1. Home
  2. ยป
  3. Duh!
6 Desember 2018 09:58

Proses lamaran yang dirancang indah ini rusak gara-gara pesepeda

Kira-kira lamaran si cowok diterima atau ditolak ya.. Weni Arfiyani

Brilio.net - Prosesi lamaran dalam sebuah hubungan tentunya menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh pasangan. Pasalnya, lamaran inilah yang menjadi penanda bahwa hubungan yang sudah lama dibina dengan pasangan mulai menatap jenjang yang lebih serius, yakni pernikahan. Tidak heran, banyak orang yang merancang kejutan-kejutan romantis untuk melakukan lamaran kepada kekasih tercintanya.

Kendati demikian, nggak semua rencana kejutan saat melamar ini bisa berjalan sesuai harapan. Terkadang, ada saja hal-hal yang tidak sengaja merusak rencana lamaran seseorang. Seperti yang dialami oleh seorang pemuda asal Amerika Serikat, Blake Martin. Pria 25 tahun tersebut merancang sebuah lamaran romantis untuk sang kekasih Shannon Keene, di Taman Nasional Kentucky, Amerika Serikat.

Blake Martin sudah merencanakan untuk mengambil foto kejutan lamarannya dengan Shannon di taman tersebut. Tiba di salah satu spot yakni sebuah jembatan kayu yang otentik di Cherokee Park, Louisville, dirinya memutuskan untuk berlutut di belakang Shannon yang saat itu sedang melihat-lihat sekitar jembatan. Sang fotografer pun mengambil potret awal dari momen romantis yang akan dilakukan oleh Blake Martin.

BACA JUGA :
10 Cara lamaran sesuai profesi ini unik dan romantis


foto: dailymail.co.uk


Sayangnya, momen yang sudah dirancang dengan begitu berhati-hati tersebut seketika rusak saat hari H. Pasalnya, secara tiba-tiba, saat Blake berlutut untuk melamar Shannon, seorang pesepeda melintasi jembatan, tepat di tengah-tengah kedua sejoli ini. Shannon yang sebelumnya memunggungi Blake, kemudian berbalik dan melihat Blake sudah berlutut, sedangkan di hadapannya ada pesepeda yang melintas begitu saja.

BACA JUGA :
Gokil, pria ini lamar kekasihnya dengan enam cincin sekaligus

foto: dailymail.co.uk


Blake Martin mengaku dirinya sudah tiga bulan lamanya merencanakan lamaran tersebut kepada Shannon.

"Aku sudah merencanakan lamaran ini selama tiga bulan. Aku sangat gerogi dan itu terjadi sangat cepat. Aku berlutut dan tiba-tiba pesepeda berbaju oranye itu lewat kemudian dia langsung berteriak minta maaf. Sangat tidak terduga," ungkap Blake seperti dikutip brilio.net dari Dailymail Kamis (6/12).

Dirinya memilih spot terbaik untuk mengambil foto lamaran di Cherokee Park dan meminta bantuan temannya, Christine Calacsan, untuk mengabadikan momen lamaran itu melalui bidikan kamera. Christine merupakan teman dari pasangan kekasih ini yang diminta Blake untuk menghubungi Shannon guna melakukan photoshoot.

Menurut Shannon, Christine tiba-tiba menghubunginya dan meminta bantuannya untuk mencoba kamera barunya. "Salah satu temanku di sekolah hukum dulu pernah mengambil foto kami dan Blake menghubunginya lalu bertanya apakah dia bisa menghubungi saya, dan berpura-pura ingin menguji lensa barunya," terang Shannon.

foto: dailymail.co.uk


"Aku kira kita hanya akan berpose untuk senang-senang saja. Kami berada di jembatan kecil, dan Blake memintaku untuk melihat ke sungai membelakanginya untuk berfoto. Ku pikir aneh, kenapa kita berpose sendiri-sendiri padahal ini pemotretan pasangan. Waktu aku berbalik, tiba-tiba dia sudah berlutut. Aku terkejut, tapi kemudian dia berkata 'Aku sangat mencintaimu, aku ingin menghabiskan hidupku bersamamu. Maukah kau menikah denganku?" jelas Shannon.

Kendati momen lamaran tersebut tidak berjalan sesuai rencana, Shannon yang sudah empat tahun berpacaran dengan Blake akhirnya menerima lamaran tersebut. Merekapun berencana akan menikah di tahun 2020 mendatang.




SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags