1. Home
  2. ยป
  3. Global
5 September 2017 20:32

5 Fakta program bom nuklir Korea Utara yang bikin gempar dunia

Amerika Serikat menyebut bahwa saat ini Korea Utara setidaknya mempunya 60 senjata nuklir. Angga Roni Priambodo

Brilio.net - Dunia internasional kini sedang gempar terkait program nuklir Korea Utara. Beberapa waktu belakangan ini negeri yang dipimpin oleh Kim Jong-un sering sekali menguji coba rudal jarak jauh yang bisa membawa hulu ledak nuklir. Negeri tertutup tersebut bahkan pernah mengancam akan menyerang Guam, negara kecil yang di sana terdapat pangkalan militer Amerika Serikat, seteru Korea Utara.

Buat kamu yang juga perhatian terhadap masalah yang diprediksi bisa menjadi awal Perang Dunia III ini, Selasa (5/9) melansir dari Al Jazeera, lima fakta program nuklir Korea Utara yang bikin gempar tersebut.

BACA JUGA :
Begini gayanya jika Kim Jong-un belanja 10 barang rumah tangga di mal


1. Jangkauan rudal nuklir Korea Utara.

BACA JUGA :
Fotografer ini lakukan pemotretan beda hidup di Korsel vs Korut


Rudal Hwasong-14 adalah misil interbalistik milik Korea Utara yang secara teoretis mampu menjelajah hingga 10.400 kilometer. Hal ini membuat seluruh dunia dalam jangkauannya kecuali wilayah pantai timur Amerika Serikat, Amerika Latin, Afrika Barat dan Antartika.

2. Berapa hulu ledak nuklir yang dipunyai Korea Utara?


Amerika Serikat secara resmi menyebut bahwa saat ini Korea Utara setidaknya mempunya 60 senjata nuklir. Pada September 2016, Siegfried Hecker dari Johns Hopkins University mengatakan bahwa tetangga Korea Selatan itu bisa memproduksi enam bom nuklir tambahan dalam setahun.

3. Setelah mampu membuat bom nuklir, apakah Korea Utara mampu memproduksi bom hidrogen?


Bom hidrogen punya kekuatan dahsyat yang setara 50 sampai 100 kali kekuatan bom atom yang meluluh-lantakkan Hiroshima dan Nagasaki dulu. Pada Januari 2016, pemerintahan Kim Jong-un mengatakan siap mengaktifkan bom hidrogen pertamanya. Namun para ahli dunia skeptis tentang klaim Korea Utara tersebut.

4. Awal mula pengembangan program nuklir ada di tahun 1965.


Korea Utara mulai mengembangkan program nukirnya sejak era Uni Soviet di tahun 1965 dengan membangun rekator nuklir di Yongbyon. Para ilmuwan Soviet turut membantu pengembangan tersebut meski disangkal sendiri oleh Uni Soviet.

5. Tujuan tes senjata nuklir Korea Utara.


Analis dari pemerintah Korea Utara mengatakan bahwa pimpinan tertinggi disana melihat tes senjata nuklir mempunyai tujuan yaitu menjamin keamanan negara, pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran, serta menumbuhkan kehormatan dan prestise di dunia internasional.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags