1. Home
  2. ยป
  3. Kesehatan
16 Januari 2016 15:04

10 Kebiasaan yang katanya sehat ini sebaiknya kamu hindari

Informasi seputar kesehatan yang beredar di sekitarmu belum tentu benar, lho! Tony Febryanto

Brilio.net - Kamu pasti sering mendengar berbagai jenis tips kesehatan yang dianggap bikin sehat. Sumbernya beragam, bisa dari internet maupun majalah kesehatan. Tanpa mencari asal sumber tips tersebut, kamu menerapkannya dalam keseharianmu. Padahal tidak semua tips kesehatan yang kamu baca atau dengar itu benar.

Salah satu tips yang mungkin sering kamu dengar dan katanya menyehatkan yaitu mengonsumsi multivitamin setiap hari. Sebab makanan yang setiap hari konsumsi sebenarnya sudah mengandung vitamin yang dibutuhkan oleh tubuhmu. Nggak cuma itu, ternyata ada banyak tips kesehatan lain yang sebaiknya kamu hindari. Dilansir brilio.net dari techinsider, Jumat (15/1), berikut 10 kebiasaan yang katanya menyehatkan tapi harus kamu hentikan.

1. Memakai meja berdiri

foto: Flickr/Juhan Sonin

Ada informasi yang menyebut melakukan aktivitas keseharian sambil berdiri lebih menyehatkan ketimbang duduk selama berjam-jam. Namun menurut studi terbaru yang melibatkan 4.000 peserta, melakukan pekerjaan sambil berdiri tidak berpengaruh dalam menurunkan risiko kematian seperti yang disimpulkan penelitian sebelumnya. Hanya saja, kebiasaan ini membakar kalori lebih banyak per menit.

2. Mengonsumsi jus secara rutin

BACA JUGA :
Mitos dan fakta penyebab paru-paru basah, kamu wajib tahu!


foto: rwidagdo.files.wordpress.com

Serat pada buah dan sayuran akan rusak ketika dijus. Padahal serta berguna untuk membuat perutmu tetap kenyang dan nyaman sampai waktu makan berikutnya. Dalam jangka pendek, kebiasaan ini justru akan membuatmu cepat lapar, suasana hati berubah-ubah, dan mudah lelah. Sementara untuk jangka panjang, kamu akan kehilangan massa otot.

3. Mengonsumsi banyak vitamin C saat dilanda demam atau flu

foto: farm2.static.flickr.com

Sebetulnya, mengonsumsi sedikit vitamin C saja sudah mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu, batasan maksimal konsumsi harian vitamin C pada orang dewasa hanya 2.00 milligram. Terlalu banyak mengonsumsi vitamin C justru akan menyebabkan diare, muntah-muntah, dada terasa terbakar, sakit kepala, dan efek samping lainnya.

4. Makan putih telurnya saja

BACA JUGA :
20 Langkah sederhana untuk hidup sehat mulai dari sekarang

foto: pxlfitness.com

Ada anggapan yang mengatakan kalau mengonsumsi telur sebaiknya dipilih putihnya saja, karena bagian kuningnya mengandung banyak kolesterol. Padahal asumsi ini tidak sepenuhnya benar. Mengonsumsi telur tidak berdampak terlalu signifikan terhadap jumlah kolesterol dalam darahmu.

5. Bersihkan tanganmu memakai hand sanitizer

foto: fimela.com

Jika kamu mencuci tangan secara teratur, hand sanitizer sebenarnya tidak dibutuhkan. Selain itu, hand sanitizer tidak bisa membunuh semua jenis kuman yang hanya bisa dilakukan oleh sabun biasa atau air.

6. Mengonsumsi banyak multivitamin

foto: wikimedia.org

Di Amerika Serikat, mengonsumsi multivitamin sudah menjadi kebiasaan yang lazim setiap harinya. Namun seperti yang sudah dijelaskan, buah dan sayuran yang kamu konsumsi setiap hari sudah mengandung vitamin. Jadi konsumsi pil vitamin tidak dibutuhkan oleh tubuhmu.

7. Jangan kebanyakan makan MSG, nanti bikin bodoh

foto: staticflickr.com

Monosodium glutamate (MSG) kerap dikaitkan dengan penurunan kecerdasan seseorang. MSG adalah salah satu komposisi pada makanan untuk menguatkan rasa. Jadi tentu saja bahan makanan ini aman dikonsumsi.

8. Menahan napas setelah ada orang di dekatmu bersin

foto: Jonathan Ernst/Reuters

Saat ada orang di dekatmu bersin atau batuk, maka akan ada bakteri yang dilepaskan dengan kecepatan 50 sampai 200 km per jam. Itu artinya, menahan napas tidak akan terlalu membantu bakteri-bakteri tersebut hinggap di mulut, hidung, ataupun matamu.

9. Jangan mengkretek jari-jarimu.

foto: flickr.com/orijinal

Menurut sebuah studi, mengkretek jari-jari tangan tidak baik untuk persendian. Namun berdasarkan studi terbaru, kebiasaan tersebut justru baik dilakukan karena dapat berfungsi sebagai pelumasan dan mampu mencegah berbagai jenis gangguan pada persendian.

10. Mengonsumsi makanan rendah lemak

foto: supermetroemall.com

Kamu mungkin sering mendengar berbagai jenis produk makanan yang dilabeli dengan sebutan 'rendah lemak'. Tapi menurut para ahli, mengonsumsi makanan rendah lemak maupun makanan biasa tidak ada bedanya. Penelitian selama delapan tahun yang melibatkan 50.000 wanita menemukan bahwa konsumsi makanan rendah lemak tidak berpengaruh terhadap penurunan risiko kanker payudara, kanker pencernaan, maupun penyakit jantung.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags