1. Home
  2. »
  3. Creator
17 Oktober 2019 18:12

Duh! Viral saus tomat palsu rasa kaki dan bahan kimia berbahaya

Produsen nakal saus tomat palsu menggunakan buah-buahan busuk dan bahan pengawet boraks serta pewarna tekstil sebagai bahan pewarna. Lia Dahliani Pratiwi
Ilustrasi tomat busuk/ Foto: Gábor Adonyi dari Pixabay

Dalam hidangan kontinental dan oriental, saus merupakan elemen penting dalam pengolahan makanan. Tak hanya itu, banyak makanan Indonesia yang dihidangkan menggunakan saus sebagai pelengkapnya. Saus pelengkap termasuk dalam kategori kondimen yang berfungsi untuk meningkatkan cita rasa masakan yang terhidang dan digunakan seperlunya, sesuai selera. Saus juga menjadi salah satu bahan penambah rasa makanan yang banyak digandrungi masyarakat. Namun, apa jadinya apabila saus yang disukai banyak masyarakat ini terbuat dari bahan dan cara yang tak lazim? Yang tentu akan membahayakan kesehatan masyarakat.


Seperti video pembuatan saus tomat yang belum lama ini viral dari sebuah tayangan investigasi yang mengulik pedagang nakal saus tomat palsu. Dalam video tersebut menayangkan bahan-bahan, alat, dan proses pembuatan saus tomat palsu oleh produsen nakal yang kini menjadi sorotan masyarakat. Sangat menjijikkan dan tidak manusiawi. Karena tidak hanya bahan-bahannya saja yang tak lazim dan tak layak konsumsi, tetapi proses pembuatannya yang membuat orang bergidik ngeri yaitu menggunakan kaki yang tidak dibersihkan. Tentunya orang yang melihat seketika dibuatnya mual dan berpikir dua kali untuk mengonsumsi saus abal-abal.

Produsen nakal saus tomat palsu ini membeli bahan baku pada malam hari agar tidak dicurigai dan menjadi bulan-bulanan pertanyaan orang yang melihatnya. Adapun bahan-baku yang dibelinya yaitu buah papaya dan tomat busuk yang sudah berbelatung dan tak layak konsumsi.

Dalam pembuatanya, komposisi pepaya busuk yang digunakan jauh lebih banyak daripada tomat busuk. Manipulasi bahan baku pun dilakukan oleh oknum nakal ini. Buah tomat yang sudah busuk ini diyakini bisa memberikan aroma dan rasa pada saus.

Hal pertama yang dilakukan oleh produsen nakal saus tomat palsu ini yaitu menguliti pepaya dan tomat busuk yang sudah mengeluarkan aroma menyengat dan berlendir serta tanpa pencucian. Selanjutnya proses yang paling mencengangkan adalah produsen saus tomat palsu ini dengan sangat percaya diri menggunakan kakinya yang kotor dan tidak hiegenis untuk menghaluskan semua bahan. Pada saat ditanya investigator mengapa menggunakan kaki untuk menghaluskan semua bahan dan tidak mencucinya terlebih dahulu, produsen saus tomat palsu ini berdalih bahwa tidak memiliki mesin penggiling, dan orang lain tidak mengetahui proses pembuatan sausnya. Penghalusan semua bahan menggunakan kaki menurutnya lebih cepat dibanding menggunakan blender. Dan imbuhnya jika dicampur dengan kaki akan menambah vitamin, yaitu vitamin E.

Padahal jika ditinjau dari segi kesehatan, mengonsumsi makanan busuk akan menyebabkan diare. Karena di dalam makanan busuk di antaranya terkandung bakteri Escherichia coli dan Shigella yang dapat menjadi penyebab diare. Parahnya lagi, mengonsumsi makanan busuk dapat menyebabkan terganggunya sistem metabolisme pada tubuh. Menurut dr. Nadia Nurotul Fuadah, mengonsumsi buah-buahan busuk menyebabkan seseorang yang mengonsumsinya rentan mengalami gangguan saluran pencernaan akibat keracunan makanan. Beberapa keluhan yang sering muncul adalah mual, muntah, nyeri perut, atau diare. Risiko ini masih tetap ada meskipun Anda sudah memilih bagian buah yang tidak busuk di antara buah yang busuk.

Kengerian pembuatan saus tomat palsu rasa kaki ini, belum usai dengan menggunakan buah-buahan busuk. Zat kimia berbahaya juga ikut digelontorkan ke dalam adonan saus, yaitu boraks sebagai pengawet dan pewarna tekstil sebagai bahan pewarna. Meskipun penggunanannya dalam jumlah sedikit, kedua bahan ini sangat berbahaya dan tidak dianjurkan apabila dikonsumsi.

Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), makanan yang mengandung boraks dilarang keras beredar dan dikonsumsi. Makanan yang mengandung boraks dalam periode yang singkat dapat menyebabkan beragam masalah kesehatan serius berupa gangguan lambung, usus, hati, bahkangagal ginjal akutyang dapat menyebabkan kematian. Sementara bahaya Rhodamin B (pewarna tekstil) apabila masuk ke dalam tubuh melalui makanan dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, iritasi kulit, iritasipadamata, iritasipadasaluran pencernaan, keracunan, gangguan hati/liver, dan yang paling serius adalah menyebabkan kanker hati.

Saus tomat palsu rasa kaki ini dibanderol murah dengan harga lima ribu rupiah setiap bungkusnya, dan sebaiknya saus ini sudah tidak beredar lagi. Konsumen harus lebih berhati-hati dalam memilih produk pangan. Jangan hanya menilai makanan dari tampilan yang menggugah selera dan harganya yang murah. Tetapi ketahui terlebih dahulu komposisi bahan baku yang digunakan membahayakan kesehatan atau tidak.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags