yang disebut polip yang terbentuk di dalam usus.

Seiring waktu berjalan, polip ini menjadi tumbuh tidak normal dan merusak jaringan normal di dekatnya sehingga menjadi kanker usus. Jika kanker usus berkembang, banyak perawatan tersedia untuk membantu mengendalikannya, termasuk pembedahan, terapi radiasi dan perawatan obat, seperti kemoterapi.

Akan tetapi alangkah baiknya jika kamu bisa menjaga kesehatan dengan baik. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Mengetahui apa penyebab dari kanker usus bisa membuatmu lebih waspada.

Berikut beberapa penyebab kanker usus yang perlu kamu tahu dan bisa kamu cegah sedini mungkin, seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Jumat (26/7).


1. Usia.

BACA JUGA :
10 Makanan & minuman cegah kanker paru-paru, penyakit Sutopo Purwo


foto: pixabay.com


Usia menjadi salah satu faktor utama dari kasus penyakit ini. Mayoritas orang yang terkena kanker usus besar berusia lebih dari 50 tahun. Kendati demikian, kanker usus besar juga dapat didiagnosis pada usia berapa saja.


2. Alkohol.

BACA JUGA :
Ada belasan ribu bakteri menempel di smartphone-mu, awas penyakit

foto: pixabay


Sudah menjadi pembicaraan umum, kalau alkohol dapat merugikan kesehatan tubuh. Penggunaan alkohol yang berlebihan meningkatkan risiko kanker usus besar. Dilansir dari coloncancer.about.com, sebaiknya mulai dari sekarang kamu harus mulai menghindari minuman beralkohol.


3. Sudah memiliki riwayat kanker.

foto: pixabay


Jika kamu sudah pernah menderita kanker usus besar atau polip, maka kemungkinan besar kamu bisa terjangkit lagi di kemudian hari. Sebaiknya sering-seringlah mengontrol kesehatan langsung ke dokter.


4. Radang usus.

foto: pixabay


Radang usus kronis, seperti kolitis ulserativa dan penyakit crohn, dapat juga meningkatkan risiko kanker usus besar. Mulailah sejak dini merawat kesehatan usus, mulai dari merubah gaya hidup dan pola makan menjadi lebih sehat.


5. Genetika.

foto: pixabay


Keturunan dapat meningkatkan risiko kanker usus besar. Mutasi gen yang diturunkan dari generasi ke generasi keluarga dapat meningkatkan risiko kanker usus besar secara signifikan.

Contoh penyebab genetik yang paling umum dari kanker usus besar adalah mutasi menuju FAP (familial adenomatosa poliposis) dan HNPCC (kanker kolorektal non-poliposis herediter).


6. Berasal dari riwayat keluarga.

foto: pixabay


Jika kamu memiliki riwayat keluarga dengan kanker usus besar, kamu lebih mungkin terserang kanker usus besar. Apabila ada lebih dari satu anggota keluarga menderita kanker usus besar atau kanker dubur, risiko bahkan akan bertambah lebih besar lagi.


7. Makanan.

foto: pixabay


Makanan yang tidak sehat dapat memperburuk kesehatan. Seringnya mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan kolesterol dapat menyebabkan kanker usus. Misalnya terlalu banyak makan daging merah dan daging olahan.


8. Kurang olahraga.

foto: pixabay


Orang yang tidak aktif lebih mungkin terjangkit penyakit kanker usus. Melakukan aktivitas fisik secara teratur seperti olahraga dapat mengurangi risiko kanker usus besar.


9. Obesitas.

foto: pixabay


Orang yang mengalami obesitas memiliki peningkatan risiko kanker usus besar. Ini juga dapat menyebabkan peningkatan risiko kematian akibat kanker usus besar jika dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan normal.


10. Diabetes.

foto: pixabay


Orang dengan diabetes atau resistensi insulin juga memiliki peningkatan risiko kanker usus besar. Secara umum, penderita diabetes bisa 40% lebih mungkin terjangkit penyakit ini. Dibandingkan dengan mereka yang tidak menderita diabetes.


11. Menahan buang air besar.

foto: pixabay


Buang air besar merupakan salah satu hal yang alami dan dilakukan setiap hari. Namun terkadang ada juga orang yang justru menahan keluarga kotoran dari tubuh. Menahan feses tentu saja tidak nyaman dilakukan. Dari segi kesehatan juga sering menahan BAB keluar dapat menyebabkan risiko kanker usus meningkatkan.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags