1. Home
  2. ยป
  3. Creator
29 November 2018 18:30

Misteri lautan terdalam yang belum terjamah, bikin penasaran

Rekor menyelam terdalam hanya 332,35 meter. Istimrora Raka

Dimana-mana kalau orang mau bermimpi biasanya bakalan melihat ke atas bukan ke bawah. Itulah mengapa banyak ilmuwan dari seluruh penjuru dunia berlomba-lomba untuk mempelajari tentang angkasa sampai akhirnya kita bisa mendarat di bulan bahkan sebentar lagi kabarnya bakaln bisa mendarat di planet Mars.

Saking terobsesinya dengan langit, kita sering tidak sadar bahwa sebenarnya misteri besar juga ada di bawah sana. Banyak orang bertanya-tanya, misteri apa yang terpendam di bawah lautan kita yang sangat luas ini?


Kita mungkin juga tidak sadar bahwa 70% permukaan bumi sesungguhnya merupakan perairan. Dari segitu banyaknya persentase perairan di bumi, ternyata hanya 5% saja yang pernah kita manusia jelajahi. Mungkin karena sesama makhluk darat, kita juga sama seperti kucing yang takut dengan air. Apapun alasannya, pengetahuan kita tentang lautan ternyata masih kalah jauh daripada pengetahuan kita tentang langit terutama soal laut dalam, padahal sekitar 80% dari laut dunia merupakan laut dalam.

Apa Sih "Laut Dalam" Itu?

Baiklah, sebenarnya apa sih itu laut dalam? Singkatnya, laut dalam dalah bagian laut yang sudah tidak tersentuh sinar matahari sama sekali atau dengan kata lain sinar matahari sudah tak bisa masuk dan menembus area laut ini. Laut dalam ini memiliki kedalaman mulai dari sekitar 200 meter dari permukaan laut. Kalau diukur dari permukaan, rata-rata kedalaman laut dalam sekitar 4000 meter meskipun ternyata bagian yang paling dalam bisa mencapai kedalaman 11000 meter (Palung Mariana). Wow, bayangkan saja, kedalaman itu seperti 13 buah menara Burj Khalifa ditumpuk jadi satu.

Saking dalamnya, sampai hari ini hanya ada 3 orang manusia yang pernah mampir disana, itupun tidak sampai ke ujung paling bawahnya. Dua orang pertama yang menjelajahi kedalaman laut ini adalah Jacques Piccard dan Don Walsh yang menyelam sampai kedalaman 10911 meter pada tahun 1960. Orang ketiga yang menjelajahi bagian bumi terdalam ini adalah sutradara film James Cameron yang mampu sampai pada kedalaman 10908 meter pada tahun 2012. Fakta uniknya, jumlah orang yang menjelajahi bagian terdalam lautan itu bahkan jauh lebih sedikit jumlah orang yang pernah pergi ke bulan.

Hmm, memang apa susahnya sih menyelam ke laut dalam? Jawabannya adalah sangat susah! Karena tanpa sinar matahari, suasana akan menjadi gelap gulita dan suhu bisa sangat turun sampai mendekati titik beku (1 4 derajat Celcius). Selain itu, tekanan juga akan membesar (+14,5 PSI per 10,06 meter) sehingga bisa membuat kapal selam pun penyok-penyok. Itulah kenapa rekor scuba dive kita saja relatif dangkal (332,35 meter) kalau dibandingkan dalamnya lautan. Karena kalau nekat terus menyelam tanpa alat dan kendaraan khusus selam, kita bisa mati dengan sangat mengenaskan.

Tapi, bahkan dengan kondisi se-ekstrim itu, ada saja makhluk yang bisa bertahan. Misalnya, beberapa jenis paus seperti contohnya Cuvier-beaked Whale sering mampir di zona ini untuk berburu hewan-hewan khas kedalaman. Jangan salah, mereka ini bukanlah hewan sembarangan. Tersembunyi di kegelapan tak berujung, hiduplah sosok-sosok yang mungkin lebih aneh dari alien. Dengan badan yang lembek, transparan, atau bahkan berlendir, mereka mungkin cocok jika dimaksudkan ke daftar hewan ala-ala dunia sihir. Kalian sendiri pasti tahu bagaimana gelapnya malam hari kalau sedang mati lampu, dan hewan-hewan seumur hidupnya tinggal di tempat gelap gulita seumur hidupnya. Bahkan saking terbiasanya, beberapa dari mereka sudah mengalami kebutaan total. Kok bisa hidup? Ya, mereka sudah beradaptasi untuk bisa memproduksi cahaya sendiri.

Tapi jangan salah, isi laut dalam bukan hanya monster laut misterius saja apalagi laut dalam di Indonesia. Dari letak dan kondisi geografisnya, laut dalam di Indonesia memiliki beberapa keunikan. Pertama, laut dalam Indonesia menjadi rumah bagi aneka spesies dan biota laut yang secara internasional bukan hanya menginspirasi para peneliti, tapi juga seniman. Saking uniknya, kon salah satu spesies ikan purba yang harusnya sudah punah ternyata masih berenang di Indonesia. Kedua, perairan kita ternyata merupakan satu-satunya wilayah penghubung palung-palung tropis yang akibatnya berpengaruh besar pada iklim global. Ketiga, perairan kita sangat banyak jumlah pulaunya. Itu sebabnya para ilmuwan mancanegara yang jauh-jauh datang ke Indonesia cuma buat meneliti dinamika alami manusia dengan lautan.

Laut dalam Indonesia juga menyimpan sejuta potensi. Mulai dari sumber makanan, gudang bahan baru buat pengobatan masa depan, dan sumber energi baik yang sekali pakai maupun yang terbarukan.

Laut dalam Indonesia juga bisa menjadi pusat studi peringatan dini dan mitigasi bencana karena menjadi meeting point aneka lempeng tektonik dunia (lempeng Eurasia, lempeng Australia, lempeng Pasifik. Lempeng Filipina). Jadi, kalau nantinya ada bencana besar seperti Tsunami Aceh dulu, kita menjadi lebih siap menghadapinya.

Bayangkan, misteri laut dalam yang dipecahkan ternyata baru seupil saja. Sayangnya selama ini kita seperti belum sadar punya harta terpendam di bawah laut. Kalau soal SDM, banyak ilmuwan hebat yang tersebar di seluruh dunia bahkan di Indonesia juga. Namun, ekspedisi dan penelitian laut dalam nyatanya memang membutuhkan dana yang bisa bikin ngelus dada.

(brl/tin)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags