1. Home
  2. ยป
  3. Creator
18 Januari 2019 11:34

Gak melulu buruk, ini 7 keuntungan bagi kamu yang 'terlambat' menikah

Kata siapa terlambat menikah itu aib? Cobalah memandang sesuatu dari dua sisi yang berbeda. Dewinner

Ketika usiamu beranjak 25-an, tentu kamu akan semakinfamiliardengan pertanyaan mengenai pernikahan. Pasti di antara kamu semua pernah merasa terusik dan risih dengan pertanyaan semacam ini karena sudah termasuk mencampuri ranah pribadi seseorang. Padahal pernikahan bukanlah suatu ajang perlombaan, namun soal kemantapan hati dari tiap individu yang menjalani.

Meski begitu, kamu jangan berkecil hati dulu, percayalah diluar sana masih banyak orang yang bernasib sama denganmu. Cobalah sejenak kita menengok dari dua sisi yang berbeda, ternyata ada beberapa keuntungan bagi kamu yang telat nikah lho, bahkan bisa membuat mereka yang sudah menikah iri denganmu.


1. Kamu bisa memperluas lingkup pertemanan dengan banyak orang.

Dikarenakan masihsingle, kamu bisa leluasa untuk memperluas lingkup pergaulanmu dengan banyak orang tanpa takut adanya rasa cemburu dari pasangan. Kamu bisa berbagi cerita bersama, tertawa bersama, mengabiskan waktu untuk nongkrong bersama tanpa ada yang membatasi ruang gerakmu. Semakin banyak teman semakin banyak pula informasi yang bisa kamu dapat dan jadikan ini sebagai peluang untuk memperluas koneksimu jika sewaktu-waktu kamu butuh bantuan mereka di masa depan.

Jadi, selagi masih muda manfaatkan waktu luangmu untuk mencari banyak teman, karena ketika sudah berumah tangga waktumu akan lebih banyak diprioritaskan untuk keluarga.

2. Bisa lebih leluasa menghabiskan waktu untuk me-time, hangout, atau traveling sesuka hati.

Mumpung masih muda dan belum menikah, kamu bisa puas-puasin dulu menikmati hidup untuk sekadarme-time,hangoutdi lokasi terdekat ataupuntravelingkeluar daerah agar gak ada penyesalan kelak dikemudian hari.

Karena kalau sudah menikah ruang lingkupmu akan jadi terbatas, belum tentu kamu nantinya punya kebebasan waktu untuk sekadarhangout,boro-borotraveling. Maka bersyukurlah kamu, meskipun terlambat menikah namun masih punya waktu untuk menikmati hidup tanpa ada hal yang memberatkanmu.

3. Bisa lebih fokus mengejar dan menata karier.

Di saat kamu masihsingletentunya itu momen yang paling tepat bagimu dalam menata karir dan memfokuskan diri dalam mewujudkan impianmu sebaik mungkin. Karena setelah menikah, kamu akan sulit menetapkan skala proritas dalam berkarier, terlebih jika kamu seorang wanita, peran sebagai Ibu rumah tangga tentunya akan lebih banyak menyita waktu dan perhatianmu. Jadi selagi muda, berkarierlah sebaik mungkin dan buat orang-orang di sekitarmu bangga atas pencapaianmu.

4. Bisa menikmati gaji bulanan murni untuk diri sendiri tanpa dialokasikan pada hal lain.

Tentunya kamu bisa benar-benarfreemenggunakan penghasilan bulananmu tanpa ada kewajiban mengalokasikan keuanganmu pada hal lain. Kamu punya hak menggunakan uangmu sesuka hati, baik itu untukshoping,kuliner, liburan tanpa perlu risau akan ada yang melarangmu.

Meski begitu, bukan berarti menjadikanmu sosok yang terlalu konsumtif yaguys. Kamu juga perlu menyisihkan sebagian uangmu untuk ditabung,memulai perencanaan keuangan jauh-jauh haritentu akan sangat berguna, terlebih jika sewaktu-waktu ada halurgentyangterjadi.

5. Mematangkan pola pikir dan menstabilkan emosi dalam diri.

Bukan perkara yang mudah untuk menjalani biduk rumah tangga, Karena sudah banyak sekali pasangan yang memutuskan untuk cepat menikah meski dirinya sendiri belum matang dari segi emosionalnya sehingga sering terjadi drama dalam rumah tangga.

Sebenarnya bumbu-bumbu rumah tangga seperti ini lumrah sekali terjadi dalam kehidupan pernikahan, namun dengan pola pikir yang matang dan kestabilan emosi dalam diri, nantinya kamu dapat meminimalisir terjadinya koflik-konflik sepele pada dikehidupan pernikahanmu kelak.

Karena memang butuh sosok pribadi yang dewasa untuk bisa menerima setiap kelebihan dan kekurangan dari pasanganmu kelak. Maka dari itu bersyukurlah kamu meski terlambat menikah, namun masih ada waktu bagimu untuk mendewasakan diri.

6. Membahagiakan kedua orang tuamu.

Bagaimanapun orang tua adalah orang yang paling berjasa dalam hidupmu. Meskipun kamu tak akan pernah sampai membalas segala budi baik mereka, namun tak ada salahnya jika kamu mencoba untuk membahagiakan mereka, bisa dengan memberinya uang, hadiah,membelikan makanan kesukaan mereka ataumengajaknya jalan-jalan. Karena setelah kamu menikah nanti prioritasmu akan lebih pada pasangan. Sehingga kamu gak dapat leluasa lagi membantu mereka secara finansial, karena nantinya segala keputusan harus dibicarakan oleh kedua belah pihak terlebih dahulu.

7. Membuatmu lebih selektif memilih sosok pendamping hidup.

Di usia yang matang, tentu kamu akan lebih banyak berpikir sebelum bertindak, termasuk dalam mengambil sebuah keputusan yang terbaik bagi dirimu sendiri, terlebih dalam memilih pasangan hidup yang kelak akan mendampingimu hingga tua di masa depan.

Semakin dewasa tentu akan semakin banyak perubahan yang nampak pada dirimu, termasuk dari caramu berpikir dan mengambil sikap. Tentunya sebelum benar-benar memutuskan sebuah pilihan, kamu telah benar-benar mempertimbangkannya dengan matang. Sehingga bisa lebih memantapkan hatimu.

So, jangan merasainsecurejika dirimu terlambat menikah, cobalah memandang segala sesuatu dari perspektif berbeda, karena semua hal tentu ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dan juga jangan terlalu banyak mengambil pusing omongan orang lain, meski dirasa menyebalkan, menuruti apa yang dikata orang lain gak akan pernah ada habis-habisnya. Jadi buatlah hidupmu senyaman mungkin.

(brl/red)

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags