1. Home
  2. ยป
  3. Creator
25 Desember 2019 15:15

Inilah 6 ibu hebat yang dimiliki Sulawesi Utara

Selain sebagai ibu bagi keluarganya, mereka juga memegang jabatan dan tanggung jawab yang luar biasa untuk Sulawesi Utara. Gracey Wakary

Enam wanita iniadalah para ibu hebat yang dimiliki Sulawesi Utara (Sulut). Kontribusi mereka pun luar biasa untuk pembangunan daerah ini. Cantik, keren, dan penuh gaya, namun soal peran sebagai ibu mereka juga tidak kalah dengan ibulainnya. Nah, berikut ini adalah enam ibu hebat yang dimiliki oleh Sulut.

1. Christiany Euginia Paruntu, Bupati Minahasa Selatan (Minsel).


Cantik, ramah, dan penuh visi hingga mampu menjadikan Minsel, kabupaten pecahan dari Kabupaten Minahasa ini makin maju. Beragam gerakan baru dengan memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi kerakyatannya terus dipacu Tetty, bupati dua periode yang telah memutuskan maju sebagai bakal calon DB1 Sulut untuk periode 20202025.

Mantan mitra dari Kementerian Pertahanan ini jugaseorang ibu dan perempuan luar biasa. Walau memiliki kegiatan super padat, dia tidak melupakan rasa cinta pada ibunya, Jenny Tumbuan Paruntu serta pada putra semata wayangnya, Adrian yang kini mampu menjadi salah satu wakil rakyat Sulut yang duduk di DPR RI. Tetty selalu menyempatkan diri untuk menjaga sang ibu dan putranya dalam berbagai hal walau kedua kesayangannya ini juga dibantu para ajudan yang mendampingi mereka.

2. Nursiwin Landjar Dunggio, Anggota DPRD Sulut dan Ketua TP PKK Boltim.

Dia salah satu ibu hebat yang dimiliki Kabupaten Bolaang Mongondow Timur alias Boltim. Statusnya sebagai First Lady tidak membuatnya menjauh dari warga. Umi Siwin, sapaan akrabnya, malah sering mengalahkan sang Motivator Boltim, Sehan Landjar yang tidak lain adalah suaminya serta Bupati Boltim untuk mendatangi warga yang tertimpa bencana.

Karena dorongan ingin berbuat pada warga dengan gayanya yang keibuan, membuat ibu ini memutuskan untuk menjadi anggota DPRD Sulut untuk periode 20192024. Setiap warga yang butuh dukungan, Umi Siwin tidak segan membantu. Dia juga dikenal sebagai tokoh pariwisata Boltim karena paling getol menjadikan kawasan menarik di Boltim untuk dipublikasikan ke tingkat nasional. Meski tugasnya bejibun, ia tidak pernah meninggalkan aksi untuk anak-anak dan sang suami. Setiap akhir pekan Umi Siwin wajib masuk dapur dan memasak masakan ala tangannya untuk keluarga.

3. Evangelian Sasingen, Bupati Sitaro.

Saat memutuskan maju sebagai pemimpin untuk Kabupaten Kepulauan Sitaro pada Pilkada lalu, mantan Ketua TP PKK Sitaro ini sempat dipandang sebelah mata karena statusnya sebagai ibu. Namun belum lama menjabat, istri dari mantan Bupati Sitaro ini pun langsung memperlihatkan kualitas dan kekuatan keibuannya yang luar biasa.

Sitaro yang terkena bencana gunung meletus si Karangetang, membuat akses ke beberapa kecamatannya putus, padahal warga harus segera dievakuasi. Satu satunya jalan untuk ke area area tersebut adalah dengan menggunakan kapal laut namun, saat itu juga laut sedang bergejolak dengan tinggi gelombang mencapai tiga hingga empat meter.

Evalah yang memutuskan untuk tetap jalan dan melakukan evakuasi warga melalui laut. Tidak hanya itu saja, ibu dua putri ini memutuskan untuk memimpin langsung evakuasi dan menjadi nahkoda sekaligus kapten dari kapal laut milik Kabupaten Kepulauan Sitaro ini.

Saat ini Eva yang juga terpilih sebagai bendahara umum dari Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) getol melakukan perbaikan dan pengembangan SDM di Sitaro untuk mendukung pembangunan.

4. Sella Runtulalo, Penggagas Komunitas Lingkungan Sulut.

Namanya memang jarang dibicarakan oleh media, namun wanita ini adalah salah ibu hebat milik Sulut. Dia adalah salah satu pendiri komunitas relawan lingkungan terbesar di Sulut, Relawan Konservasi Sulut, selain juga penggagas sekaligus kordinator dari LSM lingkungan Manengkel Solidaritas dan Sekolah Sei Pante.

Ibu satu putri ini memang enggan mendekat ke media. Baginya bekerja dan berbuat untuk kebaikkan lingkungan dari saat ini adalah tabungan untuk menjaga bumi ke depannya tanpa harus dipublikasi besar besaran. Lulusan Fakultas Kelautan dan Perikanan Unsrat ini juga tidak segan untuk turun sendiri, mulai dari melakukan aksi lingkungan besar besaran dan menjadi guru bagi anak-anak yang butuh pendidikan di beberapa kawasan di Sulut.

5. Jurani Rurubua, anggota DPRD Manado.

Sejak dilantik menjadi anggota DPRD Kota Manado, si ibu cantik ini langsung actiondengan membuka diri untuk dijadikan tempat curhat dari warga yang butuh dukungannya sebagai wakil rakyat. Komitmennya untuk menjaga dana rakyat harus kembali kepada rakyat pun sempat membuat istri aparat keamanan ini disendirikan oleh para koleganya di DPRD Manado.

Namun hal tersebut tidak membuat mantan pengusaha ini berkecil hati. Dia tetap pada prinsip untuk menjadi corong rakyat. Gajinya pun diperuntukkan untuk wakil rakyat dan kerap menjadi ibu angkat untuk anak-anak yang membutuhkan dukungan dana pendidikan. Walau pekerjaannya begitu menyita waktu, namun tugasnya sebagai ibu tetap dijalankan dengan baik tanpa bantuan tangan lainnya.

6. Khouni Lomban Rawung, ketua TP PKK Kota Bitung.

Dia ibu hebat dari Kota Bitung. Statusnya sebagai first lady juga tidak menghalanginya untuk turun dan berkampanye menjaga lingkungan dan melindungi beberapa satwa yang akan punah khas Sulut seperti Macaca Nigra dan Tarsius.

Wakil Kepala Sekolah SMK 1 Bitung ini tidak akan pernah menyerah untuk menggugah warga mencintai lingkungan dan menjadikan dirinya serta keluarga sebagai contoh pertama untuk aksi. Aksinya dimulai dari membawa tumbler dan mengampanyekan penggunaan tas ramah lingkungan ala TP PKK Bitung sebagai penganti tas plastik sekali pakai. Ibu dari anggota DPRD Sulut Nick Lomban ini juga seorang pencinta laut yang selalu melakukan kampanye untuk menjaga laut.

Luar biasa, bukan? Selamat Hari Ibu 22 Desember 2019. (teks dan foto: graceywakary/pribadi)

(brl/red)

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags