1. Home
  2. ยป
  3. Creator
14 Februari 2020 17:47

Tak seperti di Indonesia, etika makan di 5 negara ini terkesan unik

Di mana kaki berpijak maka di situlah langit dijunjung. Pepatah ini menggambarkan bagaimana etika harus tetap ada di mana pun berada. Hana Aresha

Setiap negara pasti memiliki cara tersendiri untuk melakukan kegiatan sehari-harinya, contohnya dalam hal etika makan. Tak semua negara mempunyai etika makan yang sama dengan negara kamu sendiri meski dasarnyasama-sama ingin hal yang baik. Etika saat makan yang sudah menjadi hal biasa di negeri sendiri belum tentu dibenarkan kala berada di negara lain.

Berikut ini adalah lima negara yang mempunyai etika makan unik.


1. Cina.

Kalau biasanya menghabiskan makanan tanpa sisa adalah hal wajib, maka berbeda dengan Cina. Negeri Tirai Bambu ini melarang untuk menghabiskan makanan tanpa sisa karena akan dianggap belum kenyang dan ditakutkan sang pemilik rumah tidak menyediakan makanan lebih.

2. Jepang.

Makan dengan sumpit di Jepang adalah hal biasa, tapi jangan sekali-kali membiarkan sumpit berada di mangkok atau di makanan dalam posisi vertikal. Hal ini menggambarkan dupa yang ada di pemakaman dan bagi mereka ini bukan hal yang baik.

3. Hungaria.

Cheers dan tos haram dilakukan di negara ini. Hal ini dikarenakan suara yang dihasilkan dari dentingan gelas tersebut mendeskripsikan pemberontakan yang dilakukan oleh pemerintah Australia dulu. Setelah Australia berhasil dengan tujuannya, mereka mendentingkan gelas yang terbuat dari kaca sehingga ini akan mengingatkan Hungaria akan kejadian tersebut.

4. Brazil.

Jika pada umumnya makan dengan tangan adalah hal biasa di Indonesia, maka tidak dengan di Brazil. Jika makan dengan tangan di sana maka kamu akan dianggap tidak sopan dan kasar.

5. Kanada.

Di negara ini kentut diperbolehkan setelah makan. Jika orang menghindari kentut di depan publik seusai makan, maka di Kanada hal ini dianggap sebagai rasa syukur terhadap Tuhan.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags