1. Home
  2. ยป
  3. Creator
8 Mei 2019 15:57

Terkesan sepele, 5 pertanyaan ini belum ditemukan jawabannya

Bahkan para ilmuwan pun belum dapat menjawabnya. Fikri Alfathan

Penelitian ilmiah tidak ada yang mencoba membuktikan sesuatu yang sudah pasti. Penelitian ilmiah selalu mencoba untuk membuktikan sesuatu yang belum pasti. Hal ini dikenal juga sebagai metode ilmiah, sesuatu yang sebenarnya dilakukan oleh semua orang setiap harinya.

Contoh kecilnya adalah "Apakah jika saya meminum susu sapi saya akan sakit?" Dan hanya ada satu cara mengetahui hal tersebut. Yaitu dengan meminum susunya. Jadi, kita membuat sebuah hipotesa lalu kita menguji hipotesa tersebut. Apakah meminum air susu sapi akan membuatmu sakit? Kalau begitu coba minum susu lain. Apakah hasilnya akan sama? Hal ini lah yang dilakukan oleh para ilmuwan setiap harinya.


Namun, beberapa pertanyaan masih tidak dapat dijawab atau dibuktikan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa saja metafisik atau perlu pengujian lebih lanjut yang masih harus dilakukan. Inilah 8 pertanyaan yang belum dapat dijawab oleh para ilmuwan sampai saat ini.

8. Dapatkah kita berhenti menua?

Sebenarnya, apa sih menua itu? Dan mengapa kita sebagai manusia bisa menua? Pada dasarnya, menua adalah proses perubahan fisik yang membuat molekul kita rusak yang terjadi secara perlahan. Walaupun sebenarnya hal tersebut masih banyak dipertanyakan. Apapun penyebabnya, para ilmuwan masih bertanya-tanya apakah kita sebagai manusia bisa berhenti menua?

7. Apakah hukum biologi di alam semesta sama rata?

Walaupun sejauh ini dari pengamatan para ilmuwan bahwa hukum fisik dan hukum kimia selalu sama di banyak bagian di alam semesta, para ilmuwan masih belum yakin apakah hukum biologis di berbagai planet lainnya sama seperti di Bumi? Apakah ada makhluk hidup yang bernapas dengan menghirup karbon dioksida? Atau ada makhluk hidup yang terbuat dari silikon? Para ilmuwan masih belum menemukan jawabannya.

6. Dapatkah kita menopang kehidupan manusia di abad selanjutnya?

Pertanyaan ini selalu muncul di sepanjang sejarah manusia. Dahulu, banyak tokoh politik dan tokoh analisis yang mengatakan bahwa ke depannya akan sulit menopong kehidupan banyak manusia di Bumi. Tentu saja, setelah penemuan rel kereta api, aliran listrik dan pabrik-pabrik hal ini dapat dipatahkan. Namun, pertanyaan ini kembali muncul di zaman sekarang. Setelah ini, apakah kita akan memiliki solusi baru dalam menopong kehidupan banyak manusia ke depannya?

5. Kenapa kita suka mendengar musik?

Kenapa manusia suka mendengar berbagai macam kombinasi getaran suara dengan frekuensi berbeda? Kenapa manusia bisa menemukan hal ini dan membuat hal ini? Lalu, apa sih tujuan dari membuat musik? Sampai sekarang, para ilmuwan masih belum memahami mengapa manusia suka mendengarkan musik.

4. Apa itu kehidupan?

Pasti kalian menganggap bahwa ini adalah pertanyaan yang mudah dijawab. Namun sebenarnya, pertanyaan ini merupakan pertanyaan yang rumit. Seperti bagaimana kita mengatakan bahwa sesuatu itu adalah makhluk hidup? Apa kualifikasi hal tersebut untuk disebut sebagai makhluk hidup? Apakah komputer itu makhluk hidup? Apakah virus itu makhluk hidup? Para ilmuwan masih belum dapat menjawab pertanyaan ini.

3. Apa itu karya seni?

Tolstoy pernah mencoba untuk memberikan jawabannya mengenai pertanyaan ini, namun tetap saja para ilmuwan masih belum dapat membuat jawaban secara ilmiah tentang mengapa kita melihat seni sebagai sebuah keindahan yang padahal hal tersebut hanyalah pola, bentuk, dan warna? Apa sebenarnya tujuan dari karya seni? Kenapa karya seni ada? Dan pertanyaan lainnya pun muncul, apa itu keindahan?

2. Apa itu gaya gravitasi?

Kita semua tahu gravitasi itu menarik objek, namun kenapa hal ini bisa terjadi? Apa yang membuat gravitasi ini ada dan kenapa ia harus menarik objek? Para ilmuwan sudah mencoba memberikan jawaban mereka masing-masing, namun tetap saja belum ada jawaban pasti yang memuaskan mereka mengenai apa itu gaya gravitasi.

1. Kenapa kita tidur?

Kita semua pasti berpikir bahwa kita tidur untuk beristirahat dan meregenerasi. Namun ternyata, otak kita sama aktifnya baik ketika kita terbangun atau pun tertidur, bahkan otak lebih aktif ketika kita sedang tertidur. Dan lagi, sebenarnya kita tidak memerlukan istirahat selama 8 jam tanpa bergerak untuk beristirahat setelah beraktivitas. Faktanya, kita sebenarnya tidak memerlukan tidur sama sekali. Otot-otot dan sel-sel kita dapat memulihkan diri bahkan ketika kita sedang terbangun.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags