1. Home
  2. ยป
  3. Creator
30 Oktober 2019 14:50

Selain Sumpah Pemuda, 4 peristiwa penting ini terjadi pada 28 Oktober

Hari-hari penting di dunia ini juga terjadi pada tanggal 28 Oktober. DharmaOne 11

Tanggal 28 Oktober diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda di Indonesia. Sumpah Pemuda sendiri merupakan hari nasional yang bermakna bagi bangsa Indonesia. Sumpah Pemuda menjadi salah satu tonggak kemerdekaan Indonesia dan berisi ikrar para pemuda dari berbagai daerah di Indonesia yang mengakui bangsa dan Tanah Air Indonesia serta menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Selain Indonesia yang memperingati Sumpah Pemuda, negara lain di dunia juga memperingati hari-hari khusus yang jatuh pada tanggal 28 Oktober. Ini empat di antaranya.


1. Ohi Day.

Ohi Day (Oxi Day) atau Day of No merupakan hari yang diperingati orang Yunani sebagai hari libur nasional setiap tanggal 28 Oktober. Oxi Day menjadi hari spesial orang Yunani karena dalam sejarahnya, Jenderal Metaxas menolak ultimatum yang diberikan oleh diktator Italia, Benito Mussolini pada masa Perang Dunia II.

Ultimatum yang diberikan oleh Mussolini berisi peringatan kepada Yunani untuk menyerah kepada Italia dan sekutunya serta membiarkan Italia menguasai Yunani. Keinginan Mussolini untuk menguasai Yunani ini didasarkan atas letak geografis Yunani yang sangat strategis dan siapa saja yang dapat menguasai wilayah ini dapat menguasai dan mengendalikan aktivitas di sepanjang Laut Mediterania.

Karena dianggap sebagai perlawanan dan ajakan peperangan, akhirnya terjadilah perang Yunani-Italia yang berlangsung dari hari penolakan oleh Metaxas, yaitu tanggal 28 Oktober 1940 hingga 23 April 1941. Perang tersebut dimenangkan oleh Yunani yang berhasil mengusir tentara Italia dan sekutunya. Sejak saat itu, setiap tahunnya pada tanggal 28 Oktober diadakan parade oleh militer dan juga siswa sekolah untuk memperingati keberanian orang-orang Yunani melawan tentara Italia dan sekutunya.

2. Peresmian Patung Liberty.

Patung Liberty merupakan patung yang dibuat bersama oleh Amerika Serikat dan Prancis dengan maksud untuk memperingati hubungan baik kedua negara. Patung Liberty dibuat oleh dua orang asal Prancis, yaitu Frederic-Auguste Bartholdi yang memahat setiap lembaran tembaga untuk menjadi patung Liberty dan Alexandre-Gustave Eiffel yang membuat kerangka patung Liberty sekaligus merupakan perancang menara Eiffel.

Setelah patung Liberty selesai dibuat, patung tersebut diserahkan kepada Amerika Serikat yang kemudian diresmikan oleh Presiden Grover Cleveland pada tanggal 28 Oktober 1886. Saat ini, patung Liberty dikenal oleh masyarakat sebagai lambang kebebasan dan demokrasi dan menjadi salah satu landmark terbaik di dunia.

3. Lahirnya Penemu Vaksin Polio.

Tanggal 28 Oktober tak hanya menjadi peringatan nasional untuk negara tertentu, tapi juga menjadi hari lahirnya penemu vaksin polio, Jonas Edward Salk. Jonas Edward Salk lahir pada tanggal 28 Oktober 1914 di Kota New York dari pasangan imigran Russia-Yahudi, Daniel dan Dora Salk.

Salk merupakan lulusan New York University School of Medicine dari studi pengobatan dan kemudian menjadi ilmuwan yang bekerja di rumah sakit. Setelah menyelesaikan studinya, Salk banyak melakukan penelitian tentang vaksin dan menjadi asisten profesor epidemiologi. Pada tahun 1947, Salk yang telah diangkat menjadi direktur di laboraotium penelitian virus di Fakultas Kedokteran Pittsburgh mulai mengembangkan vaksin yang mampu mencegah polyomyelitis paralysis atau dikenal dengan penyakit polio.

Vaksin tersebut terus dikembangkan dan diujicobakan ke berbagai pasien penderita polio. Hingga pada tahun 1955, vaksin polio buatan Salk teruji efektif dapat mencegah polio dan mampu mengurangi penderita polio di Amerika yang mulanya berjumlah 45000 anak menjadi 910 anak.

4. Hari Kemerdekaan Cekoslowakia.

Cekoslowakia merupakan negara yang kini menjadi Republik Ceko dan Slowakia. Mereka memperingati hari penting pada tanggal 28 Oktober yang menjadi hari kemerdekaan Cekoslowakia.

Kemerdekaan Cekoslowakia diawali dengan rakyat Cekoslowakia yang tidak mau menganggap nagara Austro-Hungaria sebagai bagian dari mereka. Rakyat pun melakukan perlawanan terhadap pemerintahan pusat Austro-Hungaria di bawah pimpinan T.G. Masarryk pasca meletusnya Perang Dunia I. Perlawanan rakyat ini didukung dengan terbentuknya dewan Cekoslowakia pada tahun 1916 yang ditetapkan oleh T.G. Massaryk, Edvard Benes, dan M.R. Sefanik yang kemudian menjadi salah satu sumber kekuatan rakyat.

Pada tahun 1918, ketiga pendiri dewan Cekoslowakia mendeklarasikan kemerdekaan Cekoslowakia. Malam hari pada tanggal yang sama, komite nasional mengeluarkan undang-undang pembentukan negara merdeka dan menyebut diri sebagai First Republic hingga diakui oleh dunia pada Perjanjian Munich 1938.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags