1. Home
  2. ยป
  3. Creator
26 Maret 2020 19:21

Tiffany Young angkat suara mengenai rasisme di tengah pandemi Corona

Tiffany Young atau dikenal dengan Tiffany SNSD berbicara mengenai rasisme terhadap orang keturunan Asia di tengah pandemi Corona. Sifaon 19

Jika kamu seorang penggemar grup K-Pop generasi kedua, sebut saja SHINee, 2NE1, KARA, dan lainnya, pasti kamu familiar dengan Girls' Generation aka SNSD. Girl groupyang pada awalnya beranggotakan sembilan orang ini dengan lagu debutnya Into the New Worlddan Kissing Youmemang masih aktif sampai sekarang dan ada beberapa member yang masih di bawah naungan SM Entertainment. Ada juga yang pindah agensi dengan memulai karier yang baru, dengan kata lain tidak semua personelnya berada di agensi yang sama.

Siapa yang tak kenal Tiffany Hwang atau yang lebih dikenal dengan nama Tiffany Young. Tiffany selama ini dikenal sebagai salah satu member girlband Girls' Generation atau SNSD yang berposisi sebagai lead vocal. Tak hanya sebagai seorang penyanyi, Tiffany juga berbakat sebagai model dan presenter. Pada saat itu, ia sempat merilis single sebagai solois di Korea Selatan melalui lagu I Just Wanna Dance.


Tiffany pernah turut meramaikan Super K-pop Festival (SKF) Indonesia 2019 yang diselenggarakan di ICE, BSD. Pada Oktober 2017, Tiffany memutuskan keluar dari SM Entertainment dan memilih kembali ke Los Angeles, Amerika Serikat untuk fokus sebagai solois di negara kelahirannya. Pertengahan 2019, ia telah merilis beberapa single yakni Lips on Lips dan Magnetic Moon.

Baru-baru ini Tiffany berbicara mengenai rasis yang diterima oleh orang keturunan Asia di tengah maraknya kasus global pandemi Corona di akun Instagram pribadinya pada tanggal 24 Maret 2020. Dia merasa sedih terhadap perlakuan rasis tersebut. Tiffany selama ini tinggal di Los Angeles. Sayangnya kebanyakan orang keturunan Asia-Amerika di negaranya harus menerima perlakuan rasis sejak awal munculnya kasus virus Corona.

Tiffany memberitahu kepada penggemarnya bahwa dia turut melakukan social distancing yang dianjurkan pemerintah setempat dengan berdiam diri di rumah sebagai salah satu aksi mengurangi penyebaran virus Corona.

Bukan hanya Tiffany saja yang terpengaruh dari perlakuan rasis ini, Eric Nam, penyanyi Korea Selatan baru-baru ini memberitahu cerita yang mengejutkan di podcastnya tentang bagaimana dia dan teman-temannya ditolak di restauran di New York.

Selain itu, ada juga chef keturunan Korea-Amerika mengunggah di akun Instagram pribadinya. Dia memohon agar tidak berteriak kepadanya atau mengusirnya di ruang publik karena dia memakai masker.

Tak lupa juga Tiffany berharap kepada tiap orang agar selalu tetap semangat dibanding terpecah-belah dan selalu menyebarkan kebaikan dibanding kebencian. Selain itu dia juga berharap agar tiap orang ingat terhadap sikap kemanusiaan dan cinta diatas segalanya meski di kondisi yang sekarang ini. Dia optimis, hal ini bisa dilewati bersama jika kita bahu membahu bersama tidak terpecah belah.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags