1. Home
  2. ยป
  3. Creator
16 Maret 2018 10:38

Hoax atau fakta: Merokok mencegah alzheimer!

Presenter kondang Deddy Corbuzier mengatakan dalam channel youtubenya (24/2) bahwa merokok dapat mencegah Alzheimer. Bener ga ya? Nurul Izzatur Ramadhani

"Peringatan: Merokok membunuhmu"

"Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin"


Kalian pasti pernah kan melihat dua kalimat itu terpampang jelas di banner pinggir jalan beserta dengan gambar cowok-cowok gagah nan kece, seakan-akan menjelaskan bahwa "yang kece yang merokok", atau "yang gagah yang merokok", dan sebagainya. Padahal sebenarnya tawaran itu tidak sebanding dengan efek samping yang didapatkan loh, atau jangan-jangan kalian rela terkena efek samping tersebut demi menjadilaki. Wess, ironi ga sih?

Memang, rokok dapat melepas stress. Status rokok pun berada di tengah-tengah, tidak di haramkan, tapi tidak juga di halalkan. Tapi, ada yang mengatakan bahwa rokok dapat dijadikan obat, kandungan dalam rokok bisa menurunkan kecemasan bahkan mencegah penyakit Alzheimer.Hah, yang bener?

Coba disimak baik-baik ya ..

foto: stopcigarettes.net

Rokok mengandung banyak bahan kimia berbahaya dan bersifat karsinogen. Rokok juga mengandung nikotin yang disebut-sebut dapat menurunkan kadar stress dan kecemasan seseorang. Nikotin inilah yang kemudian dikaitkan dalam pencegahan Alzheimer.

Alzheimer sendiri merupakan kondisi penurunan daya ingat, penurunan berpikir dan kemampuan berbicara, serta penurunan berperilaku akibat gangguan di dalam otak. Penyebab Alzheimer sendiri belum dapat dipastikan, tapi ada beberapa faktor penyebab diantaranya genetik, pola hidup yang tidak sehat, memiliki riwayat penyakit jantung, atau cedera berat di kepala.

Penelitian terbaru yang dilakukan olehTexas A&M University dan di publikasikan diJournal of Toxicologymenyatakan bahwa konsumsi nikotin dapat mencegah penuaan pada otak, dan mencegah dari penyakit Alzheimer dan Parkinson. Tapi, hal ini tidak menandakan bahwa nikotin dalam rokok dapat mencegah Alzheimer.

Dr. Ursula Winzer-Serhan selaku ketua tim peneliti menjelaskan secara detail bahwa hasil penelitian ini tidak dimaksudkan untuk mendorong orang-orang untuk merokok. Ia menjelaskan, meskipun terdapat manfaat, tapi merokok mempunyai lebih banyak dampak negatif terhadap kesehatan.

Nah, sekarang sudah jelas kan. Merokok bukanlah alternatif untuk mencegah Alzheimer. Terapkanlah pola hidup sehat dan kurangi rokok untuk mencegah Alzheimer.

(brl/tis)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags