1. Home
  2. ยป
  3. Duh!
6 Januari 2017 21:08

Puluhan siswa SMA di Jepara dihukum berhujan-hujanan karena telat, duh

Pintu gerbang dikunci oleh kepala sekolah. Ahada Ramadhana

Brilio.net - Jumat (6/1) pagi, halaman depan luar gerbang Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Mlonggo, Jepara ramai oleh siswa yang terlambat. Semakin siang semakin banyak yang berdatangan. Di antaranya ada pula guru sekolah tersebut. Mereka tak bisa masuk ke area sekolah karena gerbang telah dikunci gembok oleh Kepala Sekolah. Padahal ketika itu sedang hujan. Akibatnya, puluhan orang tersebut harus berdiri di luar pagar dalam kondisi hujan.

Menurut narasumber brilio.net yang tidak bersedia disebutkan namannya, SMAN 1 Mlonggo memiliki budaya kerja bakti rutin setiap hari Jumat. Bisa dilaksanakan pada jam istirahat, bisa pula pagi pada jam pertama. Jam masuk kelas khusus pada hari Jumat adalah pukul 06.30. Sedangkan jam belajar selain hari Jumat dimulai pada pukul 07.00. Ketika masuk waktu tersebut, maka gerbang masuk sekolah ditutup.

BACA JUGA :
Biarkan Arsy pakai baju seperti ini, Ashanty dihujat netizen


Salah satu pegawai di sekolah yang mengetahui kejadian ini langsung keluar untuk membuka kunci gembok gerbang. Karena tak juga terbuka akhirnya gerbang diangkat. Anak-anak berlarian masuk. Kepala sekolah sedang berada di sana menyaksikan para siswanya yang basah kuyup. Namun tak berselang lama, pintu gerbang ditutup kembali tanpa digembok oleh kepala sekolah.

BACA JUGA :
5 Seleb ini punya hobi bersepeda, mau dong diajak gowes


Setidaknya ada 11 murid yang pingsan. Sebagian dilarikan ke Puskesmas terdekat, sebagian lagi diarahkan ke RS Islam Sultan Hadlirin Jepara. Para siswa yang telah berada di dalam area sekolah menunjukkan solidaritasnya. Mereka berkumpul di hall memohon kepada kepala sekolah untuk menghentikan hukuman tersebut. Akibat desakan ini, para siswa di luar gerbang diperbolehkan masuk area sekolah setelah mematung sekitar 1,5 jam lamanya.



Para siswa diperkenankan masuk kelas seperti biasa. Namun melihat kondisi para siswa yang basah kuyup, proses belajar mengajar diakhiri pada pukul 9. Para siswa dipulangkan bersamaan dengan redanya hujan.





Dari post facebook Rama Dinta, beredar capture pesan broadcast blackberry messenger. Berikut bunyi pesan tersebut.

"Hari Jumat ini rencana ada acara Jumat bersih (kerja bakti) disuruh berangkat jam 06.30, berhubung kondisi cuaca hujan deras jadi banyak siswa yang terlambat, lalu mereka (yang terlambat) dihukum berdiri hujan"an selama 1 jam lebih hampir 2 jam. Bahkan ada yang mendengar saat kepala sekolah itu sedang ceramah menyebut siswanya sebagai hewan, entah apa yang ada di pikiran kepala sekolah SMAN 1 Mlonggo itu.

Hukuman dibubarkan setelah para siswa yang tak kena hukuman menangis sambil memohon untuk menghentikan hukuman yang terlambat, banyak siswa yang pingsan karena menggigil kedinginan (termasuk adek kandungku) bahkan ada yang sampe diangkat mobil ambulance, sungguh kejam"





Kejadian ini menyita perhatian Kepolisian Sektor setempat serta Kepolisian Resort. Sebagian murid tak langsung kembali ke rumah masing-masing. Mereka menuju Disdikpora Kabupaten untuk menyuarakan keberatan atas bentuk hukuman yang baru saja menimpa rekan-rekan sesama siswa.

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags