1. Home
  2. »
  3. Duh!
18 Maret 2026 15:10

Kisah pilu pemudik di Pelabuhan Ciwandan, dapat kabar ibu wafat saat sedang antre kapal

Melalui sebuah panggilan telepon, ia mendapatkan informasi bahwa ibunya telah meninggal dunia. Agustin Wahyuningsih
Kisah Haru Pemudik foto: Instagram/@humaspoldabante

Brilio.net - Suasana ramai di Pelabuhan Ciwandan, Banten, mendadak berubah menjadi penuh duka. Seorang pria bernama Deni, yang tengah melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman, terpaksa menghentikan langkahnya saat sedang berada dalam barisan antrean menuju kapal. Melalui sebuah panggilan telepon, ia mendapatkan informasi bahwa ibunya telah meninggal dunia.

Kabar tersebut datang tepat di saat Deni sedang berjuang menembus kepadatan arus mudik demi bisa berkumpul dengan keluarga. Air mata Deni tumpah di tengah ribuan pemudik lainnya. Polisi yang sedang bertugas pun turut memberi penguatan.

BACA JUGA :
Bukan sekadar pulang kampung, ini kepanjangan dan makna mudik


Pendampingan dari Petugas Keamanan

Kisah Haru Pemudik
foto: Instagram/@humaspoldabante

Melihat kondisi psikologis Deni yang terpukul, personel kepolisian yang berjaga di lokasi segera bertindak. Petugas berusaha menenangkan dan memberikan dukungan moral agar pemudik asal Mesuji, Lampung tersebut tetap tegar.

BACA JUGA :
Serasa pindahan rumah, momen pria bawa banyak barang hingga tanaman saat mudik ini bikin geleng kepala

"Niat hati ingin memeluk dan bersimpuh di kaki Ibu saat lebaran, namun takdir berkata lain. Personel Polda Banten yang berjaga berusaha memberikan penguatan dan pendampingan di saat titik terendah saudara kita ini," tulis keterangan akun Instagram @humaspoldabanten, dikutip brilio.net, Rabu (18/3/2026).

Kisah Haru Pemudik
foto: Instagram/@humaspoldabante

Petugas di lapangan memastikan Deni mendapatkan ruang untuk menenangkan diri sejenak sebelum memutuskan langkah selanjutnya di tengah padatnya jadwal penyeberangan.

Melanjutkan Perjalanan dengan Hati Berat

Meski dalam kondisi berduka sedalam-dalamnya, Deni memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanannya menuju Lampung. Perjalanan ini kini bukan lagi sekadar mudik biasa, melainkan sebuah kepulangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang ibu.

Kejadian yang diunggah pada Selasa (17/3/2026) kemarin ini menjadi pengingat bagi setiap individu bahwa di balik hiruk-pikuk tradisi tahunan ini, terdapat beragam cerita perjuangan.

“…Mari sejenak kirimkan doa terbaik untuk almarhumah dan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan. 🤲🏼,” tutup keterangan akun tersebut.

SHARE NOW
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags