1. Home
  2. ยป
  3. Creator
19 Desember 2019 14:50

8 Jalan raya kuno terindah dan bersejarah yang ada di dunia

Banyak orang dan kejadian penting yang pernah terjadi di jalan-jalan ini. Istimrora Raka

Kamu tentunya sering bahkan selalu melewati jalan raya. Setiap jalan raya memiliki karakteristik tertentu. Ada yang baru saja dibangun untuk menunjang infrastruktur atau pembangunan di suatu negara, ada pula jalan raya yang sudah berusia sangat lama dan masih bertahan sampai saat ini.

Beberapa jalan raya 'kuno' bahkan masih terawat dengan sangat baik sampai saat ini dan beberapa di antaranya memiliki keindahan yang alami. Berikut ini delapan jalan raya kuno terindah yang ada di seluruh dunia.


1. The Old North Trail, Amerika Utara.

Suku Indian Blackfeet melakukan perjalanan di sepanjang Old North Trail yang sejak awal membentang hampir sepanjang 2.000 mil (3.220 kilometer) dari Kanada ke Meksiko. Mereka berjalan di sepanjang "tulang punggung dunia" yang kemudian oleh orang Amerika disebut dengan Rockies.

Blackfeet membutuhkan empat tahun untuk pergi dari ujung ke ujungnya dalam perjalanan mereka berdagang, perjalanan suci, atau untuk menemukan seorang istri (budaya mereka saat itu). Kamu dapat mengunjungi beberapa bagian dari jalan itu yang masih bertahan hingga saat ini di wilayah Glacier National Park di Montana.

2. The Nakasendo Highway, Jepang.

Jalan raya sempit abad ke-17 yang menghubungkan Kyoto dan Edo (Tokyo saat ini) ini dibangun di sepanjang rute jalan yang lebih tua. Membentang sejauh 500 mil (500 kilometer) di sepanjang tepi Danau Biwa, melintasi pegunungan, dan turun ke Dataran Kanto di sekitar Edo, jalan ini dikhususkan untuk kuda dan pejalan kaki saat orang Jepang masih tidak menggunakan kereta.

Sebagian dari rutenya yang menenangkan itu telah dilestarikan dan dipulihkan seperti fungsi awalnya. Ini berarti kamu harus berjalan kaki seperti yang dilakukan sebagian besar wisatawan asli Jepang yang mengunjungi jalan ini.

3. The Yuen Tsuen Ancient Trail, Hongkong.

Selama berabad-abad orang bepergian menyusuri jalan setapak yang terjal antara Yuen Long dan Tsuen Wan di tempat yang sekarang menjadi wilayah baru Hong Kong. Saat ini kedua ujung jalan tersebut terkubur dalam wilayah yang sepenuhnya sudah berubah menjadi perkotaan dan kemacetan lalu lintas. Tetapi masih ada bagian dari jalan itu di tengahnya yang tetap lestari seperti keadaan awal jalan tersebut dan keindahannya bisa kamu nikmati.

4. The Khmer Highway, Kamboja/Thailand.

Jalan raya kuno 140 mil (225 kilometer) ini membentang antara Angkor, Kamboja, dan Phimai, Thailand, serta dikeramatkan oleh raja-raja kerajaan Kamboja yang melakukan perjalanan melewati jalan raya ini untuk mengunjungi kuil-kuil dan melakukan upacara keagamaan yang melibatkan api, air, dan linga (patung batu lingga).

Sebagian besar jalan ini sekarang sudah ditumbuhi hutan. Tetapi kamu masih dapat mengunjungi banyak kuil dan berkendara di sepanjang sektornya yang tetap ada di dekat Phimai.

5. The Old Great North Road, Australia.

Terkenal sebagai mahakarya rekayasa abad ke-19, jalan ini juga terkenal karena menggunakan pekerja paksa dari narapidana. Beberapa dari mereka tidak menggunakan aspal, melainkan besi untuk membangunnya. Jalannya dimulai di Sydney dan berakhir di Newcastle di Hunter Valley, New South Wales. Beberapa bagiannya bahkan masih mengikuti jejak jalan ini di zaman Aborigin Kuno.

6. The Persian Royal Road, Turki ke Iran.

Darius Agung dari Persia mengembangkan jalan yang menghubungkan Mediterania dan Teluk Persia ini dan membentang dari Sardis di Turki barat laut melintasi Mesopotamia ke Susa di Iran.

Raja Midas, Nabi Daniel, Ratu Ester, sejarawan Herodotus, sampai Aleksander Agung sang penakluk semuanya berada di daftar orang-orang yang pernah bepergian di sepanjang jalan itu.

7. The Kings Highway, Mesir ke Syria.

Ini adalah salah satu rute perdagangan besar di Timur Tengah selama masa Alkitab lama, membentang dari Mesir melintasi Sinai ke Teluk Aqaba, kemudian ke utara menuju Suriah. Jalan ini melewati banyak situs ziarah, termasuk Gunung Nebo di Yordania di mana Nabi Musa dikatakan telah melihat Tanah Perjanjian.

8. The Via Egnatia, Albania ke Turki.

Bangsa Romawi, Yunani, Bizantium, Tentara Salib, Venesia, Turki Ottoman, dan Austria semuanya telah menggunakan jalan menakjubkan yang melintasi pegunungan semenanjung Balkan ini. Prokonsul Romawi Gnaeus Egnatius membangunnya pada abad pertama SM untuk menghubungkan Laut Adriatik dengan Laut Aegean dan Bosporus.

(brl/red)

Source:

SHARE NOW
EXPLORE BRILIO!
MOST POPULAR
Today Tags