1. Home
  2. ยป
  3. Creator
9 November 2018 14:22

Ini bukti Sergio Ramos sebagai pemain 'terkotor' di dunia

Selama karirnya, Sergio Ramos telah mengumpulkan 274 kartu. Fudi Theonardo

Pemain Real Madrid, Sergio Ramos, kembali memakan korban kekerasannya saat bermain sepak bola. Kali ini bek tengah Madrid tersebut menyikut muka pemain Viktoria Plzen, Milan Havel, di menit 13 hingga hidungnya bocor.


Peristiwa tersebut terjadi saat mereka berdua beradu lari mengejar bola, dan bukan dalam keadaan duel udara. Jika kejadian tersebut dilakukan saat duel udara, memang banyak sikut yang mengenai muka. Tapi wasit ternyata membiarkan dan tidak memberi kartu kepada Ramos, bahkan setelah Milan Havel harus diganti karena patah hidung. Akibat kontroversi tersebut, Viktoria Plzen dibantai 5-0 oleh Real Madrid dalam pertandingan penyisihan Grup G Liga Champions tanggal 8 November 2018.

Sergio Ramos memang dikenal sebagai salah satu pemain terkasar dan terkotor. Hingga saat ini, Ramos telah mendapatkan total 24 kartu merah selama karirnya, dan tak terhitung jumlah kartu kuning yang diterimanya. Memang rekor tersebut masih jauh dari Gerardo Berdoya (Kolombia) yang telah menerima 46 kartu merah atau Cyril Rool (Prancis) dengan 25 kartu merah, tapi kedua pemain tersebut telah pensiun. Sehingga Ramos masih punya kesempatan melewati rekor mereka menjadi pemain terkasar.

Dia juga mencatat rekor pemain terkasar di Liga Champions, dalam 117 kali penampilan, Ramos telah mengumpulkan 37 kartu kuning dan 3 kartu merah selama karirnya. Hingga tanggal 20 Oktober 2018, Ramos telah mengumpulkan total 274 kartu. Ramos mendapat kartu setiap 2,3 pertandingan, mengalahkan Giampiero Pinzi di Serie A (2,7), Stefan Effenberg di Bundesliga (3,3), dan Cyril Rool di Ligue 1 (2,3).

Keganasan Ramos di lapangan telah dikenal dunia, dan sudah seharusnya komite wasit atau UEFA mulai mengambil tindakan mencatat pemain yang punya perilaku garang. Milan Havel bukan pemain pertama yang harus berhenti bermain akibat tindakan indisipliner kapten Real Madrid tersebut. Sudah banyak korban yang menderita karena kegarangan Ramos,di antaranya:

Mohamed Salah (vs Liverpool, Final Piala Champions 25 Mei 2018).

Salah menderita cedera pundak setelah tangan Ramos menariknya hingga jatuh dalam keadaan yang tidak benar dan Salah harus ditarik keluar lapangan. Akibatnya Liverpool kalah 3-1 karena pemain terbaiknya menjadi korban. Ramos juga sepertinya mempelajari ilmu hitam sehingga banyak yang tidak tahu bahwa dia juga menyikut muka kiper Loris Karius di menit 49 sehingga dia mengalami gegar otak ringan dan melakukan dua kesalahan fatal yang berujung gol untuk Real Madrid. Saat itu pasukan Zinedine Zidane keluar sebagai juara Liga Champions, berkat andil besar Sergio Ramos!

Augusto Fernandez (vs Celta Vigo, Copa Del Rey Januari 2013).

Perkelahian di lapangan sering terjadi, dan Ramos sempat terlibat saat bertanding dengan Celta Vigo. Dia mendapat kartu kuning dari wasit, tapi kemudian dia berulah kembali. Di menit 72, pemain Argentina, Augusto Fernandez mendapat peluang emas, tapi dihentikan oleh Ramos dari belakang. Saat terjatuh, Ramos juga menendang dada serta leher Fernandez sehingga dia mendapat kartu kuning kedua. Sebuah tindakan yang sangat barbar!

Pemain Barcelona (El Clasico 29 November 2010).

Ulahnya dalam El Clasico tak akan pernah terlupakan, dia telah memastikan bahwa kekasarannya maksimal dalam setiap bertanding di laga besar tersebut. Pada tahun 2010, dia mendapat kartu kuning setelah melanggar David Villa di menit ke 20. Lalu dia menendang tumit Lionel Messi dari belakang dan mendapat kartu kuning kedua. Tapi dia mendorong muka kapten Barcelona Carles Puyol beserta Xavi saat hendak keluar dari lapangan. Ini merupakan kartu merah pertama yang didapatkannya di El Clasico.

Dalam pertandingan El Clasico lainnya, Ramos tak dapat mengikuti kecepatan Ronaldinho dan terpaksa menghentikannya dari belakang dengan menarik tubuh pemain Brasil itu. Penonton pendukung Barca mengejeknya karena dia tak dapat menyentuh bola, dan Ramos marah serta melempar bola ke tubuh Sergio Busquet, serta mendapat kartu merah.

Setelah kejadian melawan Viktoria Plzen, Ramos melakukan permintaan maaf di media sosial, walaupun tidak terasa tulus. Dia berkata bahwa sepak bola selalu mengajar berbagai hal, dan bukan tujuannya mencederai Havel.

Walaupun telah melakukan permintaan maaf, apakah ulah kasar Sergio Ramos akan berhenti di masa datang? Bagaimana menurut kalian?

Berikut kumpulan tekel horor, sikut, perkelahian dan pelanggaran kasar Sergio Ramos di Youtube.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags