1. Home
  2. ยป
  3. Creator
5 September 2019 11:42

8 Kuliner khas Jawa Barat ini jarang kamu ketahui, tertarik nyoba?

Rasa pedas dan unsur kreativitas adalah kunci kesuksesan pada kuliner khas Jawa Barat. Aditya Mahyudi
Foto: infociwidey.com

Indonesia adalah surganya kuliner. Dari makanan berbahan santan hingga memakai bumbu rempah-rempah alami, semuanya dipadu menjadi satu. Walaupun kuliner khas Barat semakin merajai perkulineran Indonesia selama beberapa tahun, kuliner Indonesia tidak akan dilupakan di hati penggemar karena terus berinovasi.

Ciri khasnya yang paling diingat adalah proses pembuatannya yang terbilang unik serta bumbu rempahnya yang memanjakan lidah. Hal inilah yang menyebabkan kuliner Indonesia mulai diakui hingga tingkat Internasional berkat kreativitas.


Salah satu provinsi penghasil kuliner nikmat di Indonesia adalah Jawa Barat. Kuliner khas Jawa Barat tidak kalah enaknya dengan kuliner khas provinsi lain. Aroma pedasnya serta rasanya yang gurih di lidah merupakan bumbu rahasia dalam setiap kuliner khas Jawa Barat. Selain itu, kamu pasti ingat yang makanannya berbumbu aci dan tahu digeprak. Kalau pernah mencicipinya berarti kamu pencinta kuliner Jawa Barat sejati.

Selain makanan yang sudah familiar, ada juga kuliner khas Jawa Barat yang jarang diketahui namanya, bahkan menemukannya saja pun terbilang sulit di zaman sekarang.

Supaya tidak bingung mencarinya, mari kita simak nama-nama kuliner khas Jawa Barat yang patut dicoba sebagai teman makan.

1. Kalua.

sumber: www.infociwidey.com

Oleh-oleh khas Ciwidey ini kerap kali disebut sebagi "Asinannya Jawa Barat." Makanan yang berbahan dasar daging kulit jeruk Bali ini mulai mencuat ketika Bung Karno mulai mencicipinya di sela-sela kunjungan Kepresidenan. Berkat peran Bung Karno, penjualan kalua mengalami peningkatan drastis sekaligus mewujudkan kalua sebagai makanan yang paling diminati oleh wisatawan lokal dan mancanegara.

Salah satu rasa yang membuat kalua tetap enak adalah rasa gula aren. Sekali gigit saja membuat kamu merasakan gula yang menempel di lidah serta menikmati rasa buahnya yang menyegarkan. Tidak hanya itu, rasa gula pasir, stroberi, bahkan durian adalah rasa yang wajib dicoba apabila kurang puas dengan rasa manis.

2. Awug.

sumber: www.nongki.net

Awug dijuluki sebagai nasi tumpeng versi putih. Perbedaannya adalah awug memakai bahan dasar padi, sedangkan nasi tumpeng lebih dominan pada beras beralaskan kencur. Walaupun berbeda, persamaannya adalah sama-sama beralaskan daun pisang.

Selain itu, pengolahannya dibuat dari tepung beras pulen yang berisikan air, garam, gula merah, dan kelapa parut lalu dimasaknya dengan cara dikukus secara rapi.

Bagi yang belum tahu, penggunaan aseupanatau kukusan berbentuk lancip ala nasi tumpeng sangat menentukan aroma awug supaya terlihat wangi dan segar. Tujuannya adalah memastikan awug dalam keadaan hangat dan bebas basi. Bagi kamu yang berada di perjalanan, awug tidak perlu dimakan terlalu cepat karena makanan ini bisa bertahan lama beberapa hari.

3. Docang.

sumber: www.primarasa.co.id

Ciri khas kuliner khas Cirebon ini adalah kolaborasi antara lontong, irisan daun singkong, toge, dengan oncom dage atau ampas tahu yang ditaburi oleh kerupuk-kerupuk kecil dan bungkil kacang tanah. Tidak lupa juga siraman kuah panas dan parutan kelapa memanjakan lidah kamu saat mencoba docang.

Menurut sejarahnya, docang pernah dijuluki sebagai kuliner misteri karena pembuatannya tidak diketahui. Pada awalnya, docang dibuat untuk membahayakan keselamatan Wali Sanga dengan cara diracun. Namun, para Wali Sanga menyebut docang sebagai makanan paling enak sekaligus istimewa karena bahan-bahannya terbuat dari sisa makanan para raja dan sedikit sayur mentah.

Walaupun berakhir klimaks, setidaknya docang telah menunjukkan eksistensi diri di berbagai kegiatan keagamaan seperti perayaan Lebaran dan Idul Adha.

4. Nasi Jamblang.

sumber: travelingyuk.com

Tidak hanya docang, nasi jamblang adalah kuliner khas Cirebon lainnya yang bentuknya hampir menyerupai kuliner ala warteg atau prasmanan. Nasi yang identik dengan bungkusan daun jati ini berisikan menu-menu yang sudah tidak asing di telinga kamu seperti paru, tahu, tempe, telur dadar, perkedel, dan sebagainya. Maka dari itu, makan nasi jamblang saja sudah berasa makan di undangan atau restoran mewah sehingga dijamin kenyang.

Lauk yang paling mengundang cita rasa di nasi jamblang adalah Balakatak Hideungatau cumi-cumi dengan kuahnya yang kental berwarna hitam. Aromanya pun tidak kalah enaknya dengan rawon yang identik dengan sayuran berlimpah daging.

Kini, nasi jamblang telah naik kelas dari makanan khas pekerja paksa menjadi makanan bagi semua kalangan yang menikmatinya.

5. Borondong.

sumber: steetmit.com

Makanan ini sekilas terlihat mirip onde-onde. Namun, perbedaannya terlihat dari bahan dasarnya yaitu menggunakan ketan yang ditaburi dengan letupan popcornsedangkan onde-onde memakai tepung wijen yang semakin memanjakan lidah.

Sebagai perbandingan, borondong memiliki dua rasa yang berbeda. Pertama, borondong garing yang identik dengan ketan dan jagung lalu dicampur oleh kinca gula merah atau pasir. Kedua, borondong enten yang setia memakai tepung wajik hasil perpaduan beras ketan dan gula. Di sisi lain, borondong selalu dilapisi oleh pewangi dari buah nanas atau buah mangga sejenis klewi sebagai bumbu pelengkap.

Lebih enaknya lagi, borondong disajikan bersama teh panas dan gorengan agar terasa nikmat di mulut.

6. Ali Agrem.

sumber: www.masakandapurku.com

Banyak yang menyebut ali agrem seperti donat kentang berukuran mini. Faktanya, ali agrem memiliki tekstur yang lembut serta bentuknya menyerupai cincin sehingga tampak berbeda apabila dibandingkan dengan donat. Selain itu, ali agrem disebut sebagai makanan keabadian karena selalu dihadirkan di acara pernikahan.

Bahan utama yang digunakan pada ali agrem adalah tepung beras dengan gula merah dan sedikit gula putih. Yang lebih unik lagi, cara memasak ali agrem adalah tanpa menggunakan air supaya lebih irit untuk menggorengnya tanpa menggunakan bahan pengawet.

7. Mie Koclok.

sumber: indoblognet.com

Sama seperti mie pada umumnya, mie koclok hanya disajikan dengan bumbu yang meliputi irisan daun bawang, taoge, kembang kol, suwiran ayam, dan tidak lupa perpaduan antara kuah kaldu ayam kental dan kuah kental putih yang siap memanjakan kamu demi mendalami cita rasa yang khas pada mie koclok yaitu diseruput.

Satu lagi, akronim dari mie koclok adalah "Mie Khas Cirebon Yang Rasanya Ok."

8. Karedok.

sumber: www.unileverfoodsolutions.co.id

Bagi yang belum tahu, karedok sering disebut sebagai ketoprak khas Sunda. Meskipun masih satu keluarga, karedok mempunyai rasa yang berbeda dengan ketoprak yaitu olesan bumbu kacang.

Sebagai kesehatan, karedok yang identik dengan sayuran mentah dalam keadaan segar ini mempunyai manfaat yang cukup tinggi yaitu sebagai kandungan gizi dan pertahanan tubuh. Tidak hanya itu, makan karedok juga sebagai menurunkan berat badan secara alami tanpa ketergantungan pada obat.Jadi, makan karedok bisa digunakan sebagai alternatif diet dan pengganti nasi jika memiliki alergi dengan makanan berbahan dagang atau hewani.

Melestarikan kuliner khas Jawa Barat adalah hal yang patut dilakukan karena bisa terancam punah apabila tidak mengenalnya sama sekali. Yang jelas, kuliner khas Jawa Barat memiliki keunikan sendiri yaitu selalu dipadukan dengan lalapan dan beberapa sambal khas nusantara yang sangat menggoyang lidah kamu.

(brl/red)

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags