1. Home
  2. ยป
  3. Creator
16 September 2021 14:52

Review 'What If...?' episode 6: Killmonger to the Rescue

Artikel ini mengandung bocoran cerita serial 'What If...?' episode 6 yang bisa saja mengganggu kamu yang belum nonton. HIDHIDHID

Episode 6 diawali seperti awal film Iron-Man (2008), di mana misi penyelamatan Tony Stark di Afganistan dari kelompok Ten Rings. Di Marvel Cinematic Universe, Tony Stark diculik oleh Ten Rings dan ketika dalam penyanderaannya dia berhasil membuat suit yang menjadi cikal bakal Iron-Man.

Namun, di episode ini berbeda. Apa saja yang berbeda dengan film MCU di series ini? berikut beberapa hal yang beda dengan film MCU.


1.Tony Stark diselamatkan dari kematian oleh Killmonger.

Tony Stark sedang dalam penjagaan ketat oleh tentara Amerika di Afganistan. Dilakukan penjagaan ketat dari kelompok Ten Rings yang berusaha untuk menculiknya. Namun, di episode ini terjadi Nexus Event. Tony Stark berhasil selamat dari rudal berkat Letnan Eric Stevens a.k.a Killmonger.

Dia datang dan berhasil menjauhkan rudal dari sekitar Stark. Nexus Event ini lah yang menyebabkan tidak adanya Iron-Man. Seperti yang dikatakan The Watcher, tanpa penculikan yang dilakukan Ten Rings kepada Tony Stark makan era Iron-Man tidak akan pernah terjadi. Seorang pahlawan telah hilang dan penjahat diberi kesempatan baru.

2. Killmonger memanfaatkan Tony Stark untuk tujuan jahatnya.

Tony Stark disini memiliki hutang budi terhadap Killmonger. Maka dia mengangkat Killmonger sebagai kepala petugas keamanan baru Stark Industries yang pada Sacred Timeline posisi ini diiisi oleh Happy Hogan. Dan juga dia diangkat menjadi COO Stark Industries menggantikan Obadiah Stane. Obadiah Stane dicopot akibat ketahuan sebagai dalang penyerangan terhadap Tony Stark di Afganistan.

Killmonger memiliki rencana untuk merancang sebuah Drone Tempur Otomatis. Drone tersebut belum terselesaikan dikarenakan masalah pada interface. Mendengar hal itu, Stark ingin membantunya untuk merealisasikan rancangan Killmonger. Untuk merealisasikannya, Drone tersebut harus memiliki daya yang besar, dan Killmonger menyarankan untuk memakai Vibranium.

Tony Stark membeli Vibranium dari Klaue, pedagang senjata illegal yang berhasil mencuri Vibranium dari Wakanda. Setelah mendapatkan Vibranium, Drone Tempur ini berhasil dioperasikan. Namun, Killmonger mengkhianati Tony Stark dengan membunuhnya dengan Tombak Wakanda dan dia memilih bekerja sama dengan Klaue agar dia bisa mencari lokasi Wakanda berada. Penjahat tetap lah penjahat, dia juga membunuh Klaue, dan membawa jasadnya ke Wakanda sebagai bentuk imbalan agar bisa masuk Wakanda. Klaue merupakan buronan Wakanda.

3. Killmonger mengadu domba Militer Amerika dengan Kerajaan Wakanda.

Kerajaan Wakanda menuduh bahwa Letnan Rhodes telah membunuh T'challa. Hal tersebut terjadi ketika T'challa berusaha membawa Vibranium kembali dari tangan Klaue di tempat persembunyiannya. Pada saat yang bersamaan, Stark Industries yang diwakilkan oleh Letnan Rhodes sedang bernegosiasi untuk membeli Vibranium dari Klaue. Tak disangka, Killmonger pun datang dengan senjata ultrasoniknya dan berhasil membunuh Rhodes dan T'challa. Dengan liciknya, senjata itu ditaruh ditangan Rhodes oleh Killmonger seakan-akan Rhodes yang membunuh T'challa. Jadilah kesalahpahaman antara Militer Amerika dengan Kerajaan Wakanda. Kerajaan Wakanda ingin mengajak perang Militer Amerika.

Militer Amerika tidak hanya diam saja, mereka memakai aset Stark Industries yang sudah mereka ambil alih untuk memproduksi ribuan Drone Tempur Otomatis yang digunakan untuk menyerang Wakanda. Drone tersebut dikendalikan dari jarak jauh. Mengetahui hal tersebut, Killmonger menyarakan Raja untuk membiarkan Drone itu masuk ke dalam perisai Wakanda. Raja pun menyetujuinya. Tetapi Shuri (Adik T'challa) curiga terhadap Killmonger. Drone tersebut akhirnya masuk, dan benar Militer Amerika tidak bisa mengendalikannya dari jarak jauh. Tiba-tiba Drone tersebut nyala kembali, karena pengendali jarak dekat oleh Killmonger. Hal tersebut tidak diketahui oleh sang raja. Akhirnya Killmonger menjadi "pahlawan".

4. Killmonger the next Black Panther.

Raja pun mempercayai Killmonger untuk menjadi Black Panther penerus T'challa. Akhirnya tercapai keinginan Killmonger sesungguhnya. Seperti pada umumnya seorang Black Panther akan bertemu Black Panther sebelumnya. Killmonger pun bertemu dengan T'challa di pohon para Black Panther. T'challa memberitahu Killmonger bahwa karena Killmonger "mencuri" Black Panther dari dirinya, kekuasaan yang bukan pemberian bisa jadi kekuatan yang sekarang dimiliki Killmonger akan mudah sirna dan akhirnya akan menghancurkan dirinya.

(brl/red)

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags