1. Home
  2. »
  3. Gadget
8 November 2016 00:03

Ini alasan kenapa anak muda bermimpi memiliki bisnis Start Up

Acara “Start Up Connext Conference” pun banjir peminat. Islahuddin
foto: Twitter/@InspiratorFreak

Brilio.net - Ratusan anak muda berkumpul, Sabtu (5/11), di Ballroom Kuningan City. Eh ya mereka bukan hendak berdemo ya. Tapi sengaja datang untuk mengikuti acara Start Up Connext Conference.

Mereka ingin mendapatkan tips dari para pengusaha muda yang sudah sukses menjalankan start up yang kini makin marak dan berkembang di Tanah Air. Maklum, start up kini banyak digeluti anak-anak muda karena dari sisi pendapatan cukup menjanjikan.

Nggak heran deh jika mereka ingin mendapatkan pengetahuan dan pengalaman langsung dari sumber terpercaya seperti Kevin Mintaraga (Founder & CEO Bridestory), Gunawan Susanto (CEO IBM Indonesia), Andy Zain (Managing Director Kejora Ventures), Danny Oei Wirianto (GDP Ventures), Joseph Aditya (CEO Ralali.com), Rama Notowidigdo (Co-Founder & CPO Go-Jek), dan tentu saja motivasi sukses dari Billy Boen, CEO Young On Top yang menggagas acara ini.

Maklum deh, banyak ide yang selama ini menggelayuti benak anak muda, namun mereka bingung mau ngapain. Lewat acara ini, mereka pun banyak mendapat pelajaran berharga. Nggak sedikit dari mereka yang juga bertanya soal segmen pasar dan jenis bisnis yang menarik untuk digeluti. Yang perlu diperhatikan dalam memulai bisnis adalah potensi dari bisnis tersebut ke depan, ujar Rama Notowidigdo.

BACA JUGA :
15 Pemilik startup keren ini bakal studi banding ke Inggris, wah keren


Rama Notowidigdo, Co-Founder & CPO Go-Jek, saat berbagi kisah sukses (foto: Instagram/@elsanabilar)

Ya, siapa sih sekarang ini yang nggak kenal Go-Jek. Mungkin beberapa tahun lalu orang nggak akan berpikir bahwa yang namanya ojek bisa memanfaatkan aplikasi online. Malah ojek boleh jadi dinilai sebelah mata beberapa waktu lalu.

Tapi sekarang, bisnis ojek online meluas dan melibatkan ribuan pemilik motor yang menjadi pengojek. Rama juga menekankan bahwa seorang pengusaha jangan hanya melihat pada berapa nilai yang didapat dalam setiap transaksi.

Namun juga perlu dilihat berapa jumlah dan potensi transaksi yang bisa diperoleh oleh starup digital. Perlu dilihat number of order, seberapa banyak transaksi yang bisa didapatkan, ujar Rama berbagi tips.

BACA JUGA :
Seekmi, online jasa anak negeri yang curi perhatian investor dunia

foto: Twitter @gdilab/@MenembusLangit

Selain workshop dan diskusi dengan berbagai pengusaha sukses, Start Up Connext Conference juga diramaikan pameran sejumlah starup menarik seperti rumahweb.id. Yang jelas, acara semacam ini menjadi ajang bagi anak muda untuk menggali ilmu. Keren deh.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags