1. Home
  2. ยป
  3. Creator
12 Desember 2018 10:15

Mini Hidroponik, solusi praktis menanam sayuran di lahan sempit

Punya lahan terbatas, kamu masih bisa menanam sayur di rumah dengan 3 teknik mini hidroponik ini. Manarul Hidayah

Di zaman yang serba canggih ini berbagai macam hal unik, kreatif, dan inovatif dapat kita temui dimana-mana. Salah satunya adalah kecanggihan teknik bercocok tanam.

Hidroponik adalah teknik bercocok tanam tanpa media tanah yang dirancang sedemikian rupa sehingga tanaman dapat tumbuh hanya dengan campuran cairan nutrisi sebagai pengganti tanah. Sebenarnya hidroponik bukan hal baru, namun masih jarang diterapkan oleh masyarakat Indonesia.Hidroponik mini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin bercocok tanam, namun tak mempunyai lahan yang luas, khususnya tanaman sayuran.


Sayuran adalah salah satu bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Namun, karena setiap tahunnya harga bahan pangan terus naik, hidroponik mini bisa menjadi solusi setiap rumah tangga untuk menanam sayuran dalam skala kecil untuk konsumsi sendiri dan keluarga, sehingga dapat menekan biaya belanja masyarakat.

Ada beberapa teknik atau cara penanaman sayuran secara hidroponik yang mudah diterapkan di lahan sempit seperti di teras rumah.

1. Teknik wick system.

Sistem ini merupakan sistem yang tak memanfaatkan air atau apapun yang bergerak. Maka pergerakanannya termasuk pasif. Sistem wick memanfaatkan sumbu yang menghubungkan antara larutan nutrisi dan juga media tanam. Sehingga sumbu tersebut akan memanfaatkan kapilaritas dan juga membiarkan media terbasahi oleh sumbu. Hidroponik ini termasuk hidroponik murah dan juga sederhana.

2. Teknik water culture system.

Sistem ini biasa disebut water culture. Sistem yang sangat sederhana ini menggunakan cara menggenangi tanaman. Papan sebagai tempat menaruh tanaman biasanya berbahan styrofoam yang bisa membantu tanaman mengapung. Selain itu pompa air akan menyuplai udara ke airstone yang membuat gelembung pada larutan nutrisi akan memberikan suplai oksigen pada akar tanaman. Sistem ini khusus bagi tanaman yang bisa terkena banyak air dan akar yang tenggelam seperti bayam.

3. Teknik tower.

Sesuai namanya, bentuknya serupa dengan tower yang tinggi. Tanaman ditanam di netpot yang dimasukkan di lubang yang dibuat di sekeliling pipa berbentuk tower tersebut. Air dipompa ke atas melalui selang di tengah pipa, selanjutnya turun sesuai grafitasi.

Itulah 3 teknik hidroponik yang mudah dijadikan hidroponik mini untuk menanam sayuran di lahan sempit, bahkan di depan teras rumahmu.Dengan adanya teknologi seperti ini, masyarakat Indonesia bisa lebih maju dan produktif untuk sedikit menekan biaya belanja pangan yang setiap tahunnya naik.

Semoga bermanfaat.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags