1. Home
  2. ยป
  3. Creator
4 Maret 2018 16:30

5 Cara jadi penonton bioskop yang baik, nggak katrok dan malu-maluin

Jadi pribadi yang cerdas di mana pun Anda berada, termasuk di bioskop. Irma Irsyadi

Lampu sudah dimatikan, iklan sudah menghilang, rata-rata penonton sudah tak sabar ingin menikmati suguhan di depan layar.

Mulai terasa ada yang aneh.


Suara cekikikan, pantulan cahaya dari ponsel yang masih dibuka, hingga suara obrolan yang ditekan sedemikian rupa, namun masih membuat orang lain terganggu.

Mungkin ini pernah juga Anda rasakan saat menonton film di bioskop.

Kelakuan sebagian penonton bioskop yang tidak paham etika bisa sangat mengganggu kenyamanan menonton.

Padahal jika diperhatikan, sebelum filem dimulai, selalu ada tulisan di layar yang mengimbau penonton untuk mematikan ponsel, dilarang berbicara dan merekam filem/adegan film.

Beberapa waktu yang lalu, netizen dihebohkan oleh postingan seorang wanita yang menampilkan cuplikan adegan fiem yang sedang ia tonton di dalam instastory akun instagramnya. Saat dikonfirmasi, ia berdalih bahwa ia sudah membayar tiket, oleh karenanya merasa wajar ketika memposting adegan film yang dimaksud.

Tanpa ia sadari, kelakuan tersebut membuktikan betapa ia tidak paham tentang hukum hak cipta, sebab menampilkan cuplikan adegan film sama dengan melakukan aksi pembajakan. Tak hanya itu, mungkin saja ia juga telah membuat penonton lain menjadi tidak nyaman.

Ada beberapa hal yang harus kita ingat, jika kita ingin menjadi penonton yang tertib.

1. Usahakan tidak datang setelah film dimulai.
Sebelum film dimulai, biasanya ada beberapa iklan yang diputar. Meskipun begitu, rata-rata penonton sudah mulai memenuhi studio. Usahakan kita tidak datang terlambat, kecuali darurat.

Bayangkan ketika kita sudah duduk manis di dalam studio, kemudian ada beberapa orang yang telat datang. Kita pasti akan merasa terganggu karena mereka akan hilir mudik karena kerepotan mencari nomor kursi.


2. Matikan ponsel atau atur dengan silent-mode.
Sangat menggangu sekali jika ada sebagian penonton yang masih asyik bermain ponsel saat film sudah dimulai. Atau memainkan ponsel sepanjang film diputar.

Kita tahu bahwa kita akan menonton sebuah tayangan bersama dengan banyak orang lainnya, sehingga mematikan ponsel adalah langkah paling tepat. Beritahu beberapa teman atau kolega untuk menghubungi kita kembali setelah film berakhir, sebelum kita masuk bioskop.


3. Tidak mengobrol saat menonton.
Kita harus menyadari bahwa bioskop bukanlah tempat mengobrol. Ada kalanya kegirangan saat menyaksikan adegan tertentu membuat kita terlalu bersemangat ingin membahasnya dengan rekan nonton kita.

Namun perlu diingat bahwa tidak semua orang suka jika terganggu dengan obrolan kita. Cukup komentari dengan suara berbisik kemudian tahan komentar kita hingga film berakhir.


4. Merekam/memfoto adegan termasuk pembajakan.
Ketika kita mengeluarkan ponsel dan mulai mengambil foto atau bahkan merekam, artinya kita sudah melakukan pembajakan terhadap hak cipta sebuah film. Tidak hanya itu, memposting adegan film di akun medsos, juga berarti membocorkan isi film kepada orang-orang yang belum menonton, atau yang disebut dengan spoiler.


5. Merapikan sampah makanan dan minuman.
Menonton memang asyiknya sambil makan dan minum. Merapikan sampah bekas makanan dan minuman kita dalam sebuah kantung plastik akan sangat membantu petugas kebersihan bioskop dalam bekerja.

Jika kita tidak bisa menemukan kantung plastik, sampah bisa kita letakkan di atas kursi, tidak dipisah, apalagi dibiarkan tercecer di lantai bioskop. Bayangkan jika kita harus menjadi petugas kebersihan bioskop yang harus membereskan sekian kursi bioskop setiap harinya. Kita harus membersihkan sampah yang berceceran di semua sudut. Tentu akan sangat menyebalkan sekali, bukan?

Terakhir yang harus kita ingat adalah, membeli tiket bioskop bukan berarti kita merasa berhak melakukan apapun di dalam studio. Jadilah penonton yang cerdas dan tertib. Kita senang, dan buatlah orang lain pun nyaman.

(brl/gib)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags