1. Home
  2. ยป
  3. Duh!
25 Oktober 2017 03:09

Tega-teganya, bayi ini dibuang di tempat sampah dan dikerubungi semut

Bayi malang tersebut diyakini telah dibuang oleh orangtuanya. Ismarlina Mokodompit

Brilio.net - Bayi harus dirawat dengan sangat hati-hati karena mereka benar-benar layak mendapatkannya. Lagipula, mereka adalah malaikat kecil yang tidak berdosa. Sayangnya, tidak semua orang di dunia ini bisa menghargai kehadiran bayi. Contoh kasusnya adalah bayi yang baru lahir ditemukan di tempat sampah ini.

Bayi malang tersebut diyakini telah dibuang oleh orangtuanya. Untungnya, ada seorang pejalan kaki bernama Dreeraj Rathore yang menemukannya di tong sampah yang terletak di antara semak-semak.

"Saya sedang berjalan melewati tempat sampah di pinggir jalan kemudian saya mendengar teriakan bayi. Saya terkejut melihat kepala bayi mencuat dari plastik merah, banyak semut di sekujur kepala dan tubuhnya," kata Rathore seperti dikutip brilio.net dari elitereaders, Rabu (25/10).

BACA JUGA :
12 Potret lucu Naura Alaydrus, bayi 1 tahun yang hits dengan hijabnya


Sambil menunggu petugas kepolisian datang, Rathore dan beberapa orang membantu membersihkan semut-semut dari tubuh bayi itu dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Staf medis yang menangani mengatakan bahwa bayi yang beratnya hanya 1,5 kilogram itu dalam kondisi kritis. Ditambah lagi, didapati beberapa bekas luka memar yang menunjukkan adanya kekerasan fisik.

Polisi dikabarkan tengah melakukan penyelidikan karena mereka berharap bisa mengetahui keberadaan ibu dan atau ayah sang bayi. Diduga sang bayi dibuang karena berjenis kelamin perempuan. Para ahli mengklaim bahwa setidaknya ada jutaan bayi perempuan India yang hilang. Beberapa di antaranya adalah korban aborsi, sementara yang lainnya dibunuh.

BACA JUGA :
Terlahir seberat 0,5 kg, setelah 4 tahun kondisi bayi ini bikin takjub

Secara budaya, memiliki anak perempuan merupakan hal memalukan dan menurunkan derajat seorang ibu dalam keluarga. Selain itu, banyak orang tua di India menganggap jika memiliki anak perempuan sebagai beban keuangan. Sebab, wanita India harus membayar mahar dalam jumlah besar dan melakukan praktik lain saat menikah.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags