1. Home
  2. ยป
  3. Creator
20 April 2019 09:54

Ini 5 manfaat sehat paprika, si cabai manis

Manfaat paprika bisa kamu dapatkan selain dengan dimakan. Anisa Luciana

Siapa yang tak kenal dengan paprika? Jenis cabai yang satu ini sering kita temui pada pizza. Paprika tergolong unik karena memiliki ukuran lebih besar daripada cabai lainnya dan tersedia dalam beberapa warna seperti kuning, merah, hijau, ungu dan oranye.

Meski termasuk varietas cabai, rasa pedas paprika tidak 'senendang' cabai pada umumnya. Ini karena jumlah kandungan zat capsaicin, yakni zat yang mengendalikan kadar kepedasan pada cabai, dalam paprika hanya sedikit sehingga membuatnya kurang pedas. Karena itu pula paprika sering disebut cabai manis.


Kaya akan antioksidan dan vitamin, paprika jadi punya banyak khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti berikut ini.

1. Baik untuk mata, kulit, dan tulang.

Paprika memiliki kandungan vitamin A dan C yang tinggi sehingga sangat bagus untuk penglihatan, kesehatan tulang, dan kulit. Paprika kaya akan karotenoid yang disebut lutein yang membantu menurunkan risiko degenerasi makula mata. Menurut buku Healing Foods dari DK Publishing, paprika mengandung vitamin C yang diperlukan untuk sintesis kolagen, protein struktural utama dalam tubuh yang menjaga integritas pembuluh darah, kulit, dan tulang.

2. Efektif membakar kalori.

Zat capsaicin dipercaya dapat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga mengonsumsi paprika dipercaya dapat menurunkan berat badan. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa zat capsaicin mencegah sel-sel lemak yang tidak matang berkembang menjadi sel-sel penuh, yang mendukung penurunan berat badan. Dengan kata lain, zat capsaicin mampu meningkatkan metabolisme tubuh tanpa meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.

3. Anti kanker.

Paprika kaya akan zat antioksidan dan sifat anti-inflamasi sehingga bermanfaat untuk mencegah kanker. Sesuai penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Food Agriculture and Environment, paprika dilaporkan mengandung fenolat netral atau flavonoid tingkat sedang hingga tinggi. Asupan flavonoid ini dilaporkan mengurangi risiko kanker.

Menurut buku Healing Foods, paprika merah memiliki tingkat nutrisi yang jauh lebih tinggi daripada paprika hijau. Paprika merah juga mengandung lycopene lebih banyak, yang membantu melindungi tubuh dari berbagai jenis kanker, seperti prostat, leher rahim, kandung kemih, dan pankreas.

4. Menjaga kesehatan jantung.

Kadar antioksidan antara jenis paprika dapat bervariasi. Paprika merah kaya akan likopen yang membuatnya sangat baik untuk kesehatan jantung, sedangkan paprika hijau dikenal sebagai sumber serat penurun jumlah kolesterol. Paprika kaya akan vitamin B6 dan folat yang membantu menurunkan kadar homocysteine. Tingkat homocysteine yang tinggi menyebabkan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

5. Meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan rambut.

Satu lagi manfaat luar biasa paprika, yakni dapat meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan rambut. Paprika mendorong pertumbuhan rambut dengan meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala. Tapi di sini paprikanya tidak dimakan, melainkan dioleskan pada kulit kepala. Pertama-tama, kamu harus merebus beberapa paprika merah kering dalam air dan biarkan selama 4-5 menit. Setelah dingin, pijatkan paprika yang telah direbus pada kulit kepala dan biarkan selama 12-15 menit. Setelah itu, cuci rambut dengan air. Lakukan dua kali dalam seminggu untuk hasil yang lebih baik.

Terbukti kan kalau paprika tidak hanya menambah cita rasa makanan, tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh kita. Jadi mulai sekarang kalau menemukan paprika dalam makanan jangan ragu untuk memakannya, ya.

(brl/red)

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags