1. Home
  2. ยป
  3. Creator
24 Oktober 2018 15:34

Siapa saja 20 pencetak gol termuda di kompetisi Champions League?

Beberapa dari mereka menjadi legenda, beberapa nama lagi tak pernah terdengar Fudi Theonardo

Para pemain ini masih berusia muda saat mereka mencetak gol dalam laga Liga Champions. Kompetisi yang dimulai sejak tahun 1992 ini telah melahirkan banyak pemain hebat yang kemudian menjadi legenda. Tapi dalam daftar ini, banyak pula pemain tak pernah terdengar namanya di dunia internasional. Walaupun begitu, mereka tetap masuk dalam sejarah sebagai pencetak gol dalam kompetisi bergengsi ini. Majalah FourFourTwo telah membuat daftar 20 pemain termuda yang mencetak gol di Champions League.

20. Lionel Messi: 18 tahun, 132 hari
Barcelona (vs Panathinaikos), 2005/06

Messi memang tidak asing dengan berbagai rekor yang dipecahkan, tapi dia hanya menjadi pemain urutan 20 dalam daftar ini ketika dia mencetak gol di Liga Champions. Leo mencetak gol ketiga saat Barcelona menang 5-0 melawan Panathinaikos di tahun 2005. Walau hanya berada di urutan 20, kini dia telah mengumpulkan 4 tropi juara Liga Champions, dan menambah 104 gol (dan masih akan bertambah).



19. Raul: 18 tahun, 113 hari
Real Madrid (vs Ferencvaros), 1995/96

Raul mencetak gol pertama dari total 71 gol di kompetisi ini melalui sundulan kepala pada tahun 1995. Klub asal Hungaria, Ferencvaros, memilih untuk tidak menjaga pemain bertubuh kecil ini, tapi akhirnya merasakan akibatnya karena Raul mencetak hattrick dalam pertandingan yang berkesudahan 6-1. Hingga saat ini, dia masih memegang rekor sebagai pemain termuda yang mencetak hattrick di Champions League.


18. Per Ciljan Skjelbred: 18 tahun, 90 hari
Rosenborg (vs Olympiakos), 2005/06

Kehadiran Skjelbred di pentas Liga Champion berakhir dengan mimpi buruk. Playmaker ini mencetak gol dalam debutnya, tapi di pertandingan berikutnya dia mendapat tekel brutal yang mengakibatkan patah kaki. Setelah cedera tersebut, dia tak pernah mencetak gol lagi di Liga Champions.


17. Patrick Kluivert: 18 tahun, 89 hari
Ajax (vs AEK Athens), 1994/95

Gol pertama pemain Belanda ini tenggelam dalam berita atas gol keduanya, 7 bulan kemudian, yaitu di Final Liga Champions 1995. Dalam final tersebut, Kluivert muda masuk sebagai cadangan menghadapi pemain terkenal seperti Franco Baresi, Paolo Maldini dan Alessandro Costacurta. 2 tahun kemudian, Milan merekrutnya, sebelum dia pindah ke Barcelona. Anaknya yaitu Justin Kluivert yang bermain untuk AS Roma, tak dapat mengalahkan rekor ayahnya karena mencetak gol di usia 19 tahun.


16. Mario Balotelli: 18 tahun, 85 hari
Inter (vs Anorthosis), 2008/09

Balo mencetak gol debut dalam pertandingan imbang 3-3 melawan Anorthosis. Dia memang pemain yang nakal dan tak akur dengan pelatihnya Jose Mourinho di Inter Milan. Walau meraih gelar Golden Boy di tahun 2010, karirnya terus menurun, dan kini bermain untuk tim Nice di Prancis.


15. Nigel de Jong: 18 tahun 80 hari
Ajax (vs Arsenal), 2002/03

De Jong adalah pemain yang berposisi gelandang bertahan dan jarang mencetak gol, sehingga agak aneh melihatnya masuk dalam daftar pencetak gol termuda ini. Dia menyumbangkan gol untuk Ajax di Highbury dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 melawan Arsenal. Kini di usia 33 tahun, De Jong masih bermain di klub Al Ahli, Qatar.


14. Roque Santa Cruz: 18 tahun, 71 hari
Bayern Munich (vs PSV), 1999/2000

Pemain muda berbakat Paraguay ini telah mencetak gol di Copa Libertadores sejak berumur 17 tahun. Kemudian dia direkrut oleh Bayern Muenchen dan mencetak gol debut, walau dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 2-1 atas PSV. Kini Cruz telah berusia 37 tahun dan bermain untuk klub pertamanya Olimpia.


13. Andriy Shevchenko: 18 tahun, 69 hari
Dynamo Kiev (vs Bayern Munich), 1994/95

Sheva mencetak gol debut dalam kekalahan 4-1 atas Bayern Muenchen, tapi kemudian namanya mulai dikenal, apalagi setelah berduet maut dengan Sergei Rebrov di Dynamo Kiev. Setelah itu, dia dipinang AC Milan dan menyumbang 173 gol untuk mereka. Di Final Liga Champions 2003 melawan Juventus, dia mencetak gol, tapi gagal memasukkan dari titik penalti melawan Liverpool di Final tahun 2005.


12. Kylian Mbappe: 18 tahun, 64 hari
Monaco (vs Manchester City), 2016/17

Mbappe menang lari atas Nicolas Otamendi untuk mencetak gol pertamanya di Liga Champions dalam kekalahan 5-3 Monaco dari Manchester City, namun itu terbukti merupakan gol penting. Pemain depan Prancis itu mencetak gol lagi di leg kedua saat kemenangan 3-1 membuat tim asuhan Pep Guardiola kalah lewat gol tandang. Sekarang di PSG, pemenang Piala Dunia berusia 19 tahun ini sudah memiliki 12 gol Liga Champions, dan mengalahkan Patrick Kluivert sebagai remaja paling produktif yang pernah ada dalam kompetisi.


11. Samuel Kuffour: 18 tahun, 61 hari
Bayern Munich (vs Spartak Moscow), 1994/95

Kuffour adalah pemain muda asal Ghana yang bermain sebagai bek tengah di Bayern Muenchen. Dia jarang mencetak gol dalam karirnya, tapi membuat satu gol lewat sundulan dalam pertarungan imbang 2-2 melawan Spartak pada tahun 1994. Dia menjadi bagian dari pemenang Liga Champion tahun 2001, tapi Kuffour tak dapat menambah jumlah gol lagi di kompetisi ini.


10. Mariyan Ognyanov: 18 tahun, 59 hari
Levski Sofia (vs Chelsea), 2006/07

Kurang dari 2 bulan setelah ulang tahun ke 18, Ognyanov mencetak gol pertama untuk klub Bulgaria ini di Liga Champions. Saat itu Didier Drogba mencetak hattrick, dan gol Ognyanov hanya merupakan konsolasi dalam kekalahan 3-1. Walau kalah, pemain muda ini terlihat gembira dan melakukan selebrasi atas gol debutnya.


9. Alex Oxlade-Chamberlain: 18 tahun, 44 hari
Arsenal (vs Olympiakos), 2011/12

Pemain termuda asal Inggris yang mencetak gol dalam kompetisi ini, Ox mengambil rekor tersebut dari rekan setimnya Theo Walcott saat ia mencetak gol hanya delapan menit dalam debut Liga Champions. Gol Oxlade-Chamberlain dalam kemenangan 2-1 datang hanya enam minggu setelah pemain tengah itu pindah dari Southampton ke Arsenal saat berusia 17 tahun. Kini pemain berusia 25 tahun tersebut mengenakan seragam Liverpool.


8. Karim Benzema: 17 tahun, 355 hari
Lyon (vs Rosenborg), 2005/06

Hanya ada 8 pemain yang berusia di bawah 18 tahun yang mencetak gol di kompetisi Liga Champions, dan Benzema merupakan salah satu diantaranya. Pemain Prancis tersebut mencetak gol debut saat Lyon menang 2-1 atas Rosenborg. Ketika berusia 21 tahun, Benzema direkrut oleh Real Madrid tahun 2009, dan telah mencicipi 4 gelar juara Liga Champions. Kini dia telah menyumbang 56 gol, dan merupakan pemain urutan 4 top skorer sepanjang masa bersama Ruud Van Nistelrooy.


7. Aaron Ramsey: 17 tahun, 300 hari
Arsenal (vs Fenerbahce), 2008/09

Pemain asal Wales ini menjadi pemain kedua yang lahir setelah 1990, yang mencetak gol di Liga Champions. Gol tersebut dilakukan dalam kemenangan Arsenal 5-2 atas Fenerbahce pada tahun 2008, dan dia mengulang gol ke klub yang sama tahun 2013. Pemain berusia 27 tahun ini habis kontrak musim depan dan kemungkinan akan pindah klub.


6. Breel Embolo: 17 tahun, 263 hari
Basel (vs Ludogorets), 2014/15

Striker Swiss berbakat ini melakukan debutnya pada usia 16, mencetak gol setelah hanya empat menit, kemudian mencetak gol di Liga Champions musim berikutnya. Perhatian tertuju padanya saat remaja ini mengumpulkan 17 gol di semua kompetisi di musim 2014/15, dengan para pemandu bakat bersemangat mencatat campuran atribut fisik dan teknis striker bertinggi 6 kaki ini. Sayangnya setelah pindah 20m ke Schalke pada tahun 2016 Embolo mengalami cedera pergelangan kaki dan ligamen, menyebabkan dia kehilangan hampir satu tahun sepakbola. Striker ini kembali musim lalu, dan merupakan bagian dari skuad Swiss di Piala Dunia, dan telah mencetak gol pertamanya di Liga Champions untuk Schalke musim ini.


5. Martin Klein: 17 tahun, 240 hari
Sparta Prague (vs Panathinaikos), 2001/02

Nama Martin Klein dalam mesin pencari di website dihubungkan dengan pegulat asal Estonia dalam Olimpiade tahun 1912, tapi Klein yang ini adalah bek tengah asal Ceko. Klein muda mencetak gol dalam kekalahan Sparta Praha 2-1 dari Panathinaikos. Kemudian dia bertualang ke Liga Kazakhstan serta Malta, dan tak pernah bermain lagi di Liga Champions.


4. Cesc Fabregas: 17 tahun, 218 hari
Arsenal (vs Rosenborg), 2004/05

Saat Fabregas mencetak gol dalam kemenangan 5-1 Arsenal atas Rosenborg, dia menjadi pemain termuda sepanjang masa yang bermain di tim utama Arsenal, dan juga pencetak gol termuda. Namun walau karirnya telah memenangkan 1 Piala Dunia dan dua gelar Kejuaraan Eropa untuk Spanyol, gelar La Liga setelah kembali ke Barcelona pada tahun 2011 dan dua gelar Liga Premier dengan klub saat ini Chelsea, Fabregas tidak pernah memenangkan kompetisi ini.


3. Bojan Krkic: 17 tahun, 217 hari
Barcelona (vs Schalke), 2007/08

Bojan menjadi pemain pertama yang lahir setelah tahun 1990 dan mencetak gol di Liga Champions. Dia mengalahkan Messi sebagai pemain termuda Barcelona yang mencetak gol di kompetisi ini. Julukan "The Next Messi" dikenakan padanya, tapi dia tak dapat menyamai yang asli. Setelah pindah dari Barca, dia bertualang ke AS Roma, Milan, Ajax dan Stoke City.


2. Mateo Kovacic: 17 tahun, 215 hari
Dinamo Zagreb (vs Lyon), 2011/12

Kovacic mencetak gol pertama untuk Zagreb, tapi pemain Lyon marah melihat pemain ingusan ini dan membantai mereka 7-1. Tapi dia memperoleh prestasi pribadi menjadi pemain termuda yang menjadi kapten Zagreb, kemudian pindah ke Inter tahun 2013, dan Real Madrid tahun 2015. Kini pemain berusia 24 tahun tersebut dipinjamkan ke Chelsea.


1. Peter Ofori-Quaye: 17 tahun, 194 hari
Olympiakos (vs Rosenborg), 1997/98

Banyak yang tidak tahu bahwa pencetak gol termuda di Liga Champions ini berasal dari Ghana. Saat itu, striker muda ini merupakan prospek berbakat yang datang ke klub Kalamata di Yunani dan mencetak gol sejak berusia 15 tahun. Juara Yunani Olympiakos membelinya tahun 1997, dan dia menghabiskan 6 tahun disana, dan menyumbang 3 gol di Liga Champions.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags