1. Home
  2. ยป
  3. Creator
7 Agustus 2018 15:07

Kamu bisa menebak gak, mata indah ini milik hewan apa?

Warna dan bentuknya yang beragam membuatnya terlihat unik. Anthika

Mata merupakan salah satu indera yang diperlukan oleh manusia dan hewan untuk mengetahui keadaan sekitarnya. Meskipun beberapa hewan juga memanfaatkan indera perasa, penciuman dan sebagainya, beberapa hewan lainnya justru mengandalkan indera penglihatan sebagai sensor utama.

Setiap hewan memiliki bentuk, warna dan pupil yang berbeda sesuai kebutuhannya. Ada mata yang bisa melihat ke arah yang berbeda di saat yang bersamaan seperti bunglon, mata majemuk seperti serangga, dan mata yang mampu melihat di kegelapan malam hari seperti burung hantu.


Dilansir dari laman livesccience,berikutberagam foto hewan yang memiliki mata indah.Kamu bisa menebak gak ini mata hewan apa saja?

1. Macan kumbang atau kucing?

Foto tersebut merupakan kucing hitam yang memilikipupil berbentuk celah vertikal.Pupil semacam ini memudahkan predator untuk memperkirakan jarak antara mereka dengan mangsa. Hal ini sangat penting karena membantu pemangsa memutuskan seberapa jauh lompatan mereka untuk menangkap mangsanya. Jika kamu menjawab macan kumbang, tidak sepenuhnya salah. Karena keluarga kucing lainnya memiliki pupil yang mirip dengan ini.

2. Bunglon atau Iguana?

Mata ini adalah milik Bunglon. Ia dapat menggerakkan mata ke arah yang berbeda dalam waktu yang sama, sehingga memungkinkan hewan ini untuk melihat dalam dua arah berbeda secara bersamaan dengan tampilan 360 derajat penuh.

Sama seperti lensa kamera dengan zoom, bunglon dapat memfokuskan mata mereka dan memperbesar apa yang mereka lihat.

3. Timun laut atau Kima?

Kima raksasa (Tridacna) memiliki tubuh yang besar, tetapi mata mereka berukuran sangat kecil. Setiap kerang raksasa ini memiliki beberapa ratus mata kecil di bagian tepi, seperti hasil penelitian oleh sebuah studi tahun 2003 yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B.

Ketika salah satu dari kerang ini mendeteksi benda gelap bergerak di dekatnya, ia menarik mantelnya masuk ke dalam cangkangnya.

4. Apakah kamu bisa menebak, mata hewan apa ini?

Yap! Ini adalah mata hewan Kepiting. Kepiting tak bisa menggerakkan matanya. Meskipun demikian, penglihatannya sangat bagus, terutama untuk menghindari para predator.

Sel-sel mata di atas batang kepiting dapat merasakan cahaya dan gelap, tetapi tidak dapat menangkap secara detail. Seorang dosen biologi senior di University of Western Australia mengatakan, kepiting hanya perlu melihat satu titik gelap bergerak untuk mengetahui ia harus berlari untuk liangnya.

5. Hayoo... mata hewan apa ini?

Ini adalah mata dari Buaya.Seperti kucing, Buaya adalah predator yang memiliki pupil celah vertikal untuk membantu mengukur jarak ketika menyerang mangsanya. Kedua binatang juga memiliki kesamaan lain, yaitu punya penglihatan yang baik pada malam hari.

Buaya memiliki lapisan reflektif seperti cermin dan lapisan kristal di balik retina. Pada siang hari, pigmen dalam kristal ini bertindak seperti sepasang kacamata hitam. Tetapi pada malam hari, sel-sel pigmen retract, memungkinkan kristal memantulkan cahaya kembali ke retina, memperkuat kekuatan gambar. Hal ini memungkinkan Buaya melihat di bawah air yang gelap.

6. Ini mata Hiu, Cumi-cumi atau Gurita ya?

Ini adalah mata Cumi-cumi (Sepia officinalis). Ketika matanya terkena cahaya terang, pupilnya membentuk seperti huruf 'W'. Namun ketikaCumi-cumiberada di perairan yang redup atau gelap, pupilnya membulat. Mengapa ini terjadi?

Menurut sebuah studi 2013 di jurnal Vision Research, pupil berbentuk W yang sempit membantu cahaya bergerak secara vertikal. Hal ini mengurangi jumlah sinar matahari yang tersebar di seluruh lensa, sehingga lebih mudah baginya untuk melihat gambar yang kontras.

7. Mata Lalat atau Capung, nih?

Nah, siapa yang mampu menebak dengan benar? Hampir semua serangga memiliki mata majemuk. Dan ini adalah mata Capung yang memiliki penglihatan tajam berkat lensa besar di mata majemuk mereka. Bahkan lebih baik lagi, serangga ini bisa melihat beragam warna.

Manusia memiliki visi trichromatic, sebuah istilah yang menggambarkan protein-protein peka cahaya berwarna merah, biru dan hijau di mata kita. Capung, sebaliknya, dapat melihat lebih banyak warna, termasuk sinar ultraviolet. Menurut sebuah studi di jurnal Proceedings of National Academy of Sciences tahun 2015, capung memiliki 11 hingga 30 protein peka cahaya di mata mereka.

8. Apakah ini mata Anjing, Kambing atau Kuda, ya?

Ini adalah mata dari Kambing. Ia memiliki pupil berbentuk persegi panjang yang khas. Tapi kenapa? Jawabannya berhubungan dengan kelangsungan hidup. Pupil aneh yang dimiliki kambing, kemungkinan membantunya "memindai" predator dengan cepat.

9. Nah, kalau ini mata hewan apa ya? Ops! ini bukan hewan fantasi lho.

Nah, kalau ini adalah mata Laba-laba. Meskipun memiliki delapan mata, sebagian besar Laba-laba memiliki penglihatan yang buruk. Itu sebabnya mereka menggunakan jaring untuk menangkap mangsa. Tetapi Laba-laba jenis Phidippus audax atau biasa disebut jumping spider memiliki penglihatan yang sangat baik.

Laba-laba jenis ini dapat melihat hampir 360 derajat di sekitar dirinya dengan delapan matanya. Ia menggunakan mata besar dan utama di bagian depan kepalanya untuk melihat detail dan mata kecil, sekunder untuk melihat gerakan kecil lainnya.

10. Bisakah kamu tebak, mata hewan apa ini?

Ini adalah mata dari Gecko. Menurut Smithsonian's National Zoo dan Conservation Biology Institute, Gecko umumnya memiliki mata berwarna emas, perak atau cokelat, yang ditutupi dengan striasi konsentris di sekitar pupil. Gecko membersihkan bola mata mereka dengan cara menjilatnya menggunakan lidahnya yang panjang.

11. Ini mata Udang, Laba-laba atau Belalang ya?

Nah, kalau ini adalah mata dari Udang mantis. Udang Mantis memiliki 12 reseptor warna, sementara manusia hanya memiliki tiga reseptor. Udang mantis juga dapat membedakan warna yang berjarak sekitar 25 nanometer. Sebaliknya, manusia dapat membedakan warna yang hanya berjarak 1 nanometer hingga 4 nanometer. Dengan kata lain, udang mantis masih bisa melihat satu ton warna, tetapi tidak dapat membedakan jenis warna seperti manusia.

"Mereka benar-benar tidak melihat dunia warna sedetil seperti hewan lain," kata peneliti Justin Marshall, seorang ahli neurobiologi dari Universitas Queensland di Australia.

12. Kalau hewan ini pasti tahu semua, dong?

Apakah ada yang salah menebak hewan ini? Rasanya semua bisa menjawab dengan benar ya? Yap, ini adalah mata dari Burung Hantu.

Burung hantu dikenal karena mata menakjubkan mereka. Burung predator ini memiliki mata berbentuk tabung, seperti teleskop yang penuh sel punca, sel fotoreseptor yang melihat hitam dan putih. Sel ini membantu burung mencari mangsa selama senja dan malam hari yang gelap.

Burung hantu juga memiliki tapetum lucidum, sebuah struktur yang memantulkan cahaya tampak kembali ke retina, yang mana membantu hewan ini melihat di malam hari.

13. Fauna asli Indonesia nih.

Ini adalah mata dari Tarsius yang merupakan primata nokturnal. Namun, tak seperti kebanyakan binatang nokturnal lain, tarsius tak memiliki daerah pemantul cahaya (tapetum lucidum) di matanya, sehingga perlu mata besar untuk membiarkan cahaya masuk ke dalam matanya.

14. Wow, burung apa nih?

Kalau ini adalah mata Penguin. Penguin memiliki mata luar biasa yang membantu mereka berburu di bawah air dan menjelajahi daratan. Penguin memiliki kornea pipih, yang membiaskan (membelokan) cahaya lebih sedikit daripada kornea manusia. Akibatnya, lensa penguin mampu memfokuskan cahaya ke retina. Mereka juga memiliki otot mata yang kuat, yang dapat mengubah bentuk lensa ketika burung ini berada di darat atau di air.

Kelebihan lainnya, Penguin memiliki kelopak mata yang jernih, yang disebut nictitating membranees, untuk melindungi mata mereka ketika mereka berenang di bawah air, yang membantu penguin melihat ke mana pun mereka pergi.

Wah, ternyata setiap hewan memiliki keunikan masing-masing ya. Lalu, bagaimana dengan mata manusia?

Ternyata mata manusia menyerupai kamera kuno. Namun, alih-alih memfokuskan cahaya ke film, kornea dan lensa mata memfokuskan cahaya ke retina, jaringan dengan protein yang peka terhadap cahaya, yang dapat memproses warna hitam, putih dan warna yang berbeda.Nah, jangan lupa jaga kesehatan mata ya. Agar tetap bisa melihat indahnya alam semesta dan isinya.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags