1. Home
  2. ยป
  3. Fashion
12 Oktober 2021 23:22

Angkat kain wastra, ini 5 fakta unik koleksi terbaru Lakon Indonesia

Beberapa ciri khasnya adalah kain batik, jumputan, dan tenun lurik, dengan bahan serat natural yang cocok dengan iklim tropis Indonesia. Syifa Fauziah

Brilio.net - Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan yang luar biasa. Tak hanya alamnya tapi juga kebudayaan yang begitu beragam. Mulai dari kuliner, suku, bahasa, hingga wastra atau kain tradisional yang memiliki keunikan tersendiri di setiap daerahnya.

Membahas mengenai wastra Indonesia atau kain tradisional tentu sangat menarik. Sebab kini kain tradisional banyak digemari oleh masyarakat. Kalau dahulu kain tradisional hanya digunakan saat acara adat dan acara penting, kini sudah bisa digunakan oleh siapa saja. Bahkan tak hanya di acara formal tapi juga non formal.

BACA JUGA :
Siap go internasional, ini 5 tips yang harus dikuasai desainer lokal


Kecintaan masyarakat terhadap kain tradisional tentunya juga didukung oleh para desainer lokal dan brand-brand lokal yang selalu mengedepankan kain wastra Indonesia sebagai bahan utama membuat pakaian.

Salah satunya adalah Lakon Indonesia yang terus berupaya untuk melestarikan kain tradisional agar bisa terus dicintai oleh semua kalangan. Pendiri Lakon Indonesia Thresia Mareta mengatakan setiap koleksi yang dibuat selalu bekerjasama dengan para pengrajin di berbagai daerah di Indonesia. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian pengrajin kain tradisional.

"Ini tahun kedua kita bekerjasama dengan pengrajin di daerah Jawa," ujarnya kepada media baru-baru ini.

BACA JUGA :
Bergaya edgy dan feminin dengan 25 koleksi COTTONINK for Anaz

Thresia juga mengatakan bahwa pihaknya baru saja merilis koleksi terbaru. Lewat fashion show bertajuk Gantari yang digelar di Candi Prambanan pada (9/10) lalu, acara tersebut bekerjasama dengan Kemenparekraf serta Jakarta Fashion and Food Festival (JF3).

Lantas seperti apa yah koleksi terbaru Lakon Indonesia? Berikut rangkumannya, Selasa (12/10).

1. Fashion show tersebut menggambarkan metamorfosa Lakon Indonesia, melakoni peranannya dalam menggali budaya dan tradisi serta mempertahankan prinsip dasar yang telah diwariskan secara turun temurun.

foto: Instagram/@mkglapiazza

2. Sebanyak 150 koleksi pakaian yang diperagakan oleh 100 orang model.

foto: Instagram/@mkglapiazza

3. Koleksi tersebut mengangkat kekayaan kain hasil karya tangan pengrajin tradisional berupa batik, jumputan, dan tenun lurik, dengan bahan serat natural yang cocok dengan iklim tropis Indonesia.

foto: Instagram/@mkglapiazza

4. Untuk warna-warnanya sendiri menggunakan warna-warna cerah, seperti oranye, ungu, merah, hijau.

foto: Instagram/@mkglapiazza

5. Tak hanya, Thresia juga menjelaskan bagaimana potongan yang ditampilkan telah menyesuaikan dengan potongan modern.

"Kita menyesuaikan dengan tren fashion saat ini tapi juga menyesuaikan dengan kainnya. Ini sebagai bentuk penghargaan pada kain agar tak merusak motif dan tak banyak sisa kain yang terbuang," pungkas Thresia.

foto: Instagram/@mkglapiazza

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags