1. Home
  2. ยป
  3. Creator
25 September 2018 11:19

Ini 5 langkah yang harus kamu lakukan untuk keluar dari zona nyaman

Biar makin berkembang. Yeni Endah

Saat kamu sudah merasa sangat nyaman dengan pekerjaan, lingkaran pertemanan, dan rutinitas-rutinitas yang kamu jalani setiap hari, bisa jadi hal itu adalah pertanda bahwa kamu sedang berada dengan zona nyaman. Sehingga kamu kurang tertarik untuk menantang diri dan mencoba hal-hal yang baru. Namun, terus-terusan berkubang di zona nyaman akan membuatmu tidak bisa berkembang.

Ada saatnya kamu perlu mencoba melangkah untuk masuk ke zona keberanian. Zona keberanian adalah zona di mana seseorang mulai berani untuk menetapkan tujuan demi mengubah, mengembangkan, dan mengeksplorasi kemampuan di luar kebiasannya. Memang tidak mudah untuk mengawalinya, namun, bukan berarti tidak bisa, kan? Nah, ada 5 hal yang perlu kamu lakukan untuk keluar dari zona nyaman.


1. Temukan passion dan kekuatanmu.

Foto: Rimma.co

Pahami dirimu. Ambillah secarik kertas dan pulpen, lalu tuliskan kelebihan-kelebihan yang kamu miliki. Selain itu, tuliskan juga passion atau hal-hal yang biasanya membuatmu menjadi bersemangat . Kalau kamu kesulitan melakukannya, minta teman-teman terdekatmu untuk menuliskan kelebihan yang kamu miliki dari sudut pandang mereka. Setelah kamu mendapatkan apa passion dan kekuatanmu yang sesungguhnya, mulai buatlah tujuan-tujuan yang baru. Hal selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah fokus dengan tujuan baru yang kamu buat.

2. Pahami ketakutanmu.

Foto: Merdeka.com

Tidak ada manusia yang sempurna. Setiap manusia pasti memiliki ketakutannya masing-masing. Memiliki rasa takut merupakan hal yang wajar. Orang-orang yang hidup dalam zona nyaman kadang enggan mengakui ketakutannya, dan cenderung tidak mau menguji keberaniannya. Misalnya, selama ini kamu sudah sangat nyaman dengan teman-teman yang memiliki kesamaan visi, hobi, dan kebiasaan. Kamu kemudian enggan untuk berbaur dengan teman-teman dari circle lain yang memiliki perbedaan pandangan. Bisa jadi karena kamu malas untuk mengalami ketidaknyamanan saat berinteraksi atau takut dicap tidak baik.

Memang, dalam melangkah ke zona keberanian, sangat mungkin kamu akan mengalami berbagai kesulitan, tantangan, perubahan, dan ketakutan. Namun, dari hal itulah perubahan dan pengembangan diri akan dimulai. Orang yang berada dalam zona keberanian tidak akan berfokus untuk membangun reputasi atau menutupi kekurangan dan ketakutannya. Justru, fokus mereka adalah membenahi diri dari ketakutan tersebut untuk menjadi pribadi yang lebih berwarna lagi.

3. Aku bisa dan aku berani.

Foto: Idealis Careers

Kamu mungkin akan gelisah dan tidak yakin atas potensi diri yang dirasa kurang untuk bekal keluar dari zona nyaman. Ada rasa takut untuk beradaptasi, takut untuk gagal, atau takut dipandang aneh oleh orang lain. Namun, coba lepaskanlah kegelisahan itu satu demi satu. Yakinlah bahwa kamu mampu untuk melakukan hal yang baru. Mulailah dengan melakukan hal kecil untuk menumbuhkan kembali kepercayaan diri. Misalnya, kamu bisa menghadap di sebuah cermin besar, lalu katakan pada dirimu di depan cermin, Aku berani dan aku bisa.

4. Temukan teman yang bisa mendukung satu sama lain.

Foto: Grid.Id

Tidak ada sesuatu di dunia ini, sebuah pencapaian besar dalam sejarah manusia yang dilakukan seorang diri. Bahkan, seorang raja pun masih memerlukan penasihat pribadi. Oleh karena itu, temukan circle atau lingkaran yang bisa saling mendukung untuk tetap berada di zona keberanian dan mencapai tujuan yang baru.

Carilah beberapa teman yang siap untuk membantumu untuk berproses melangkah menuju zona keberanianmu. Temukan teman yang juga memiliki keinginan yang sama denganmu untuk membangun kemampuan di luar zona nyaman.

Terkadang, berteman dengan orang-orang yang memiliki karakter pengambil risiko (risk taker) akan membantu kamu menjadi lebih berani. Kamu bisa ikut merasakan energi positif, semangat, dan belajar dari kemampuan mereka untuk bangkit kembali setelah melewati kegagalan.

5. Beri penghargaan pada diri sendiri.

Foto: Vebma.com

Berada di luar zona nyaman terkadang membuat kamu lebih rentan terhadap stres dan kecemasan. Bila kamu sudah ingin dan mulai mencoba satu hal baru saja, hal itu merupakan sebuah kemajuan.

Jangan lupa berikan penghargaan terbaik bagi diri sendirimu sendiri. Yang terpenting adalah lakukan hal-hal baru di luar zona nyamanmu dengan perasaan senang dan bahagia. Lakukanlah sesuai batas kemampuanmu dan jangan terlalu memaksakan diri terlampau jauh sehingga malah menyiksa diri sendiri.

(brl/red)

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags